Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam mencetak lulusan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Berdasarkan data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dalam Education at a Glance 2024 yang diolah oleh Politika Research & Consulting, yang dikutip pada Selasa, 28 Juli 2026, proporsi lulusan STEM di Indonesia mencapai 18,5 persen.
Angka tersebut menjadi yang terendah dibandingkan sejumlah negara pembanding, seperti Malaysia (43,5 persen), Jerman (37,4 persen), Singapura (34,3 persen), India (34 persen), dan Thailand (25 persen).
Kondisi ini menunjukkan tantangan Indonesia bukan hanya soal banyak perguruan tinggi atau jumlah peserta didik, tetapi juga minat dan kompetensi siswa di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika sejak dini.
Mengenal Istilah STEM
Melansir dari laman UNESCO, STEM merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan empat bidang ilmu, yaitu sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dalam satu proses belajar.
STEM mencakup disiplin ilmu yang mendorong inovasi dan berperan dalam menjawab berbagai tantangan global. Melalui pembelajaran STEM, peserta didik didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkreasi, serta berkolaborasi sehingga mampu menghasilkan solusi yang bermanfaat.
Cara Penerapan STEM
Setelah memahami pengertian dan pentingnya STEM, langkah berikutnya adalah penerapan proses pembelajaran. Kabar baiknya, penerapan STEM tidak selalu membutuhkan laboratorium canggih atau peralatan mahal. Guru bisa memulai kegiatan sederhana yang mengintegrasikan STEM dalam kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari laman SPADA Indonesia, berikut contoh pembelajaran sederhana yang mengintegrasikan STEM:
- Membuat proyek jembatan miniatur
Siswa diminta merancang dan membangun jembatan menggunakan bahan sederhana, seperti stik es krim, sedotan, atau kardus. Dalam kegiatan ini siswa mempelajari prinsip gaya dan struktur bangunan (science), memanfaatkan aplikasi atau media digital untuk mencari referensi desain (technology), merancang serta merakit model jembatan (engineering), dan menghitung ukuran maupun beban yang mampu ditahan jembatan (mathematics).
- Mengembangkan sistem irigasi sederhana
Guru dapat mengajak siswa membuat miniatur sistem irigasi menggunakan botol bekas, selang, atau wadah plastik. Siswa mempelajari konsep aliran air (science), memanfaatkan alat atau sensor sederhana apabila tersedia (technology), merancang sistem irigasi yang efisien (engineering), serta menghitung debit dan penggunaan air (mathematics).
- Membuat kincir angin sederhana
Kegiatan ini dapat dilakukan menggunakan kertas, sedotan, lidi, dan jarum pentul. Siswa mempelajari energi angin dan gaya yang menyebabkan baling-baling berputar (science), menggunakan stopwatch atau aplikasi penghitung waktu sebagai alat bantu (technology).
Kemudian saat merancang bentuk kincir agar berputar lebih efektif (engineering), kemudian menghitung jumlah putaran dalam waktu tertentu dan menyajikannya dalam bentuk tabel atau grafik sederhana (mathematics).
- Menyelesaikan masalah pencemaran tanah
Guru dapat mengawali pembelajaran dengan memberikan kasus mengenai pencemaran tanah akibat sampah atau penggunaan pupuk kimia secara berlebihan. Siswa mengidentifikasi penyebab masalah, merancang solusi berupa pembuatan pupuk kompos, kemudian menguji efektivitasnya terhadap tanaman.
Pada kegiatan ini siswa belajar konsep lingkungan (science), memanfaatkan informasi dari berbagai sumber (technology), merancang produk kompos (engineering), serta membandingkan hasil pertumbuhan tanaman melalui pengukuran (mathematics).
Tak Sekadar Wajib Belajar
Menghadirkan pembelajaran STEM di sekolah bukan sekadar mengajarkan empat disiplin ilmu secara bersamaan, tetapi membentuk cara berpikir peserta didik agar mampu menemukan solusi atas berbagai persoalan di sekitarnya.
Jika penerapan STEM dilakukan secara berkelanjutan sejak dini, Indonesia dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperbanyak lulusan STEM yang siap bersaing di tingkat global.
























