Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pantau Makan Bergizi Gratis, BGN Rilis Aplikasi Khusus untuk Guru dan Petugas Posyandu
Nasional

Pantau Makan Bergizi Gratis, BGN Rilis Aplikasi Khusus untuk Guru dan Petugas Posyandu

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Mei 25, 2026 1:01 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat dipamerkan di Graha Wisata Niaga, Solo, Jawa Tengah
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat dipamerkan di Graha Wisata Niaga, Solo, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Maulana Surya/kye)
SHARE

Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan aplikasi Review Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) (Organoleptik) untuk memperkuat pengawasan Program MBG, dengan melibatkan guru dan kepala posyandu sebagai penilai kualitas makanan di lapangan.

Daftar isi Konten
  • Melakukan Penilaian
  • Kualitas Makanan

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya mengatakan sistem ini dibuat agar pengawasan kualitas makanan tidak hanya bergantung pada pengawasan internal pelaksana program.

Menurutnya, keterlibatan penerima manfaat diperlukan untuk memperkuat kontrol terhadap mutu makanan yang dibagikan setiap hari.

Aplikasi ini dikembangkan agar penerima manfaat ikut terlibat dalam pengawasan kualitas MBG. Dengan demikian Ka SPPG dan seluruh mitra semakin serius menjaga kualitas makanan yang didistribusikan,”

ujar Sony Sonjaya seperti dilansir dari laman resmi BGN.

Melakukan Penilaian

Melalui Aplikasi ini, pengguna aplikasi atau PIC Kelompok Penerima Manfaat MBG, yakni guru yang ditunjuk pihak sekolah dan kepala posyandu (Kaposyandu) melakukan penilaian, meliputi ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, hingga variasi menu yang disajikan.

Baca juga:
Harga Telur dan Ayam di Peternak Berangsur Pulih, Bapanas Klaim… Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut harga ayam dan telur di tingkat peternak…
Eks Jampidsus jadi Tersangka Korupsi, Kejagung Klaim Tancap Gas Usut… Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan penyidikan dugaan kasus korupsi tata Kelola program Makan…
JC Ditolak LPSK, Nasib Eks Waka BGN Sony Sanjaya di… Langkah terakhir eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya yang…
  • Harga Telur dan Ayam di Peternak Berangsur Pulih, Bapanas Klaim Gegara MBG…
  • Eks Jampidsus jadi Tersangka Korupsi, Kejagung Klaim Tancap Gas Usut Skandal MBG
  • JC Ditolak LPSK, Nasib Eks Waka BGN Sony Sanjaya di Kasus Korupsi…

Berdasarkan data Dashboard Review Menu MBG per Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 21.31 WIB, tercatat sebanyak 1.707 laporan telah masuk dari berbagai daerah.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.705 laporan atau 99,88 persen menyatakan makanan layak dikonsumsi, sedangkan dua laporan menyebut makanan tidak layak konsumsi.

Data juga mencatat distribusi makanan tepat waktu mencapai 97,95 persen atau sebanyak 1.672 laporan.

Kualitas Makanan

Sementara itu 35 laporan lainnya mencatat adanya keterlambatan dalam distribusi makanan tersebut.

Pada aspek kualitas makanan, sebanyak 1.702 laporan atau sekitar 99,71 persen menyebut aroma makanan masih layak.

IDAI Semprot BGN soal Susu Formula di MBG, Ini Respon Dadan Hindayana

Dari sisi tampilan, sebanyak 1.697 laporan atau 99,41 persen menilai kondisi makanan sesuai standar.

Sedangkan pada aspek rasa, sebanyak 1.688 laporan atau 98,89 persen menyatakan makanan dalam kondisi normal dan dapat diterima penerima manfaat.

Meski demikian, pelibatan pihak eksternal dalam pengawasan ini dinilai menjadi sinyal bahwa BGN ingin memperkuat kontrol kualitas di tengah besarnya cakupan program MBG yang melibatkan banyak mitra distribusi makanan di berbagai daerah.

Sony mengatakan keterlibatan guru dan Kaposyandu diharapkan dapat membantu proses evaluasi serta menjadi sistem deteksi dini apabila ditemukan persoalan dalam distribusi maupun kualitas makanan.

BGN berharap aplikasi tersebut dapat membantu menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis dan meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaannya.

Tag:aplikasiBGNguruMBGPetugas Posyandu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kejagung Teken 3 Sprindik Baru: Febrie Diperiksa Sebagai Saksi, Belum Ada Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna
1
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
2
Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
3
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
4
NCB Polri Sukses Pulangkan Buron Saham Tambang Kariatun Tan dari China
By Rahmat Baihaqi
NCB Interpol Polri bersama Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok.
5

BERITA LAINNYA

Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

Merasa jadi Korban Bullying, Pigai ‘Ngamuk’ ke Aparat: Kenapa Polisi Tak Hentikan?

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai, melontarkan kritik kepada aparat…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
1 jam lalu
Kementerian Kebudayaan RI menyiapkan basis data terpadu masyarakat adat.
Nasional

Kementerian Kebudayaan Waspadai Masyarakat Adat ‘Jadi-jadian’, Basis Data Segera Disiapkan

Kementerian Kebudayaan RI menyiapkan basis data terpadu masyarakat adat sebagai bagian dari…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Menteri HAM Natalius Pigai dalam rapat bersama Baleg DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 15 Juli 2026.
Nasional

RUU Masyarakat Adat: Pigai Usul Bikin Komnas Baru sebagai Benteng Terakhir

Menteri HAM Natalius Pigai mengusulkan pembentukan Komisi Nasional Masyarakat Adat dalam Rancangan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
1 jam lalu
Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan di gedung DPR, 15 Juli 2026.
Nasional

Data Kemenbud: 2.506 Komunitas Masyarakat Adat di RI Masih Luntang-lantung tanpa Pengakuan

Kementerian Kebudayaan RI mengungkap dari total 3.292 komunitas masyarakat adat yang terdata,…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up