Baju putih menjadi salah satu pakaian yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya. Namun, warna putih juga lebih mudah terlihat kusam, menguning, atau terkena noda setelah beberapa kali dipakai dan dicuci.
Kondisi tersebut bisa terjadi jika baju dicuci dengan cara yang kurang tepat.
Karena itu, merawat baju putih membutuhkan perhatian lebih, terutama saat proses pencucian.
Mulai dari memisahkan pakaian berdasarkan warna hingga memilih deterjen yang sesuai, beberapa langkah sederhana dapat membantu menjaga baju putih tetap cerah dan bersih.
Dilansir dari laman Wash Room Laundry (16 November 2024), berikut beberapa tips merawat baju putih agar tidak cepat kusam.
- Pisahkan Saat Mencuci
Hindari mencampur pakaian putih dengan pakaian berwarna gelap atau warna mencolok karena warna dari pakaian tersebut dapat luntur dan menempel pada kain putih. Selain menghindari risiko warna luntur, memisahkan baju putih juga dapat meminimalkan noda berpindah.
- Bersihkan Noda Sebelum Dicuci
Sebaiknya, bersihkan bagian yang bernoda terlebih dahulu agar kotoran tidak semakin menempel pada serat kain. Gunakan penghilang noda yang sesuai dengan jenis kain, kemudian diamkan sesuai petunjuk pada produk. Untuk noda yang membandel, bagian tersebut dapat digosok perlahan menggunakan sikat berbulu lembut.
- Gunakan Deterjen Sesuai
Gunakan deterjen sesuai takaran yang dianjurkan dan hindari menuangkannya secara berlebihan. Sisa deterjen yang tidak terbilas sempurna justru dapat meninggalkan residu pada kain.
Selain itu, air hangat atau panas dapat membantu mengangkat minyak dan noda tertentu, tetapi tidak semua jenis kain tahan terhadap suhu tinggi. Maka itu, periksa label perawatan sebelum mencuci untuk mengetahui suhu air yang aman.
- Mesin Cuci Jangan Penuh
Mesin cuci yang terlalu penuh membuat pakaian tidak dapat bergerak dengan leluasa selama proses pencucian. Akibatnya, deterjen dan air tidak dapat menjangkau seluruh bagian pakaian secara optimal sehingga kotoran maupun noda berpotensi masih tertinggal.
- Gunakan Pemutih dengan Bijak
Pemutih memang dapat mengembalikan kecerahan pakaian putih, tetapi penggunaannya tidak boleh sembarangan. Pemutih berbahan klorin, misalnya, dapat merusak serat kain jika digunakan terlalu sering atau dalam takaran yang tidak tepat. Untuk kain yang lebih sensitif, pemutih berbasis oksigen dapat menjadi pilihan.
- Manfaatkan Bahan di Rumah
Baking soda dan cuka putih, misalnya, dapat digunakan dalam proses pencucian untuk membantu mengangkat residu dan bau tidak sedap. Namun, penggunaannya tetap perlu diperhatikan. Jangan mencampurkan cuka dengan pemutih berbahan klorin karena dapat menghasilkan gas yang berbahaya.
- Jemur dengan Tepat
Baju putih dapat dijemur di tempat yang mendapatkan sinar matahari untuk membantu mengeringkan dan menjaga kesegarannya. Meski begitu, hindari menjemur pakaian terlalu lama di bawah sinar matahari yang sangat terik, terutama jika bahan kainnya sensitif. Setelah benar-benar kering, segera angkat pakaian.
- Periksa Label Perawatan
Setiap pakaian memiliki karakteristik bahan yang berbeda. Karena itu, jangan hanya mengandalkan aturan umum saat mencuci baju putih. Periksa label perawatan yang biasanya mencantumkan informasi mengenai suhu air, penggunaan pemutih, metode pencucian, hingga cara pengeringan.
Merawat baju putih bukan hanya soal membuatnya terlihat bersih, tetapi juga menjaga kondisi kain agar tetap awet. Karena itu, hindari mencuci secara sembarangan dan sesuaikan cara perawatan dengan jenis bahan pakaian.

















