Kalau ngomongin makanan tinggi gula, yang langsung kebayang biasanya donat, cake, es krim, atau minuman boba. Padahal, gula nggak selalu datang dalam bentuk makanan yang rasanya manis banget.
Ada beberapa makanan yang kelihatannya “aman-aman aja”, bahkan sering dianggap sehat, tapi ternyata bisa menyumbang cukup banyak gula dalam sehari. Bukan berarti makanan ini harus langsung dibatalkan, ya. Yang penting, kita tahu apa yang sebenarnya kita konsumsi.
Nah, ini beberapa makanan yang mungkin sering ada di menu harianmu.
1. Yogurt Rasa Buah
Yogurt memang bisa jadi pilihan camilan yang praktis. Tapi kalau pilih yogurt dengan tambahan rasa buah, gula yang masuk bisa lebih banyak dibanding yogurt plain.
Rasa strawberry, blueberry, atau mangga yang manis biasanya bukan cuma berasal dari buah, tetapi juga dari gula tambahan. Jadi, sebelum checkout di supermarket, coba cek bagian “added sugar” atau gula tambahan pada labelnya.
Kalau mau lebih aman, yogurt plain bisa dicampur dengan buah segar sendiri. Rasanya tetap enak, tapi kamu bisa lebih mengontrol tambahan gulanya.
2. Sereal Sarapan
Sereal sering dianggap sebagai menu sarapan yang praktis dan sehat. Tinggal tuang ke mangkuk, kasih susu, beres.
Tapi hati-hati kalau pilih sereal yang punya tambahan gula cukup tinggi. Apalagi yang punya rasa cokelat, madu, karamel, atau lapisan manis lainnya.
Bukan berarti semua sereal buruk. Coba bandingkan label nutrisi beberapa produk sebelum memilih dan cari yang kandungan gula tambahannya lebih rendah.
3. Granola
Granola memang sering masuk daftar makanan “healthy”. Tapi beberapa produk granola bisa mengandung gula tambahan dari madu, sirup, atau pemanis lainnya.
Masalahnya, karena teksturnya kecil dan gampang dimakan, kita kadang nggak sadar sudah menghabiskan satu porsi lebih banyak dari yang seharusnya.
Jadi, granola boleh banget dimakan, tapi tetap perhatikan porsinya dan cek label sebelum beli.
4. Saus dan Dressing
Siapa yang suka makan tanpa saus? Rasanya kayak ada yang kurang.
Ternyata, saus tomat, saus barbeque, saus sambal, sampai salad dressing tertentu bisa mengandung gula tambahan. Jumlahnya memang berbeda-beda tergantung produk, jadi cara paling gampang adalah cek informasi nutrisinya.
Kadang yang bikin makanan terasa makin “nagih” bukan cuma rasa gurihnya, tapi kombinasi gula, garam, dan lemak.
5. Roti Kemasan
Roti tawar atau roti gandum kemasan juga bisa mengandung gula tambahan. Apalagi kalau sudah berupa roti dengan isian cokelat, krim, selai, atau topping manis.
Bukan berarti harus berhenti makan roti. Cukup lebih aware dengan label nutrisi dan bahan yang digunakan.
Intinya, nggak semua makanan tinggi gula rasanya super manis. Karena itu, jangan cuma mengandalkan lidah buat menebak kandungan gula. Biasakan cek label nutrisi, terutama bagian gula tambahan.
Jadi, bukan soal harus menghindari makanan tertentu sampai hidup terasa menyedihkan. Yang penting adalah tahu apa yang masuk ke tubuh dan mengonsumsinya dengan lebih bijak. Karena kadang, yang kelihatannya “cuma sedikit” ternyata kalau dikumpulkan seharian bisa lumayan juga.
Jangan lupa share artikel ini dan follow Instagram @sefruitmedia untuk informasi menarik lainnya, ya!










