Persib Bandung patut memberikan perhatian khusus kepada bek Persebaya Surabaya, Yuran Fernandes, saat kedua tim bertemu pada final Piala Presiden 2026.
Meski berposisi sebagai pemain bertahan, Yuran justru tampil tajam sepanjang turnamen dan menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Bajul Ijo melaju ke partai puncak.
Produktivitas pemain asal Cape Verde tersebut menjadi modal berharga bagi Persebaya yang kini membidik gelar juara Piala Presiden 2026.
Didatangkan dari PSM Makassar, Yuran Fernandes menunjukkan kontribusi besar bukan hanya dalam menjaga lini belakang, tetapi juga saat membantu serangan.
Sejauh ini, ia telah mengoleksi dua gol selama Piala Presiden 2026. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu bek paling produktif di turnamen pramusim bergengsi tersebut.
Gol Penentu
Gol terbaru Yuran lahir pada laga semifinal saat Persebaya menghadapi rival sekota, Arema FC. Sundulan bek berusia 30 tahun itu menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan dan memastikan Persebaya meraih kemenangan tipis 1-0 sekaligus mengamankan tiket menuju final Piala Presiden 2026.
Ketajaman Yuran sebenarnya sudah terlihat sejak babak penyisihan. Ia sebelumnya menjadi penentu kemenangan Persebaya ketika mengalahkan PSMS Medan dengan skor 1-0 di fase grup.
Dua gol yang dicetaknya menjadi bukti bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi penting pada situasi bola mati maupun saat tim membutuhkan pembeda.
Performa impresif tersebut membuat Yuran menjadi salah satu pemain yang wajib diwaspadai Persib Bandung pada laga puncak.
Di sisi lain, Persib Bandung memastikan langkah ke final setelah menaklukkan Persija Jakarta pada babak semifinal. Maung Bandung meraih kemenangan 2-1 berkat gol yang dicetak Uilliam Barros dan Balsa Sekulic. Sementara Persija hanya mampu membalas melalui Kwon Chang Hoon.
Dengan hasil tersebut, final Piala Presiden 2026 akan mempertemukan dua tim yang sama-sama tampil konsisten sejak fase grup.
Persib Bandung berpengalaman sebagai juara Piala Presiden setelah berhasil mengangkat trofi pada edisi 2015.
Sementara itu, pencapaian terbaik Persebaya Surabaya terjadi pada edisi 2019 ketika berhasil melaju hingga partai final sebelum harus puas sebagai runner-up.
Kini, kedua tim memiliki kesempatan kembali mencatatkan sejarah baru. Persib berusaha menambah koleksi gelar, sedangkan Persebaya memburu trofi Piala Presiden pertama dalam sejarah klub.
























