Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 23 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Bukan Sekadar Suka Dipuji, Ini “Wajah” NPD dan Ciri Gangguan Kepribadian Narsistik
Cari Tahu

Bukan Sekadar Suka Dipuji, Ini “Wajah” NPD dan Ciri Gangguan Kepribadian Narsistik

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 23, 2026 5:39 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
33 menit lalu
Share
Ilustrasi gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder.
Ilustrasi gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Istilah narsistik sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terkesan egois, suka mencari perhatian, atau terlalu fokus pada dirinya sendiri. Padahal, memiliki beberapa sifat tersebut tidak serta-merta berarti seseorang mengalami gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD). 

Daftar isi Konten
  • Apa Itu NPD? 
  • Penyebab
  • Kebanyakan Laki-Laki
  • Gejala Perilaku NPD
  • Bukan Sekadar Narsis

Kondisi ini lebih kompleks daripada sekadar ingin dipuji atau terlihat percaya diri. NPD dapat memengaruhi cara seseorang memandang dirinya, berhubungan dengan orang lain, serta merespons kritik maupun penolakan. Lantas seperti apa ciri narsistik? Dilansir dari laman EMC Healthcare, berikut penjelasannya. 

Baca juga:
Bukan Sekadar "Gelisah Motorik", Ini Tanda Otak ADHD yang Sering… Sering kehilangan fokus saat bekerja atau belajar, mudah terdistraksi oleh hal-hal kecil,…
Tak Cukup Minta Korban 'Lapor', Kabinet Bayangan Sorot Celah Ekosistem… Menteri Hak Perempuan dan Marjinal Kabinet Bayangan Khoirunnisa menilai persoalan kekerasan terhadap…
Psikologi Menjelaskan, Cara Berpikir Bisa Mempengaruhi Kepribadian Mau berubah jadi versi diri yang lebih baik? Jangan cuma ubah kebiasaan…
  • Bukan Sekadar "Gelisah Motorik", Ini Tanda Otak ADHD yang Sering Dikira Ceroboh
  • Tak Cukup Minta Korban 'Lapor', Kabinet Bayangan Sorot Celah Ekosistem Perlindungan Perempuan
  • Psikologi Menjelaskan, Cara Berpikir Bisa Mempengaruhi Kepribadian

Apa Itu NPD? 

NPD atau gangguan kepribadian narsistik merupakan gangguan kepribadian yang ditandai dengan perasaan diri yang sangat penting atau superior, kebutuhan berlebihan untuk dikagumi, serta kesulitan berempati kepada orang lain. 

Seseorang dengan NPD juga dapat memiliki kebutuhan yang kuat untuk mendapatkan perlakuan khusus dan pengakuan dari lingkungan sekitar. Ketika kebutuhan atau ekspektasi tersebut tidak terpenuhi, mereka bisa merasa tersinggung, terhina, atau terluka. 

Menurut American Psychiatric Association (APA), NPD merupakan kondisi yang lebih menetap, berat, dan bermasalah dibandingkan penggunaan istilah “narsis” dalam percakapan sehari-hari. Diagnosisnya pun perlu dilakukan oleh tenaga profesional berdasarkan evaluasi klinis. 

Penyebab

Hingga kini, belum diketahui secara pasti satu penyebab utama NPD. Namun para ahli menduga beberapa faktor yang diduga berperan antara lain: 

  1. Lingkungan dan pola asuh, termasuk pengalaman mendapatkan pujian atau kritik secara berlebihan, pola asuh yang terlalu memanjakan atau mengontrol, maupun kurang pemenuhan kebutuhan emosional.
  2. Riwayat keluarga, karena karakteristik kepribadian tertentu dan kerentanan terhadap gangguan mental dapat dipengaruhi oleh faktor keluarga.
  3. Faktor neurobiologis, termasuk kemungkinan adanya perbedaan tertentu pada struktur atau fungsi otak yang berkaitan dengan regulasi emosi, empati, dan cara seseorang memandang diri sendiri.

Meski demikian, faktor-faktor tersebut tidak berarti seseorang pasti mengalami NPD.

Kebanyakan Laki-Laki

NPD bukan kondisi yang dapat ditentukan hanya dengan melihat seseorang yang suka mencari perhatian atau senang mendapat pujian. Prevalensi gangguan ini juga berbeda-beda bergantung pada populasi dan metode penelitian yang digunakan. 

Salah satu penelitian epidemiologi besar di Amerika Serikat yang melibatkan 34.653 orang dewasa menemukan prevalensi NPD sepanjang hidup sebesar 6,2 persen. Dalam penelitian tersebut, prevalensi pada laki-laki mencapai 7,7 persen, sedangkan pada perempuan sebesar 4,8 persen. 

