Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam buka suara usai adanya dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 431 santri pada Selasa, 1 September 2026.
Melalui unggahannya di Instagram pribadi @mahikastudio, pihak pesantren membantah kabar bahwa adanya korban jiwa terkait santri yang mengalami keracunan.
Terkait dengan berbagai informasi miring yang beredar di luar, khususnya kabar bohong mengenai adanya korban jiwa atau tuduhan bahwa sumber keracunan berasal dari dapur internal pondok, kami pastikan bahwa berita tersebut adalah hoax sepenuhnya,”
demikian isi dari pernyataan tersebut dikutip pada Rabu, 2 September 2026.
Perawatan Medis
Keterangan itu juga menyatakan bahwa seluruh santri telah mendapat perawatan medis.
Seluruh santriwan dan santriwati yang sempat mendapatkan perawatan medis akibat dugaan keluhan kesehatan pasca-konsumsi program Makan Bergizi (MBG) saat ini telah tertangani dengan baik,”
tambahnya.
Menjalani Pemulihan
Bahkan, lanjutnya, beberapa santri sudah kembali ke pondok pesantren dan menjalani pemulihan.
Sebagian besar dari mereka bahkan sudah kembali ke pondok pesantren dalam kondisi yang sehat dan stabil, sementara beberapa lainnya masih dalam pemantauan pemulihan akhir,”
tambahnya.
Dalam keterangan itu, pihak pesantren mengimbau seluruh wali santri dan masyarakat luas agar tetap tenang, bijak menyikapi informasi, serta tidak meneruskan kabar yang belum jelas kebenarannya.
Untuk pembaruan informasi yang akurat mengenai kondisi para santri, silakan merujuk langsung pada pengumuman resmi dari pihak pengasuh pondok pesantren,”
tutup keterangan tersebut.




















