Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 5 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonomi RI Diramal Loyo di Kuartal II 2026, Pertumbuhan Bisa Jatuh di Bawah 5 Persen
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Diramal Loyo di Kuartal II 2026, Pertumbuhan Bisa Jatuh di Bawah 5 Persen

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Agustus 5, 2026 11:39 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi RI.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi RI. (ANTARA FOTO/Andry Denisah).
SHARE

Para ekonom memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 akan melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Perlambatan ini karena tak ada dorongan musiman yang signifikan pada kuartal II-2026.

Daftar isi Konten
  • Faktor Picu Pelambatan
  • Masih Diramal 5 Persen

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB) UI Teuku Riefky memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 akan berada di bawah 5 persen.

Kami memperkirakan PDB Indonesia pada kuartal II-2026 akan tumbuh sebesar 4,80 persen yoy, kisaran perkiraan antara 4,78 persen hingga 4,82 persen,”

kata Riefky dalam laporannya, Rabu, 5 Agustus 2026.
Baca juga:
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tumbuh…
Rupiah Menguat di Level Rp17.969! Dolar AS Loyo, Tapi Ada… Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026. Rupiah…
Ratusan Gugatan ke MK Bukti UU Pemilu Bermasalah, Tak Bisa… Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak lagi layak dipertahankan dalam…
  • BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen
  • Rupiah Menguat di Level Rp17.969! Dolar AS Loyo, Tapi Ada Ancaman dari…
  • Ratusan Gugatan ke MK Bukti UU Pemilu Bermasalah, Tak Bisa Lagi Dipertahankan

Faktor Picu Pelambatan

Riefky menjelaskan beberapa faktor berperan pada melambatnya pertumbuhan ekonomi. Pertama, selama kuartal II-2026 mengalami efek basis tinggi karena perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,12 persen year on year (yoy) pada kuartal II-2025.

Kedua, tidak ada dorongan musiman yang signifikan pada kuartal II-2026. Sebab, bulan Ramadan dan Idul Fitri jatuh pada kuartal I-2026.

Faktor ketiga yakni guncangan eksternal yang besar karena tingginya harga energi dan melemahnya nilai tukar rupiah. Kondisi itu memicu inflasi impor sehingga meningkatkan biaya produksi.

Selain itu, keputusan pemerintah untuk menaikkan harga Pertamax mengikis daya beli akibat meningkatnya biaya barang dan transportasi,”

jelas Riefky.
Pertumbuhan Ekonomi 2027 Ditargetkan 6,5 Persen, Purbaya Beberkan Jurusnya

Maka itu, Riefky menekankan untuk keseluruhan tahun 2026 ekonomi RI diperkirakan hanya akan tumbuh 5 persen. Angka itu jauh dari target pertumbuhan pemerintah yang sebesar 5,4 persen yoy.

Pertumbuhan PDB keseluruhan untuk tahun 2026 diperkirakan sebesar 5 persen, kisaran perkiraan antara 4,95 persen hingga 5,05 persen,”

tuturnya.

Masih Diramal 5 Persen

Adapun Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 sebesar 5,18 persen yoy. Angka itu melambat dibandingkan kuartal I-2026 yang sebesar 5,61 persen.

Perlambatan ini lebih mencerminkan normalisasi pola belanja pemerintah yang lebih lambat dan meredanya aktivitas pasca hari besar keagamaan. Di sisi lain sektor eksternal juga kurang mendukung,”

ujarnya.
Baca juga:
Usai Gelontorkan Rp400 Triliun, Purbaya Buka Opsi Tambah Dana ke… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan menambah penempatan dana pemerintah di perbankan…
Purbaya Prediksi Ekonomi RI Melambat, Tapi Target Semester II Bisa… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal II-2026…
Pertamax Turun Mengikuti Minyak Dunia, Bahlil Ingatkan Harga BBM Bisa… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan penurunan harga…
  • Usai Gelontorkan Rp400 Triliun, Purbaya Buka Opsi Tambah Dana ke Perbankan
  • Purbaya Prediksi Ekonomi RI Melambat, Tapi Target Semester II Bisa Tembus 6…
  • Pertamax Turun Mengikuti Minyak Dunia, Bahlil Ingatkan Harga BBM Bisa Naik Lagi

Dari sisi permintaan domestik, Irman memperkirakan investasi tetap menjadi motor utama pertumbuhan. Hal ini tercermin dari realisasi investasi yang masih mencatat pertumbuhan positif, didukung masuknya investasi asing pada sektor hilirisasi, manufaktur, data center, dan infrastruktur.

Permintaan terhadap barang modal juga masih tinggi, terlihat dari pertumbuhan impor barang modal yang tetap kuat,” tuturnya.

jelas Irman.

Untuk konsumsi rumah tangga diramal masih tumbuh, namun belum menjadi sumber akselerasi pertumbuhan. Sedangkan, dari sisi eksternal, net ekspor akan menjadi faktor utama yang menahan pertumbuhan pada kuartal II.

Tag:Berita PentingEkonomnilai tukar rupiahPDBPerekonomianPertumbuhan Ekonomi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
1
Final Piala Presiden Tuai Polemik, Aturan FIFA Istirahat 72 Jam Kembali Disorot
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Persebaya Surabaya Toni Firmansyah (kiri) menendang bola yang diadang pesepak bola Arema FC Roberto Pimenta (kanan) pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali
2
Viral Isu Tiga Bank Asing Tarik Modal Rp11,5 Triliun Keluar RI, Ekonomi Domestik Masalah?
By Anisa Aulia
Ilustrasi uang rupiah.
3
Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus dan Arti Hasilnya
By Ani Ratnasari
Ilustrasi menghitung weton
4
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
Ekonomi Bisnis

BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tumbuh…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
1 jam lalu
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Menguat di Level Rp17.969! Dolar AS Loyo, Tapi Ada Ancaman dari Data Ekonomi RI

Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026. Rupiah…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Emas Antam. (Sumber: logammulia)
Ekonomi Bisnis

Harga Emas 5 Agustus 2026: Emas Global Menguat Tipis, Antam Justru Ambruk

Harga emas global bergerak naik tipis pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026.…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Naik di Tengah Harapan Damai AS-Iran, Brent Kini Dibanderol US$79,62 per Barel

Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026. Kenaikan…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up