Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 30 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Gletser Runtuh Picu Banjir Maut Terjang Nepal, 669 Tewas dan Ribuan Orang Masih Hilang
Internasional

Gletser Runtuh Picu Banjir Maut Terjang Nepal, 669 Tewas dan Ribuan Orang Masih Hilang

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Agustus 30, 2026 12:08 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
Banjir besar landa Nepal.
Banjir besar landa Nepal. (Foto: Istimewa).
SHARE

Nepal meminta bantuan internasional untuk menangani banjir dahsyat yang menewaskan ratusan orang. Nepal butuh dana sekitar US$4 miliar hingga US$5miliar atau kisaran Rp88 triliun (asumsi kurs Rp17.753 per dolar AS).

Daftar isi Konten
  • Ribuan Orang Hilang
  • Bantuan Menuju Nepal

Menteri Keuangan Nepal Swarnim Wagle mengatakan dana itu dibutuhkan untuk rekonstruksi alias membangun kembali wilayah terdampak banjir.

“Ini baru perkiraan. Kerugian dan kerusakan sedang dievaluasi,”

kata Swarnim dikutip dari The Straits Times pada Minggu, 30 Agustus 2026,

Ribuan Orang Hilang

Bencana yang dipicu runtuhnya gletser tersebut menyebabkan aliran deras batu, es, lumpur, dan puing-puing menerjang sistem sungai pegunungan pada 26 Agustus. Sedikitnya 669 orang tewas di Nepal dan tujuh orang di Tibet, China.

Baca juga:
Kejagung Peringatkan Lodewyk Pusung, Praperadilan Ketiga Bisa Terbentur KUHAP Baru Kejaksaan Agung (Kejagung) menyoroti langkah eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)…
Investor Asing Borong Aksi Jual, IHSG Terpeleset 0,12 Persen dalam… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sepekan periode 24-28 Agustus 2026…
Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya… Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengakui kehadiran Ketua Umumnya Rosario de…
  • Kejagung Peringatkan Lodewyk Pusung, Praperadilan Ketiga Bisa Terbentur KUHAP Baru
  • Investor Asing Borong Aksi Jual, IHSG Terpeleset 0,12 Persen dalam Sepekan
  • Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya Ungkap Alasan…

Banjir bandang itu menghanyutkan bangunan, jembatan, dan pembangkit listrik. Nepal kembali melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan pada 29 Agustus setelah sempat dihentikan sementara akibat kondisi cuaca.

Otoritas setempat masih mencari hampir 3.000 orang yang dinyatakan hilang, termasuk sekitar 2.426 orang di Nepal dan 554 orang di Kabupaten Gyirong, Tibet. Dari jumlah tersebut, setidaknya 540 merupakan warga negara asing, yang sebagian besar adalah umat Hindu asal India yang sedang melakukan ziarah.

Helikopter-helikopter sedang terbang dan operasi dilanjutkan setelah cuaca sedikit membaik,”

kata seorang petugas kepolisian di distrik Rasuwa.

Pada 28 Agustus, pihak berwenang menghentikan sementara operasi penyelamatan. Penghentian itu setelah sebuah danau yang terbentuk di perbatasan Nepal-China karena banjir mulai meluap ke Sungai Lhende Khola dan Trishuli di Nepal.

Adapun tiga hari pasca bencana, otoritas mengatakan bahwa beberapa jenazah yang ditemukan telah membusuk hingga tidak dapat dikenali. Jenazah-jenazah tersebut akan dimakamkan setelah melalui prosedur hukum karena risiko kesehatan dan kekhawatiran akan merebaknya penyakit.

Sampel DNA akan diambil, dan jenazah-jenazah tersebut akan dimakamkan di tempat terbuka,”

kata pemerintah kabupaten Chitwan dalam sebuah pengumuman.

Sementara di Kathmandu, keluarga korban yang masih hilang berkumpul di luar Maharajgunj Medical Campus, tempat sejumlah jenazah dibawa. Banyak di antara mereka yang berusaha mengidentifikasi kerabat mereka dari foto-foto jenazah yang dipajang di gerbang dan tembok pembatas.

Di Malaysia, keluarga dari 91 warga negara yang hilang di wilayah Tibet dan Nepal juga menunggu kabar.

Manivannan Rethinam, perwakilan dari sebagian keluarga tersebut, mendesak kementerian luar negeri untuk membentuk saluran komunikasi agar informasi bisa diperoleh lebih cepat. Ia mengatakan minimnya informasi terasa sangat menyakitkan bagi keluarga yang menunggu kabar.

Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan upaya pencarian dan penyelamatan serta verifikasi masih berlanjut. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri India menyebutkan 275 warga negara India dilaporkan hilang.

Di samping itu, para korban selamat juga menghadapi tugas berat untuk membangun kembali kehidupan mereka.

Saraswati Ghale (43) mengatakan rumahnya hancur akibat banjir. Ia menceritakan saat dirinya berusaha berlari ke tempat yang lebih tinggi ketika air datang, hingga tanah bergetar seperti terjadi gempa bumi.

Saya tidak punya apa-apa lagi. Saya selamat, tapi siapa yang tahu bagaimana kelanjutannya,”

katanya.
Banjir dahsyat landa Nepal.
Banjir dahsyat landa Nepal. (Foto: Istimewa).

Bantuan Menuju Nepal

Menteri Luar Negeri Nepal Shisir Khanal mengatakan negaranya membutuhkan bantuan khusus untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di dalam terowongan. Bantuan juga untuk memulihkan jalur transportasi dan komunikasi di tempat-tempat yang jembatannya hancur, mengidentifikasi jenazah, melakukan tes DNA, serta menyimpan jenazah untuk jangka waktu yang lebih lama.

Adapun tim ahli terowongan dari India tiba di Nepal pada 29 Agustus. Sementara, kantor berita Xinhua dari China melaporkan bahwa Beijing sudah mengirimkan lima ahli terowongan untuk mendukung operasi penyelamatan, dengan empat ahli lainnya akan menyusul.

Sedangkan India telah mengirimkan tiga penerbangan yang mengangkut 60 ton pasokan bantuan, termasuk selimut, obat-obatan, dan makanan.

India juga telah menawarkan personil tanggap bencana, jembatan prefabrikasi, dan tim teknis untuk membantu memulihkan konektivitas, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Baca juga:
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur… Pemerintah bakal memperketat penyaluran LPG 3 kilogram (kg) dengan mengatur pembelian berdasarkan…
Demo Rusuh Jakarta Disorot Media Singapura, CNA Sebut Ujian Besar… Kerusuhan yang mewarnai aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam, 27 Agustus…
Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset, PDIP: Kepemimpinan… Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan surat berita acara pimpinan…
  • Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil…
  • Demo Rusuh Jakarta Disorot Media Singapura, CNA Sebut Ujian Besar Prabowo
  • Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset, PDIP: Kepemimpinan DPR Itu…

Otoritas China juga berpacu dengan waktu untuk mencari lebih dari 500 orang yang masih hilang setelah banjir.

Tim penyelamat berhasil mencapai kompleks perbatasan Gyirong yang paling parah terdampak pada 28 Agustus. Mereka menggunakan tali untuk menyeberangi hutan dan tebing setelah jalan-jalan hancur.

Dalam kondisi hujan pada Sabtu pagi 29 Agustus, lebih dari 50 petugas penyelamat menyisir reruntuhan batu besar dan lumpur untuk mencari tanda-tanda kehidupan sambil memanggil para korban yang mungkin masih bertahan hidup.

Tag:BanjirBencanaBerita PentingNepal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara Diganti AHWA
By Hardani Triyoga
Pelaksaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur
1
Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya Ungkap Alasan Sebenarnya
By Rahmat Baihaqi
Aksi demo ricuh di sekitar DPR, Jakarta.
2
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
3
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
4
Oktober Batas Akhir! Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Tapi Ada Syaratnya
By Natania Longdong
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal di Kantor Kemenko Keuangan (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
Internasional

Demo Rusuh Jakarta Disorot Media Singapura, CNA Sebut Ujian Besar Prabowo

Kerusuhan yang mewarnai aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam, 27 Agustus…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Banjir Bandang di Nepal-China. (Sumber: X)
Internasional

Banjir Bandang Nepal-Tibet: Hampir 900 Wisatawan Masih Hilang

Hampir 900 wisatawan asing masih dinyatakan hilang di Nepal dan wilayah Tibet,…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
2 hari lalu
Banjir Bandang di Nepal-China. (Sumber: X)
Internasional

Banjir Bandang Perbatasan Nepal – China, Kemlu Konfirmasi 45 WNI Dalam Kondisi Aman

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI angkat suara terkait kondisi warga negara Indonesia…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
3 hari lalu
Banjir Bandang di Nepal-China. (Sumber: X)
Internasional

Banjir Bandang Hantam Nepal-China, 160 Orang Tewas dan Ratusan Hilang

Sedikitnya 160 orang tewas dan ratusan lainnya hilang setelah banjir bandang dan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up