Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 10 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / ‘Catur’ Dini Hari Rengasdengklok: Saat Pemuda Sterilkan Soekarno-Hatta dari Bisikan Jepang
Cari Tahu

‘Catur’ Dini Hari Rengasdengklok: Saat Pemuda Sterilkan Soekarno-Hatta dari Bisikan Jepang

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 9, 2026 4:26 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi rumah Rengasdengklok.
Ilustrasi rumah Rengasdengklok. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 lahir dari desakan kuat para pemuda kepada Soekarno dan Mohammad Hatta.

Daftar isi Konten
  • Alasan “Penculikan”
  • Sukarni
  • Yusuf Kunto
  • Shodanco Singgih
  • Wikana
  • Chaerul Saleh
  • Menuju Proklamasi

Soekarno dan Hatta dibawa oleh kelompok pemuda ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, untuk menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang sekaligus mendorong agar proklamasi segera dilaksanakan tanpa restu penjajah.

Dilansir dari modul Sejarah Peristiwa Rengasdengklok Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, berikut rangkumannya:

Baca juga:
Mesin Waktu Gempita Agustus: 10 Lagu Nasional Pembangkit Jiwa Perjuangan Memasuki Agustus, suasana perayaan Hari Kemerdekaan mulai terasa di berbagai daerah. Selain…
'Jahitan' Fatmawati hingga 'Pena' Ruhana Kuddus: Ini 8 Srikandi Penembus… Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak hanya dilakukan oleh kaum laki-laki.…
Sebar Konten Hoaks Ajakan Demo 17 Agustus, Warga Ciamis Ditangkap… Seorang warga asal Ciamis inisial DM (45) ditangkap penyidik Direktorat Reserse (Ditres)…
  • Mesin Waktu Gempita Agustus: 10 Lagu Nasional Pembangkit Jiwa Perjuangan
  • 'Jahitan' Fatmawati hingga 'Pena' Ruhana Kuddus: Ini 8 Srikandi Penembus Dinding Penjajahan
  • Sebar Konten Hoaks Ajakan Demo 17 Agustus, Warga Ciamis Ditangkap Ditres Siber…

Alasan “Penculikan”

Setelah Jepang menyatakan menyerah pada Sekutu pada 15 Agustus 1945, golongan muda menginginkan kemerdekaan segera diproklamasikan tanpa melibatkan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Mereka menilai kemerdekaan harus merupakan keputusan bangsa Indonesia sendiri, bukan pemberian Jepang.

Sementara itu, Soekarno dan Hatta, yang termasuk golongan tua, memilih lebih berhati-hati. Keduanya masih mempertimbangkan pembicaraan dengan anggota PPKI sebelum menentukan pelaksanaan proklamasi.

Namun, golongan muda bergerak lebih cepat. Pada 16 Agustus 1945 dini hari, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok agar keduanya tidak mendapat pengaruh dari Jepang yang masih berada di Indonesia.

Berikut sejumlah tokoh pemuda yang terlibat dalam Peristiwa Rengasdengklok dan memiliki peran dalam rangkaian perjuangan menuju Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Sukarni

Pada 15 Agustus 1945, ia ikut dalam rapat pemuda yang membahas langkah setelah Jepang menyerah kepada Sekutu. Sukarni bersama sejumlah pemuda lainnya menyepakati rencana membawa Soekarno dan Hatta keluar dari Jakarta. Maka itu, ia disebut menjadi salah satu tokoh penting dalam peristiwa proklamasi.

Yusuf Kunto

Namanya tercatat dalam rapat pemuda bersama Sukarni, Chaerul Saleh, dr. Muwardi, dan Shodanco Singgih. Setelah rapat tersebut, Yusuf Kunto ikut dalam rombongan yang membawa Soekarno-Hatta keluar dari Jakarta yaitu pada sekitar pukul 04.30 WIB, 16 Agustus 1945.

Shodanco Singgih

Shodanco Singgih merupakan anggota PETA yang juga terlibat dalam rencana membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok. Ia menghadiri rapat pemuda dan turut dalam pelaksanaan pengamanan Soekarno-Hatta menuju lokasi. Setelah tiba di Rengasdengklok, Singgih berperan dalam menjaga Dwitunggal.

Wikana

Salah satu tokoh pemuda yang berperan penting karena pada malam 15 Agustus 1945, Wikana bersama Darwis diutus untuk menemui Soekarno dan Hatta di kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, untuk menyampaikan tuntutan agar proklamasi segera dilakukan. Ketika tuntutan tersebut tidak disetujui, para pemuda kembali mengadakan rapat untuk rencana “penculikan” ke Rengasdengklok.

