Viral di media sosial potongan video seorang WNI bernama Ahmad bertanya kepada Syekh Assim Al-Hakeem dalam program keislaman “Ask Zad” yang tayang di Zad TV.
Ahmad melontarkan pertanyaan yang tak biasa, ia bertanya apakah dosa rakyat yang dizalimi pemimpin bisa dilimpahkan kepada pemimpin tersebut di akhirat.
Syekh saya ingin tanya misal ada pemimpin yang zalim di negara kita, di akhirat nanti bisa nggak kita limpahkan dosa ke mereka?”
tanya Ahmad.
Pertanyaan tersebut kemudian mendapat jawaban tegas dari Syekh Assim.
Tentu saja, itu tidak perlu diragukan lagi,”
ujar Syekh Assim Al-Hakeem.
Ia kemudian menjelaskan mengenai kewajiban umat Muslim untuk menaati pemimpin, meskipun pemimpin tersebut memiliki keburukan atau melakukan kezaliman.
Namun, menurutnya ketaatan tersebut tetap memiliki batas, yakni selama tidak diperintahkan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan syariat.
Nabi bersabda, ‘Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah Azza wa Jalla’,”
ujarnya.
Syekh Assim juga menjelaskan bahwa sikap terhadap penguasa tidak berarti seseorang harus mencintainya.
Potongan video
Ia menekankan bahwa menurut penjelasan yang disampaikannya, umat Muslim juga perlu menghindari tindakan yang dapat memicu fitnah, musibah, dan perpecahan yang lebih besar.
Potongan video tersebut kembali ramai setelah diunggah akun Instagram @trensterid. Dalam waktu kurang dari 24 jam, unggahan tersebut disebut telah meraih 48,1 ribu likes, 2,6 ribu komentar, 11,8 ribu posting ulang, dan 11,4 ribu share.
Alih-alih hanya membahas isi jawaban Syekh Assim, sejumlah netizen malah ramai-ramai membuat candaan soal “surga jalur WNI.”
Masuk surga jalur wni amiin,”
doa @ilham_ridho1.
Sementara itu, @anton_hariyanto ikut menanggapi dengan nada bercanda. Ia menyebut status sebagai WNI seolah menjadi “jalur” tersendiri menuju surga.
Alhamdulilaaah.. Jalur surga jd WNI.. Aaamiiiinnn… Takbirrr!!!”
tulis @anton_hariyanto.
Candaan serupa juga muncul dari @dendiy_slstyo. Ia mengaitkan jawaban Syekh Assim dengan istilah “surga jalur WNI” yang sebelumnya ramai digunakan warganet.
Berarti istilah ‘surga jalur WNI’ gak asal dibuat yak,”
gurau @dendiy_slstyo.
Ada pula netizen yang langsung mengaitkan pembahasan tersebut dengan jajaran pejabat pemerintahan di Indonesia. @kiecharito_ bahkan menyebut mulai dari pemerintah daerah hingga presiden dalam komentarnya.
Bearti dri pemerintah daerah, DPR, Menteri sampe wakil dan presidennya bisa semua terima kaasih syekh singkat padat dan jelas,”
komentar @kiecharito_.
Tak berhenti di situ, ada pula netizen yang membawa jawaban tersebut ke perdebatan mengenai perbedaan pandangan tokoh agama.
@joniirawanmail menyinggung respons yang menurutnya bisa berbeda jika persoalan serupa dijawab oleh ustaz atau kiai dari kelompok tertentu.
Tapi beda lagi kalo yg jawabnya ustad atau kyai dari ngaNU malah disuruh doain pejabat agar dihapus dosa dosanya,”
sindir @joniirawanmail.



