Gejala Perilaku NPD

Beberapa karakteristik yang dapat ditemukan pada NPD yakni: 

  1. Merasa berhak mendapat perlakuan istimewa. Seringnya, mereka memiliki keyakinan bahwa dirinya pantas mendapatkan perlakuan khusus dibandingkan orang lain. 
  2. Sangat membutuhkan pujian. Mereka mungkin berusaha menunjukkan pencapaian atau keunggulan untuk memperoleh perhatian dan validasi dari orang lain. 
  3. Sensitif terhadap kritik. Seseorang dengan NPD dapat sangat sensitif terhadap kritik, penolakan, atau kegagalan. Situasi tersebut dapat memunculkan rasa malu, tersinggung, marah, atau terluka. 
  4. Memanfaatkan orang lain. Seorang NPD dapat menggunakan orang lain untuk memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan pribadi. 
  5. Sulit berempati. Kesulitan memahami atau mempertimbangkan perasaan dan kebutuhan orang lain merupakan salah satu karakteristik penting NPD. 
  6. Merasa lebih unggul. Mereka memandang dirinya sebagai individu yang lebih istimewa, superior, atau hanya layak berhubungan dengan orang yang dianggap memiliki status atau kemampuan tertentu. 
  7. Mereka dapat merasa iri terhadap pencapaian orang lain atau meyakini bahwa orang lain iri terhadap dirinya. 

Bukan Sekadar Narsis

Seseorang yang suka mengunggah pencapaian, senang mendapat pujian, percaya diri, atau sesekali bersikap egois belum tentu mengalami NPD. Gangguan kepribadian narsistik merupakan kondisi klinis dengan pola yang menetap dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. 

NPD dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, terutama hubungan interpersonal. Penelitian juga menunjukkan adanya hubungan NPD dengan gangguan suasana hati, kecemasan, penggunaan zat, serta berbagai persoalan dalam kehidupan sosial, pekerjaan, dan hubungan. 

Diagnosis NPD membutuhkan evaluasi oleh tenaga profesional kesehatan mental, seperti psikolog klinis atau psikiater. Memahami NPD bukan sekadar tentang mengenali orang yang suka dipuji atau terlihat percaya diri, tetapi juga memahami bahwa gangguan kepribadian merupakan kondisi kompleks dan membutuhkan penilaian klinis.

Baca juga:
Tragedi Bom Siswa MAN 3 Padang: Psikolog Desak Sekolah Terapkan… Psikolog Meity Arianty meminta pihak sekolah bertindak cepat menangani perundungan (bullying) sebelum…
Jangan Diabaikan! Ini Perubahan Perilaku Korban Bullying yang Bisa Berujung… Kasus dugaan aksi teror menggunakan bom rakitan yang melibatkan seorang siswa di…
Luka Bully di MAN 3 Padang: Korban Simpan ‘Bom Waktu’… Kasus siswa di MAN 3 Padang yang diduga membawa bom rakitan setelah…
  • Tragedi Bom Siswa MAN 3 Padang: Psikolog Desak Sekolah Terapkan Zero Tolerance…
  • Jangan Diabaikan! Ini Perubahan Perilaku Korban Bullying yang Bisa Berujung Kondisi Berbahaya
  • Luka Bully di MAN 3 Padang: Korban Simpan ‘Bom Waktu’ PTSD, Siap…

Tag:KepribadianMentalNarsistikNPDPsikologis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Gempa NTT Rusakkan 53.971 Rumah, BNPB Masih Sisir Data
By Adi Briantika
Seorang warga berada di reruntuhan rumah di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026).
1
Beda Medan, Beda Alas: Kenali Sneakers yang Pas untuk Tiap Aktivitasmu
By Ossid Duha Jussas Salma
Koleksi sneakers.
2
60 Kasus Korupsi di Kampus, ICW Soroti Kerapuhan “Pagar” Pengawasan
By Adi Briantika
Mahasiswa menggelar aksi keprihatinan atas OTT KPK yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Profesor Akhmad Sodiq di Patung Jenderal Soedirman depan gedung pusat Unsoed, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
3
Dugaan Korupsi Jalur Mandiri Unsoed, Ombudsman: Alarm bagi Perguruan Tinggi
By Adi Briantika
Mahasiswa menggelar aksi keprihatinan atas OTT KPK yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Profesor Akhmad Sodiq di Patung Jenderal Soedirman depan gedung pusat Unsoed, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
4
Kasus Unsoed: Masuk Kampus atau Masuk Dompet? ICW Bongkar Celah di Jalur Mandiri PTN
By Adi Briantika
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq (kanan) berjalan menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (22/8/2026) dini hari.
5

BERITA LAINNYA

Makanan pedas yang siap disantap.
Cari Tahu

Capsaicin Si Pembakar Lidah: Ini Manfaat Makanan Pedas bagi Tubuh

Makanan pedas banyak digemari karena mampu memberikan sensasi tersendiri saat disantap. Rasa…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 jam lalu
Ilustrasi anak sedang belajar.
Cari Tahu

Bukan Sekadar “Gelisah Motorik”, Ini Tanda Otak ADHD yang Sering Dikira Ceroboh

Sering kehilangan fokus saat bekerja atau belajar, mudah terdistraksi oleh hal-hal kecil,…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
10 jam lalu
Koleksi sneakers.
Cari Tahu

Beda Medan, Beda Alas: Kenali Sneakers yang Pas untuk Tiap Aktivitasmu

Setiap jenis sepatu sneakers dirancang dengan bentuk, material, dan karakteristik yang berbeda…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
12 jam lalu
Petugas memasang patok pada geomembran sebagai media pelindung untuk menutup tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat
Cari Tahu

Bukan Sekadar Penutup, Ini Fungsi Geomembran di Tumpukan Sampah Bantargebang

Tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, kembali mendapat…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up