Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengakui program pemusatan latihan (training camp/TC) di Thailand terasa sangat berat dan menguras tenaga. Meski begitu, pemain asal Bosnia-Herzegovina tersebut tetap menikmati proses yang dijalani bersama rekan-rekannya.
Persija menggelar TC sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, para pemain mendapatkan menu latihan yang mencakup aspek fisik hingga taktik.
Selama berada di Thailand, skuad Macan Kemayoran menjalani latihan dengan intensitas tinggi. Dalam sehari, para pemain dua kali berlatih.
Sesi pagi difokuskan di pusat kebugaran, sedangkan latihan sore berlangsung di lapangan dengan materi yang lebih berkaitan dengan permainan. Loncar mengakui intensitas latihan tersebut cukup menguras kondisi fisik.
“Sangat berat. Kami masih dalam tahap persiapan, jadi memang harus keras. Saya menikmatinya, tapi sekarang saya sangat lelah,”
kata Loncar, dalam keterangannya, dikutip pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Momentum Pulihkan Kondisi
Meski melelahkan, Loncar melihat TC sebagai bagian penting dari persiapan Persija. program yang diberikan tim pelatih membantu pemain kembali ke kondisi terbaik setelah menjalani masa libur.
Intensitas latihan yang tinggi juga menjadi bagian dari upaya Shin Tae-yong membangun kesiapan fisik pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
Setelah menjalani latihan selama lebih dari satu pekan, Persija dijadwalkan melakoni pertandingan uji coba. Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengetahui perkembangan pemain setelah menjalani program TC.
Sebelum bertolak ke Thailand, Persija lebih dulu mengikuti Piala Presiden 2026. Macan Kemayoran mengakhiri turnamen tersebut di posisi ketiga setelah berhasil mengalahkan Arema FC.
Kini, fokus Persija beralih sepenuhnya pada persiapan menghadapi kompetisi musim baru. Program TC di Thailand diharapkan dapat membuat skuad semakin solid sebelum memasuki pertandingan resmi.
Loncar menyadari persaingan di musim baru akan menuntut kesiapan maksimal dari seluruh pemain. Karena itu, ia menilai setiap sesi latihan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan tim.
Persija bakal mengawali perjalanan di Super League 2026/2027 dengan pertandingan tandang menghadapi Borneo FC Samarinda.
“Jadi kami harus mempersiapkan diri dan memberikan yang terbaik,”
ucap dia.
























