Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. Total anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk penanggulangan bencana tahun ini sebesar Rp5 triliun.
Purbaya mengatakan, anggaran penanganan karhutla akan disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, sampai saat ini belum ada pengajuan anggaran penanganan karhutla dari BNPB.
Itu kan kita diminta nanti tergantung permintaan BNPB kan, kita akan channeling lewat BNPB. Belum, belum minta (anggaran) tapi kita sediakan, kan mereka punya Rp5 triliun. Kalau kurang ya kita tambah nanti,”
ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.
Purbaya mengaku, sampai saat ini anggaran yang dicairkan hanya untuk Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Dia pun tidak membeberkan berapa anggaran yang sudah dicairkan tersebut.
Sementara ini Kementerian Kehutanan juga sudah minta anggaran, kita sudah kasih sebagian,”
jelasnya.
Tak Sebesar Bencana Aceh


Purbaya menyatakan belum mengetahui berapa besaran anggaran yang akan dicairkan untuk penanganan karhutla. Namun, ia memperkirakan bahwa anggaran penanganan karhutla tidak akan sebesar bencana di Aceh.
BNPB belum ngasih biaya total, ya kita nggak tahu berapanya. Kan ini masih terjadi kan, dia akan assest ulang. Tapi hitungan saya sih nggak akan sebesar di Aceh, karena kan Aceh kan masif sekali,”
jelasnya.
Purbaya pun membebaskan nominal anggaran yang akan diajukan BNPB untuk penanganan karhutla. Meski demikian, dia menekankan bahwa anggaran tidak boleh di mark up
Iya (bebas ngajuin besaran anggaran), asal jangan di mark up aja,”
tekannya.























