Derby London mewarnai pekan ketiga Premier League 2026/2027 ketika Arsenal berhadapan dengan Chelsea di Emirates Stadium, Minggu, 6 September 2026 malam WIB.
Sebagai juara bertahan, Arsenal menunjukkan karakter kuat setelah sempat tertinggal lebih dahulu. The Gunners akhirnya mengamankan kemenangan 2-1 atas Chelsea dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Chelsea mampu mengejutkan tuan rumah ketika Morgan Rogers mencetak gol saat pertandingan baru berjalan dua menit.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Arsenal perlahan meningkatkan tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Kai Havertz pada menit ke-25.
Memasuki babak kedua, Martin Odegaard membawa Arsenal berbalik unggul pada menit ke-50. Gol tersebut sekaligus memastikan The Gunners mengamankan tiga poin dalam derby London.
Arsenal juga lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka mencatat 55 persen penguasaan bola dan menghasilkan empat peluang besar dari total 16 tembakan.
Arsenal Mendominasi Chelsea
Kemenangan tersebut memperpanjang dominasi Arsenal atas Chelsea di Premier League. Chelsea terakhir kali mampu mengalahkan Arsenal di kompetisi kasta tertinggi Inggris pada 2021.
Setelah itu, The Gunners terus menjadi lawan yang sulit ditaklukkan bagi The Blues.
Catatan buruk Chelsea juga semakin panjang ketika bermain tandang menghadapi Arsenal. Chelsea kini menelan lima kekalahan tandang secara beruntun dari lawan yang sama di Premier League.
Catatan tersebut menjadi kali kedua Chelsea mengalami lima kekalahan tandang beruntun melawan satu tim di Premier League.
Sebelumnya, mereka pernah merasakan rentetan lebih panjang saat menghadapi Liverpool, yakni enam kali pada periode 1992–1997.
Xabi Alonso Akui Derby
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, mengakui pertandingan melawan Arsenal berjalan dengan intensitas tinggi.
Menurutnya, kedua tim harus mempertahankan konsentrasi sepanjang laga agar mampu mengendalikan pertandingan.
Pertandingan tadi berlangsung sangat ketat dan intens,”
kata Xabi Alonso di laman resmi Chelsea.
Xabi Alonso juga menyebut, timnya harus menjaga konsentrasi tingkat tinggi agar tidak memberi mereka banyak kesempatan untuk terus bersaing dalam laga tersebut, Alonso juga tidak menampik bahwa kekalahan tersebut menjadi hasil yang mengecewakan bagi Chelsea.
Meski demikian, ia meminta timnya segera mengambil pelajaran karena musim masih berada di tahap awal.
Ini adalah kekalahan dan kami kecewa; rasa sakit hati itu memang perlu ada, namun harus disikapi secara positif karena ini baru pertandingan ketiga (musim ini),”
ujar Alonso.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan bahwa Chelsea masih memiliki perjalanan panjang di Premier League 2026/2027.
Masih banyak pertandingan yang harus dijalani, dan kami memang sudah menduga bahwa laga hari ini akan berlangsung sangat sengit,”
tambahnya.




















