Bekerja, belajar, atau menghabiskan waktu berjam-jam di ruangan ber-AC sudah menjadi bagian dari keseharian banyak orang.
Suhu yang sejuk memang membuat aktivitas di dalam ruangan terasa lebih nyaman, terutama ketika cuaca di luar sedang panas.
Namun, terlalu lama berada di ruangan ber-AC ternyata dapat membuat kulit terasa lebih kering. Keluhan yang muncul bisa berupa kulit terasa kasar, bersisik, mengelupas, hingga muncul rasa gatal.
Kondisi tersebut tentu dapat mengganggu kenyamanan, terlebih bagi orang yang memiliki kulit sensitif.
Bikin Kulit Kering
Melansir dari laman Alodokter (26 Februari 2026), paparan AC dalam waktu lama dapat membuat kulit lebih mudah kehilangan kelembapan.
Udara di dalam ruangan ber-AC cenderung memiliki kelembapan yang lebih rendah sehingga air pada permukaan kulit lebih cepat menguap.
Akibatnya, kulit dapat terasa kering, kasar, kusam, atau bahkan mengelupas. Karena itu, orang yang sehari-hari banyak menghabiskan waktu di ruangan ber-AC perlu memberikan perhatian lebih terhadap kelembapan kulit.
Belum Tentu karena AC
Meski berada di ruangan dingin dapat membuat kulit lebih kering, keluhan seperti gatal, bersisik, atau muncul bintik-bintik belum tentu hanya disebabkan oleh AC.
Pada orang dengan kulit sensitif, paparan suhu dingin juga dapat memicu alergi dingin. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa gatal dan bintik-bintik pada kulit.
Namun dalam beberapa kasus, reaksi alergi juga dapat disertai gejala lain seperti pembengkakan atau sesak napas.
Selain alergi, kulit kering dan gatal juga dapat berkaitan dengan kondisi lain, seperti infeksi jamur, infeksi bakteri, atau psoriasis.
Cara Mengatasi
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kulit tetap lembap meski sering berada di ruangan ber-AC.
1. Gunakan pelembap secara rutin. Pelembap dapat digunakan setelah mandi dan sebelum tidur untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Pilih produk yang lembut dan, terutama bagi pemilik kulit sensitif, hindari produk dengan kandungan alkohol atau pewangi yang berpotensi menyebabkan iritasi.
2. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih secara rutin. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
3. Gunakan sabun yang lembut. Produk pembersih yang terlalu keras dapat menghilangkan minyak alami pada kulit sehingga membuatnya semakin kering.
4. Hindari mandi air panas. Air panas dapat mengurangi minyak alami yang berfungsi membantu menjaga kelembapan kulit.
5. Gunakan humidifier di ruangan ber-AC. Alat ini dapat menjadi pilihan. Alat tersebut membantu meningkatkan kelembapan udara sehingga lingkungan di dalam ruangan tidak terlalu kering.
6. Hindari menggaruk kulit. Saat terasa gatal sebaiknya jangan langsung digaruk. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan iritasi, luka, dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi.
Perhatikan Kulit
Kulit kering yang muncul setelah terlalu lama berada di ruangan ber-AC umumnya dapat dibantu dengan perawatan sederhana. Namun, pemeriksaan medis diperlukan jika keluhan terasa berat atau tidak kunjung membaik.
Menjaga kelembapan kulit menjadi hal penting bagi orang yang sering menghabiskan waktu di ruangan ber-AC.
Namun, jika kondisi kulit semakin parah atau disertai gejala lain, sebaiknya jangan hanya mengandalkan perawatan mandiri dan segera konsultasikan dengan dokter.




















