Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 2 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pantau Makan Bergizi Gratis, BGN Rilis Aplikasi Khusus untuk Guru dan Petugas Posyandu
Nasional

Pantau Makan Bergizi Gratis, BGN Rilis Aplikasi Khusus untuk Guru dan Petugas Posyandu

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Mei 25, 2026 1:01 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat dipamerkan di Graha Wisata Niaga, Solo, Jawa Tengah
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat dipamerkan di Graha Wisata Niaga, Solo, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Maulana Surya/kye)
SHARE

Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan aplikasi Review Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) (Organoleptik) untuk memperkuat pengawasan Program MBG, dengan melibatkan guru dan kepala posyandu sebagai penilai kualitas makanan di lapangan.

Daftar isi Konten
  • Melakukan Penilaian
  • Kualitas Makanan

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya mengatakan sistem ini dibuat agar pengawasan kualitas makanan tidak hanya bergantung pada pengawasan internal pelaksana program.

Menurutnya, keterlibatan penerima manfaat diperlukan untuk memperkuat kontrol terhadap mutu makanan yang dibagikan setiap hari.

Aplikasi ini dikembangkan agar penerima manfaat ikut terlibat dalam pengawasan kualitas MBG. Dengan demikian Ka SPPG dan seluruh mitra semakin serius menjaga kualitas makanan yang didistribusikan,”

ujar Sony Sonjaya seperti dilansir dari laman resmi BGN.

Melakukan Penilaian

Melalui Aplikasi ini, pengguna aplikasi atau PIC Kelompok Penerima Manfaat MBG, yakni guru yang ditunjuk pihak sekolah dan kepala posyandu (Kaposyandu) melakukan penilaian, meliputi ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, hingga variasi menu yang disajikan.

Baca juga:
Heboh 431 Santri Diduga Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo: Tak Ada… Bupati Sidoarjo Subandi membantah kabar bahwa santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam…
Ratusan Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, DPR Desak BGN… Kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, ratusan…
431 Santri Diduga Keracunan MBG, Pondok Pesantren Manbaul Hikam Bantah… Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam buka suara usai adanya dugaan keracunan program…
  • Heboh 431 Santri Diduga Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo: Tak Ada yang Meninggal
  • Ratusan Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, DPR Desak BGN Berbenah Total
  • 431 Santri Diduga Keracunan MBG, Pondok Pesantren Manbaul Hikam Bantah Ada Korban…

Berdasarkan data Dashboard Review Menu MBG per Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 21.31 WIB, tercatat sebanyak 1.707 laporan telah masuk dari berbagai daerah.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.705 laporan atau 99,88 persen menyatakan makanan layak dikonsumsi, sedangkan dua laporan menyebut makanan tidak layak konsumsi.

Data juga mencatat distribusi makanan tepat waktu mencapai 97,95 persen atau sebanyak 1.672 laporan.

Kualitas Makanan

Sementara itu 35 laporan lainnya mencatat adanya keterlambatan dalam distribusi makanan tersebut.

Pada aspek kualitas makanan, sebanyak 1.702 laporan atau sekitar 99,71 persen menyebut aroma makanan masih layak.

IDAI Semprot BGN soal Susu Formula di MBG, Ini Respon Dadan Hindayana

Dari sisi tampilan, sebanyak 1.697 laporan atau 99,41 persen menilai kondisi makanan sesuai standar.

Sedangkan pada aspek rasa, sebanyak 1.688 laporan atau 98,89 persen menyatakan makanan dalam kondisi normal dan dapat diterima penerima manfaat.

Meski demikian, pelibatan pihak eksternal dalam pengawasan ini dinilai menjadi sinyal bahwa BGN ingin memperkuat kontrol kualitas di tengah besarnya cakupan program MBG yang melibatkan banyak mitra distribusi makanan di berbagai daerah.

Sony mengatakan keterlibatan guru dan Kaposyandu diharapkan dapat membantu proses evaluasi serta menjadi sistem deteksi dini apabila ditemukan persoalan dalam distribusi maupun kualitas makanan.

BGN berharap aplikasi tersebut dapat membantu menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis dan meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaannya.

Tag:aplikasiBGNguruMBGPetugas Posyandu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, 431 Dilarikan ke RS
By Syifa Fauziah
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
1
BBM Swasta Naik Lagi: BP Ultimate Tembus Rp19.330, Diesel Jadi Rp25.420 per Liter
By Natania Longdong
Ilustrasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BP-AKR.
2
Garuda Muda dalam Tekanan, Timnas Indonesia U-20 Wajib Hajar Laos demi Tiket Piala Asia
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20
3
DJP Kantongi Rp825 Miliar dari Pengemplang Pajak Sektor Besi dan Baja, Ini Modusnya
By Anisa Aulia
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto (sumber: DJP)
4
Pertamax Green 95 Naik Rp2.550, Kini Tembus Rp19.150 per Liter! Ini Harga Terbarunya
By Natania Longdong
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan menu MBG. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Nasional

Ratusan Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, DPR Desak BGN Berbenah Total

Kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, ratusan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Warga melihat situs judi online melalui gawainya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (24/7/2026).
Nasional

DPR Kaji Judol Masuk Sasaran Perampasan Aset, Uangnya Bisa Kabur ke Luar Negeri

Judi online (judol) belum masuk dalam 13 kriteria tindak pidana yang diumumkan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
1 jam lalu
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah.
Nasional

Anggaran Komnas HAM 2027 Bikin Geleng Kepala: Penyelidikan 3 Kasus HAM Berat Rp0

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menghadapi keterbatasan anggaran untuk menjalankan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (tengah) didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto (kedua kiri), Gubernur Sumatera Sleatn Herman Deru (kanan), Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar (kiri), Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin Netta Indian (ketiga kiri) dan Bupati Kabupaten PALI Asgianto (kedua kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai rapat kordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026). Rapat tersebut membahas penanganan karhutla dan penegakan hukum terhadap perusahaan yang sengaja melakukan pembakaran lahan di daerah tersebut untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Nasional

Raja Juli Sebut Asap Karhutla Tembus Malaysia Karena Tak Punya KTP, Anies: Kok Seperti Dejavu

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan telah berdampak…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up