Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Kenapa Puncak Bogor Malah Semakin Dingin Saat Musim Kemarau? Ini Penjelasannya
Cari Tahu

Kenapa Puncak Bogor Malah Semakin Dingin Saat Musim Kemarau? Ini Penjelasannya

Syifa Fauziahdusep-malik
Last updated: Agustus 25, 2026 2:25 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Kawasan Puncak Bogor
Kawasan Puncak Bogor (Foto: OWRITE/Hilwa Urwatul Wutsqa)
SHARE

Memasuki musim panas, kawasan Puncak justru menawarkan sensasi udara yang berbeda. Di tengah cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah, kawasan wisata di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dikenal memiliki suhu yang lebih sejuk bahkan terasa semakin dingin, terutama pada malam hingga pagi hari.

Daftar isi Konten
  • Lantas kenapa wilayah Puncak lebih dingin saat musim hujan? 
  • Berlangsung hingga September 2026
  • Langit Cerah dan Kelembapan

Fenomena ini membuat Puncak menjadi salah satu pilihan warga untuk mencari udara yang lebih nyaman saat suhu di kawasan perkotaan meningkat. Ketinggian wilayah dan kondisi geografis Puncak menjadi faktor yang membuat suhu di kawasan tersebut relatif lebih rendah dibandingkan dataran rendah di sekitarnya.

Lantas kenapa wilayah Puncak lebih dingin saat musim hujan? 

Menurut peneliti dan dosen IPB University di Departemen Geofisika dan Meteorologi, Givo Alsepan, kondisi tersebut sangat mungkin berkaitan dengan aktivitas monsun (perubahan arah angin) Australia. 

Udara dingin yang dirasakan di Puncak pada sore menjelang malam saat musim kemarau memang dapat dipengaruhi masuknya massa udara dari Australia. Massa udara tersebut umumnya memiliki karakter relatif kering dan lebih dingin ketika bergerak melewati wilayah Indonesia dan Samudra Hindia,”

jelasnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 25 Agustus 2026.
Baca juga:
Kebakaran TNBTS Bisa Makin Parah, Pakar IPB Ungkap Titik Rawan… Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University Prof. Bambang Hero Saharjo…
Mengenal Fenomena Bediding, Kok Bisa Musim Kemarau Malah Dingin Banget?… Kalau akhir-akhir ini kalau kamu ngerasa bangun pagi terus mager karena udara…
B50 Berlaku Hari Ini, Pakar IPB Ungkap Potensi Besar hingga… Dosen Teknik Mesin dan Biosistem IPB University, Leopold Oscar Nelwan, memberikan tanggapan…
  • Kebakaran TNBTS Bisa Makin Parah, Pakar IPB Ungkap Titik Rawan yang Harus…
  • Mengenal Fenomena Bediding, Kok Bisa Musim Kemarau Malah Dingin Banget? Ternyata Ini…
  • B50 Berlaku Hari Ini, Pakar IPB Ungkap Potensi Besar hingga Risiko yang…

Meski begitu, ia menjelaskan, kondisi tersebut bukan berarti udara dingin dari Australia secara langsung masuk dan mendinginkan Bogor. Ada sejumlah proses atmosfer yang berlangsung secara bersamaan.

Monsun Australia berperan dalam pembentukan kondisi musim kemarau di Indonesia. Pada periode tersebut, tekanan udara di Australia relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah Asia. Perbedaan tekanan ini menghasilkan pola aliran angin timuran hingga tenggara yang bergerak dari Australia menuju Indonesia,”

urainya.

Berlangsung hingga September 2026

Warga melintas di dasar Waduk Tandon Krisak yang mengering akibat kemarau di Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026).
Warga melintas di dasar Waduk Tandon Krisak yang mengering akibat kemarau di Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026). (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/hma)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia berlangsung hingga September 2026, dengan puncaknya terjadi pada Agustus. Untuk 2026, monsun Australia tetap aktif hingga akhir tahun dengan intensitas sekitar normal. 

Namun demikian, Givo menuturkan bahwa massa udara dari Australia bukan satu-satunya faktor yang membuat suhu Puncak Bogor terasa dingin. Kondisi udara yang relatif kering dan langit yang cenderung cerah juga berperan, terutama pada sore hingga malam hari.

