Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 1 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Dexlite Naik Gila-gilaan 20,3%, Pengamat: Jangan Korbankan Kelas Menengah Demi Pertalite
Ekonomi Bisnis

Dexlite Naik Gila-gilaan 20,3%, Pengamat: Jangan Korbankan Kelas Menengah Demi Pertalite

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: September 1, 2026 11:50 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi Nozzle BBM Nonsubsidi. (Sumber: Pertamina)
Ilustrasi Nozzle BBM Nonsubsidi. (Sumber: Pertamina)
SHARE

Kenaikan harga Dexlite sebesar 20,3 persen yang berlaku mulai 1 September 2026 dinilai menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali mekanisme subsidi BBM.

Daftar isi Konten
  • Subsidi Silang
  • Pastikan Mekanisme Subsidi

Pengamat kebijakan publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, mengingatkan jangan sampai beban mempertahankan harga BBM subsidi justru bergeser kepada konsumen nonsubsidi, terutama kelas menengah.

Selama ini kita mengenal subsidi silang. Filosofinya sederhana: mereka yang lebih mampu membayar lebih mahal agar kelompok kurang mampu memperoleh harga lebih murah,”

kata Achmad dalam keterangan resmi, Selasa, 1 September 2026.
Baca juga:
Harga Dexlite Naik Jadi Rp23.700, Pengamat Desak Pertamina Buka Struktur… Kenaikan harga Dexlite sebesar 20,3 persen menjadi Rp23.700 per liter mulai 1…
Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen,… Indonesia diperkirakan akan mengalami inflasi pada Agustus 2026. Inflasi Indonesia diperkirakan naik…
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700… PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi per 1…
  • Harga Dexlite Naik Jadi Rp23.700, Pengamat Desak Pertamina Buka Struktur Biaya
  • Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen, Ini Biang…
  • Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter

Diketahui, harga Dexlite naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter atau bertambah Rp4.000 per liter. Pada saat yang sama, harga Pertamina Dex naik Rp4.050 menjadi Rp25.200 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi tetap dipertahankan, dengan Biosolar sebesar Rp6.800 per liter dan Pertalite Rp10.000 per liter.

Subsidi Silang

Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)

Achmad menilai konsep subsidi silang justru berpotensi kehilangan makna apabila beban yang muncul justru bergeser dari redistribusi kemampuan ekonomi menjadi redistribusi beban.

Ia kemudian menyoroti kondisi ketika ruang fiskal semakin terbatas, sementara kebutuhan belanja negara terus meningkat. Dalam situasi itu, kompensasi pemerintah kepada Pertamina atas penugasan penjualan BBM tertentu di bawah harga keekonomian dapat menjadi persoalan tersendiri.

Persoalan muncul ketika ruang fiskal APBN semakin terbatas sementara kebutuhan belanja negara membesar. Kompensasi kemudian bukan hanya persoalan anggaran negara, tetapi juga dapat menjadi tekanan terhadap arus kas badan usaha,”

ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut perlu diikuti dengan transparansi mengenai struktur pembentukan harga BBM nonsubsidi. Sebab, apabila sebagian beban tidak lagi sepenuhnya ditanggung negara, terdapat risiko tekanan tersebut pada akhirnya dirasakan konsumen melalui harga produk nonsubsidi.

Tentu tidak tepat menyimpulkan bahwa kenaikan Dexlite atau Pertamina Dex otomatis digunakan untuk menutup Pertalite,”

katanya.

Pastikan Mekanisme Subsidi

Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Jalan Majapahit, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Jalan Majapahit, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)

Meski demikian, Achmad menilai pemerintah tetap perlu memastikan mekanisme subsidi tidak berubah menjadi pola ketika APBN menahan beban, Pertamina menanggung tekanan, sementara konsumen nonsubsidi menjadi pihak yang ikut menanggung konsekuensinya.

Ia juga mengingatkan bahwa konsumen BBM nonsubsidi tidak seluruhnya berasal dari kelompok masyarakat kaya. Sebagian merupakan kelas menengah yang menghadapi tekanan biaya hidup, mulai dari cicilan rumah, pendidikan, transportasi hingga kebutuhan sehari-hari.

Tidak semuanya the have. Di dalamnya terdapat kelas menengah yang sedang berada dalam survival mode,”

tegas Achmad.

Karena itu, ia meminta pemerintah berhati-hati dalam merancang kebijakan subsidi energi agar upaya menjaga daya beli kelompok bawah tidak justru memberikan tekanan berlebihan kepada kelompok menengah.

Subsidi silang seharusnya memindahkan sebagian kemampuan ekonomi dari yang kuat kepada yang lemah, bukan memindahkan kelemahan fiskal negara dan ketidakefisienan badan usaha kepada masyarakat yang kebetulan masih mampu membayar,”

imbuhnya.
Baca juga:
Catat! BGN Mau Buka Dapur SPPG Baru Tahun Ini, Janjikan… Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan tidak akan meminta tambahan anggaran…
Prabowo Putuskan Rp120 Triliun Keuntungan Danantara Dialihkan ke APBN Tahun… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pengalihan sebagian keuntungan Badan Pengelola Daya…
PPPK Tak Lagi Jadi Beban Daerah, Pemerintah Siapkan Skema Baru… Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Muhidin Mohamad Said memastikan pemerintah…
  • Catat! BGN Mau Buka Dapur SPPG Baru Tahun Ini, Janjikan Tak Minta…
  • Prabowo Putuskan Rp120 Triliun Keuntungan Danantara Dialihkan ke APBN Tahun Ini
  • PPPK Tak Lagi Jadi Beban Daerah, Pemerintah Siapkan Skema Baru Lewat APBN
Tag:APBNBBM NonsubsididexliteKelas menengahpertamax turbosubsidi bbm
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Boleh Delulu, Asal Tetap Action: Bongkar Mitos di Balik Tren Gen Z Gemar Manifesting
By Ani Ratnasari
Ilustrasi tren gen Z terkait manifesting di media sosial.
3
Anak Terancam Gagal Dapat Beasiswa Karena Data Desil, DPR Desak Pemerintah Bertindak
By Rahmat Tunny
Anggota Komisi X DPR RI, Stevano Rizki Adranacus.
4
Setelah 20 Tahun, Lionel Messi Akhirnya Pensiun dari Timnas Argentina
By Hadi Febriansyah
Lionel Messi kenag sulitnya lawan Swiss di Piala Dunia 2014
5

BERITA LAINNYA

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Usai Dua Bulan Defisit, BPS Lapor Neraca Perdagangan RI Juli 2026 Surplus US$0,12 Miliar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar US$0,12…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
26 menit lalu
Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Dexlite di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara. (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/bar)
Ekonomi Bisnis

Harga Dexlite Naik Jadi Rp23.700, Pengamat Desak Pertamina Buka Struktur Biaya

Kenaikan harga Dexlite sebesar 20,3 persen menjadi Rp23.700 per liter mulai 1…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
40 menit lalu
Eks Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.
Ekonomi Bisnis

Usai Mundur Perry Warjiyo Akhirnya Angkat Suara, Ucapkan Ini ke Destry Damayanti

Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2026 Perry Warjiyo buka suara, setelah pengunduran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
60 menit lalu
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Ekonomi Bisnis

Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen, Ini Biang Keroknya

Indonesia diperkirakan akan mengalami inflasi pada Agustus 2026. Inflasi Indonesia diperkirakan naik…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up