Borneo FC siap membuka perjalanan di Super League 2026–2027 dengan menjamu Persija Jakarta. Pertandingan pekan pertama tersebut akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu, 5 September 2026.
Meski Persija merupakan salah satu klub besar di sepak bola Indonesia, Borneo FC memilih tidak melakukan persiapan berbeda untuk menghadapi Macan Kemayoran.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menegaskan timnya tetap menjalani program persiapan seperti biasanya. Menurutnya, Borneo FC sudah terbiasa menghadapi Persija sehingga tidak ada alasan untuk mengubah pola persiapan secara khusus.
Biasa-biasa saja, tidak ada yang harus saya khawatirkan karena memang kita setiap tahunnya ketemu,”
kata Dandri di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.
Borneo FC memang memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri. Namun, Dandri menyadari laga melawan Persija tetap membutuhkan konsentrasi tinggi.
Ia menilai persaingan Super League 2026–2027 akan berlangsung ketat karena hampir seluruh klub melakukan pembenahan skuad untuk menghadapi musim baru.
Karena itu, Borneo FC tidak hanya memandang Persija sebagai lawan berat. Setiap tim yang mereka hadapi dianggap memiliki potensi untuk memberikan masalah.
Semua tim lawan ini kuat. Jadi semua kita harus hadapi,”
ujar Dandri.
Pernyataan tersebut menunjukkan Borneo FC tidak ingin terjebak pada status atau nama besar lawan. Fokus utama mereka adalah memastikan persiapan tim berjalan optimal sebelum pertandingan.
Bertanding di Samarinda
Selain kekuatan lawan, kondisi Samarinda sempat menjadi perhatian menjelang pertandingan pembuka Super League.
Sempat beredar kabar mengenai kabut asap yang dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan.
Situasi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi persiapan maupun jalannya pertandingan Borneo FC kontra Persija.
Namun, Dandri memastikan kondisi di Samarinda saat ini baik-baik saja. Ia bahkan menegaskan tidak ada persoalan kabut asap yang dapat mengganggu agenda pertandingan pada 5 September mendatang.
Malahan isunya Kalimantan Timur, Samarinda, asap lah, Samarinda nggak ada asap, sudah ya. Berkat doa teman-teman semua, untuk Samarinda,”
kata Dandri.
Dengan kepastian tersebut, duel Borneo FC vs Persija Jakarta tetap dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri.
Borneo FC kini tinggal menunggu hari pertandingan untuk memulai perjuangan di Super League 2026–2027. Dandri berharap kondisi cuaca di Samarinda tetap bersahabat sehingga pertandingan dapat berjalan sesuai rencana.
Jadi, kita bisa menggelar tanggal 5 dengan cuaca yang baik lah mestinya,”
tambahnya.
Dukungan publik Samarinda juga diharapkan dapat menjadi energi tambahan bagi Borneo FC saat menghadapi Persija.
Berebut Start Positif
Pertemuan Borneo FC vs Persija Jakarta menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian pada pekan pertama Super League 2026–2027.
Kedua tim sama-sama memiliki target mengawali kompetisi dengan hasil positif. Borneo FC tentu ingin memaksimalkan keuntungan sebagai tuan rumah, sedangkan Persija berambisi membawa pulang poin dari Samarinda.
Dengan persiapan yang berjalan normal, Borneo FC memilih untuk tidak terpengaruh nama besar Persija. Dandri Dauri dan anak asuhnya akan lebih fokus pada kesiapan tim sendiri.
Kini, duel di Stadion Segiri tinggal menunggu waktu. Borneo FC vs Persija Jakarta berpotensi menjadi salah satu laga pembuka Super League 2026–2027 yang paling menarik.




















