Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk harus menunda keinginannya untuk menjalani debut di UEFA Champions League (UCL) bersama LOSC Lille.
Verdonk masuk dalam daftar skuad Lille ketika menghadapi Real Betis pada pertandingan Liga Champions, Rabu, 9 September 2026 dini hari WIB.
Namun, Verdonk tak mendapatkan kesempatan bermain dalam laga yang berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy tersebut. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Real Betis 3-2 setelah Lille harus bermain dengan 10 pemain.
Lille membuka pertandingan dengan cukup baik. Ayase Ueda membawa tim tuan rumah unggul pada menit ke-13. Real Betis kemudian menyamakan skor melalui Marc Bartra pada menit ke-33. Namun, Lille kembali memimpin hanya tiga menit berselang setelah Alexandro mencetak gol.
Memasuki babak kedua, Betis mampu membalikkan keadaan. Bartra mencetak gol keduanya pada menit ke-49 untuk membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Empat menit kemudian, Troy Parrott membawa tim tamu berbalik unggul 3-2. Situasi Lille semakin sulit setelah Ethan Mbappe menerima kartu merah pada menit ke-56. Lille pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Verdonk sebenarnya sudah masuk daftar pemain Lille untuk pertandingan tersebut. Namun, pemain 28 tahun itu tidak mendapatkan kesempatan turun ke lapangan. Sepanjang pertandingan, Verdonk hanya berada di bangku cadangan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kondisi tersebut membuat debut Verdonk di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa harus tertunda.
Sudah Ukir Sejarah
Meski belum tampil di lapangan, kehadiran Verdonk dalam skuad Lille pada pertandingan Liga Champions tetap jadi catatan penting.
Verdonk tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang masuk dalam atmosfer Liga Champions Eropa. Sebelumnya, pemain-pemain Indonesia yang berkarier di Eropa lebih banyak mendapatkan kesempatan tampil di Liga Europa.
Dengan demikian, tonggak baru sudah berhasil ditorehkan pemain keturunan Aceh itu meski debutnya masih harus menunggu.
Peluang Verdonk untuk mencatatkan penampilan pertama di Liga Champions masih sangat besar. Masih ada tujuh pertandingan fase liga yang bisa jadi kesempatan bagi pemain berusia tersebut untuk mendapatkan menit bermain bersama Lille.
Pada musim ini, Verdonk memang lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia biasanya mendapatkan kesempatan bermain pada babak kedua untuk memberikan energi tambahan sekaligus membantu serangan tim.
Jika Ethan Mbappe tidak mendapatkan kartu merah pada awal babak kedua, peluang Verdonk untuk dimainkan bisa saja lebih terbuka.
Meski debut UCL belum terwujud, Verdonk tetap berhasil menorehkan sejarah bagi sepak bola Indonesia.
