Udara yang lebih kering dan minim tutupan awan membuat permukaan bumi menerima lebih banyak radiasi matahari pada siang hari sehingga mengalami pemanasan cukup tinggi. Setelah matahari terbenam, permukaan bumi kemudian melepaskan panas dalam bentuk radiasi gelombang panjang ke atmosfer dan angkasa,”

paparnya.

Ketika langit relatif cerah, sedikit awan, dan kandungan uap air rendah, pelepasan panas berlangsung lebih efektif karena lebih sedikit faktor yang menghambat radiasi tersebut. 

Akibatnya, permukaan Bumi kehilangan panas dengan cepat. Proses ini disebut pendinginan radiatif,”

jelas Sekretaris Program Studi Klimatologi Terapan IPB University ini.

Langit Cerah dan Kelembapan

Kondisi langit cerah dan kelembapan yang lebih rendah selama musim kemarau turut memperkuat proses tersebut sehingga suhu udara turun lebih cepat setelah matahari terbenam.

Jadi, suhu dingin yang dirasakan warga maupun wisatawan di Puncak saat musim kemarau merupakan hasil interaksi antara pola angin monsun Australia, massa udara yang relatif kering, kondisi langit, serta proses pendinginan radiatif setelah matahari terbenam,”

tandasnya. 
Baca juga:
6 Cara Menghemat Air di Rumah Saat Musim Kemarau, Tagihan… Memasuki musim kemarau, ketersediaan air bersih menjadi hal yang perlu perhatian. Curah…
Kisruh Menu MBG Berlanjut, Guru Besar IPB Ungkap Kunci Sukses… Kisruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum juga usai. Banyak masyarakat yang…
10 Rekomendasi Wisata Puncak Bogor Wajib Dikunjungi Kawasan puncak Bogor merupakan destinasi favorit saat libur nasional maupun akhir pekan.…
  • 6 Cara Menghemat Air di Rumah Saat Musim Kemarau, Tagihan Bisa Lebih…
  • Kisruh Menu MBG Berlanjut, Guru Besar IPB Ungkap Kunci Sukses Program Makan…
  • 10 Rekomendasi Wisata Puncak Bogor Wajib Dikunjungi

Tag:IPBMonsun Australiamusim kemarauMusim panasPuncak BogorSuhu Udara Dingin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
1
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
2
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
3
ST Burhanuddin Buka Target Besar Gojukai: Dari Podium Nasional hingga Kancah Dunia
By Syifa Fauziah
Jaksa Agung, ST Burhanuddin di Kejurnas Karate-do Gojukai. (Sumber: YouTube/Karate-Do Gojukai Indonesia)
4
Ribuan Peserta Serbu GOR Ciracas, Kejurnas Karate Gojukai Piala Jaksa Agung jadi Ajang Cari Bibit Juara
By Syifa Fauziah
Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI Ketiga Tahun 2026 resmi digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur,
5

BERITA LAINNYA

Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
Cari Tahu

Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah

Seekor trenggiling ditemukan mati saat tim Manggala Agni melakukan penanganan kebakaran hutan…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
16 jam lalu
Pencari kerja antre saat mencari informasi lowongan pekerjaan pada kegiatan Job Fair Kendal 2026 di Kendal, Jawa Tengah.
Cari Tahu

MagangHub Batch 2 Dibuka: Kemnaker Cari Mitra Perusahaan, Ini Jadwal dan Syaratnya!

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional (MagangHub)…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
21 jam lalu
Halaman depan koran soal pemberhentian Prabowo.
Cari Tahu

24 Agustus 1998: Saat Karier Militer Prabowo Berakhir di Meja DKP

24 Agustus 1998 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier militer…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
1 hari lalu
Kampung Adat Sade, Desa Rambitan
Cari Tahu

Bukan Cuma Pantai! Ini Sembilan Fakta Unik Desa Sade Lombok yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

Lombok memang identik dengan pantainya yang eksotis, perbukitan hijau, dan sunset nya yang estetik. …

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up