Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti aduan masyarakat terkait perilaku pegawai Bea dan Cukai yang kedapatan nongkrong di Starbucks menggunakan seragam.
Purbaya bahkan mengancam akan memecat pegawai tersebut.
Ia mengatakan, berdasarkan laporan melalui WhatsApp ‘Lapor Pak Purbaya’, masyarakat melaporkan perilaku petugas Bea Cukai yang setiap hari kedapatan nongkrong di Starbucks bersama aparat berbaju preman.
Mereka diketahui berbincang dengan suara keras membicarakan bisnis, dan mengamankan aset baru.
Bea Cukai di sini siapa? Gimana anak buah lu begitu? Ini akan kita ditindak ya. Ini lengkap tempatnya, alamatnya lengkap, jadi pasti bisa kita kejar,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Purbaya dengan tegas mengingatkan, kepada pegawai Bea Cukai agar tidak nongkrong dengan menggunakan seragam. Bahkan, Purbaya mengancam akan memecat pegawai tersebut.
Bilang hari Senin ke depan, kalau ada yang ketemu begini lagi gue akan pecat. Walaupun katanya pecat pegawai negeri susah saya akan pecat, saya persulit hidupnya,” tekannya.
Masa nongkrong di Starbucks pakai seragam nggak kira-kira lo. Kalau mau itu yang sopan-sopan dikit lah paling enggak gak kelihatan,” tegasnya.
Purbaya menuturkan, sejak dibukanya aduan ‘Lapor Pak Purbaya’ pada 15 Oktober 2025 kemarin, laporan yang sudah masuk sebanyak 15.933. Dari jumlah tersebut sebanyak 2.459 pesan berisi pujian.
Dua hari yang lalu, kita buka Lapor Pak Purbaya ya WA Grup. Ini dilaporin sudah masuk dalam dua hari ini masuk berapa 15.933 WA yang masuk ke kita, yang ucapan selamat ada 2.459 ya muji-muji lah, lumayanlah. Sisanya 13.285 sedang diverifikasi,” imbuhnya.
Selain itu, Purbaya mengungkapkan juga terdapat aduan masyarakat terkait penjualan pita cukai rokok ilegal secara besar-besaran di wilayah Madura.
Merespons hal ini, Purbaya mengatakan bahwa ia sudah pernah mendengar kejadian tersebut.
Ini sebenarnya sudah lama saya dengar, saya pikir tadinya mulai berhenti ketika saya mulai ngomong-ngomong seperti itu, sepertinya selama ini dianggapnya kalau, enteri jauh banget ke bawah jadi nggak mungkin turun ke bawah,” jelasnya.
Atas aduan ini, Purbaya berjanji akan menindak laporan tersebut. Ia mengingatkan kepada pegawainya untuk tidak melakukan tindakan menyeleweng.
Kasih tau teman-teman, baik yang di pinggir-pinggir, sampe bawah-bawah. Saya akan melihat sampai bawah-bawah, hati-hati gitu,” ujar Purbaya.