Chaerul Saleh

Chaerul Saleh merupakan salah satu pemimpin kelompok pemuda yang mendesak agar Proklamasi Kemerdekaan segera dilaksanakan tanpa menunggu keputusan Jepang. Ia memimpin rapat pemuda di Pegangsaan Timur, Jakarta, pada 15 Agustus 1945, yang menghasilkan kesepakatan bahwa kemerdekaan harus diproklamasikan.

Baca juga:
Gempa M 7,1 Hantam Jepang, Kemlu: WNI Dalam Kondisi Aman Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan hingga saat ini belum ada warga negara…
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya… Presiden Prabowo Subianto menyebut PDI Perjuangan (PDIP) memiliki semangat yang sama dengan…
Pengamat: Narasi Antek Asing Ala Prabowo Keliru, Penjajah Kini Hanya… Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang kerap mengaitkan pengkritik pemerintah dengan “antek asing”…
  • Gempa M 7,1 Hantam Jepang, Kemlu: WNI Dalam Kondisi Aman
  • Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan…
  • Pengamat: Narasi Antek Asing Ala Prabowo Keliru, Penjajah Kini Hanya Berganti Wajah

Menuju Proklamasi

Peristiwa Rengasdengklok berlangsung hanya sekitar satu hari, tetapi menjadi bagian penting dari rangkaian menuju Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pada 16 Agustus 1945, Achmad Soebardjo datang ke Rengasdengklok dan meyakinkan para pemuda bahwa proklamasi akan dilaksanakan setelah Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta.

Sehari kemudian, pada 17 Agustus 1945, Soekarno didampingi Mohammad Hatta membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

Peristiwa tersebut menunjukkan bagaimana para pemuda bergerak cepat ketika melihat momentum kemerdekaan sudah tiba. Desakan maupun keberanian mengambil keputusan menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.

Baca juga:
Prabowo Ungkap Prediksi Pakar Dunia, Indonesia Bakal Salip Jepang hingga… Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan Indonesia diproyeksikan jadi negara terkaya keempat di…
Inovasi Bata dari Limbah MBG Antar Siswa MAN 1 Medan… Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah internasional. Tujuh siswa MAN…
Kedutaan Jepang Sampaikan Duka atas Wafatnya Rachmat Gobel Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia Myochin…
  • Prabowo Ungkap Prediksi Pakar Dunia, Indonesia Bakal Salip Jepang hingga Prancis
  • Inovasi Bata dari Limbah MBG Antar Siswa MAN 1 Medan Sabet Medali…
  • Kedutaan Jepang Sampaikan Duka atas Wafatnya Rachmat Gobel
Tag:HattaJepangkemerdekaanPemudapenjajahProklamasiRengasdengklokSoekarno
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit Diaudit
By Syifa Fauziah
Ilustrasi koridor rumah sakit penuh sesak.
1
Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal Panggil Dokter Nirempati
By Syifa Fauziah
Ilustrasi kritik sikap nirempati tenaga medis terhadap keluhan pasien BPJS.
2
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
3
Anak Sering Bawa Pulang MBG untuk Ibunya, BGN Kini Perketat Larangan
By Rika Pangesti
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 106162, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
4
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi kompor bersih.
Cari Tahu

Jurus ‘Kerok’ Dosa Minyak: Siasat Bikin Kompor Kusam Kembali Kinclong Bebas Noda

Kompor yang sering digunakan untuk memasak rentan terkena cipratan minyak, sisa makanan,…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 jam lalu
Delapan perempuan pejuang kemerdekaan RI.
Cari Tahu

‘Jahitan’ Fatmawati hingga ‘Pena’ Ruhana Kuddus: Ini 8 Srikandi Penembus Dinding Penjajahan

Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak hanya dilakukan oleh kaum laki-laki.…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
13 jam lalu
Ilustrasi kostum karnaval HUT RI.
Cari Tahu

Merah Putih ‘Panggil’ Nusantara: Ini 8 Tradisi Unik 17-an Penjaga Kebersamaan Warga

Agustus merambat. Suasana perayaan kemerdekaan mulai terasa di lingkungan masyarakat. Jalan-jalan dihiasi…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
14 jam lalu
Mesin telegraf untuk komunikasi berbasis sandi Morse (Sumber: Unsplash/Amsterdam City Archives)
Cari Tahu

Mengenal Sandi Morse, Kode Komunikasi yang Masih Dipelajari Pramuka Dunia

Menjelang peringatan Hari Pramuka setiap 14 Agustus, berbagai kegiatan kepramukaan kembali digelar…

Ossid Duha Jussas Salmadusep-malik
By
Ossid Duha Jussas Salma
Dusep Malik
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up