Mitchell Baker langsung mencatatkan namanya dalam sejarah Timnas Indonesia setelah mencetak hattrick pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026.
Penyerang berusia 19 tahun itu kini sejajar dengan tiga legenda sepak bola Indonesia yang pernah mencetak trigol di ajang tersebut.
Penampilan luar biasa Baker membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 27 Juli 2026.
Sebelum Mitchell Baker, hanya tiga pemain Indonesia yang pernah mencetak hattrick di babak grup Piala AFF. Nama pertama adalah Bambang Pamungkas yang mencatatkan trigol saat Indonesia mengalahkan Laos 4-2 pada Piala AFF 2002, tepatnya 17 Desember 2002.
Dua tahun kemudian, Ilham Jaya Kesuma mengikuti jejak tersebut dengan mencetak tiga gol ke gawang Kamboja dalam kemenangan telak 8-0 pada Piala AFF 2004. Selanjutnya, Budi Sudarsono menorehkan hattrick saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 4-0 pada Piala AFF 2008.
Akhiri Penantian 18 Tahun
Setelah hattrick Budi Sudarsono pada edisi 2008, tidak ada lagi pemain Indonesia yang mampu mengulang pencapaian tersebut. Mitchell Baker akhirnya mengakhiri penantian selama 18 tahun atau tujuh edisi Piala AFF dengan mencetak tiga gol pada pertandingan pertamanya bersama Timnas Indonesia.
Laga debut tersebut sekaligus berakhir manis dengan kemenangan 5-1 atas Kamboja. Tidak hanya mengakhiri puasa hattrick Timnas Indonesia, Mitchell Baker juga menciptakan rekor baru.
Sejak Piala AFF pertama kali digelar pada 1996, belum pernah ada pemain Indonesia yang langsung mencetak hattrick pada pertandingan pembuka turnamen. Prestasi tersebut kini resmi menjadi milik penyerang muda yang berkarier di Amerika Serikat itu.
Mitchell Baker juga berhasil mencatatkan rekor sebagai pencetak hattrick termuda Timnas Indonesia di Piala AFF. Saat mencetak tiga gol ke gawang Kamboja, usianya masih 19 tahun.
Catatan tersebut sekaligus menjadikannya sebagai pencetak hattrick termuda sepanjang sejarah Piala AFF, mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Bambang Pamungkas. Saat mencetak hattrick pada Piala AFF 2002, Bambang Pamungkas masih berusia 22 tahun.
Rekor Quattrick Masih Milik Bepe dan Zainal Arif
Meski berhasil menciptakan banyak sejarah, Mitchell Baker belum mampu menyamai rekor empat gol dalam satu pertandingan yang masih dipegang Bambang Pamungkas dan Zainal Arif.
Kedua legenda Timnas Indonesia tersebut pernah mencetak quattrick ke gawang Filipina pada Piala AFF 2002 dan hingga kini rekor tersebut belum terpecahkan.
Di balik sederet rekor yang berhasil diraihnya, Mitchell Baker tetap memilih bersikap rendah hati.
Ia menegaskan bahwa keberhasilannya mencetak hattrick tidak lepas dari dukungan seluruh pemain, staf pelatih, dan semua pihak yang bekerja untuk Timnas Indonesia.
Rasanya luar biasa, tidak mungkin membayangkan skenario yang lebih baik dari ini. Dan, semua ini tidak mungkin terjadi tanpa tim, tanpa staf pelatih, dan tanpa semua orang yang terlibat,”
kata Mitchell.
Penampilan impresif Mitchell Baker menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia dalam mengarungi Piala AFF 2026.
Dengan torehan hattrick, sejumlah rekor bersejarah, serta performa yang terus berkembang, striker berusia 19 tahun tersebut diharapkan mampu menjadi andalan lini depan Garuda dalam perjuangan meraih gelar juara Piala AFF 2026.




















