Pencarian hari kedua lima pewarta foto yang hilang kontak saat kegiatan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau oleh Tim SAR gabungan belum membuahkan hasil.
Operasi pencarian operasi gabungan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga pukul 15.22 WIB.
Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil. Kami tidak berhenti melakukan upaya pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan terus kami evaluasi untuk menentukan strategi berikutnya,”
ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad dalam keterangannya, Rabu, 9 September 2026.
Perluas Area Penyisiran


Pada hari kedua pencarian, Amrad mengatakan tim gabungan telah memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan seluruh unsur serta sarana yang tersedia.
Dalam operasi SAR H2, KN SAR Tetuka 247 melakukan penyisiran di Sektor 2 dengan total jarak 68,3 nautical mile (NM), sementara KAL Anyer menyisir area yang sama dengan total jarak 69,5 NM.
Pencarian juga dilakukan oleh RIB 02 dan RIB 03 Lampung di Sektor 1 dengan total jarak 67 NM. Tim melakukan penyisiran dan pemantauan visual di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga kawasan Krakatau.
Sementara itu, RIB 02 Banten melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang. KP Sanjaya menyisir Sektor 4 dengan total jarak 67,3 NM, sedangkan KRI Leuser dan KRI Lepu masing-masing melakukan pencarian di sektor yang telah ditentukan.
Namun hingga pukul 15.22 WIB, tim telah melakukan pencarian sesuai titik koordinat SAR Map dan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Debu Vulkanik Tebal


Selain melakukan pencarian, Amrad mengatakan, tim SAR gabungan mendapati Gunung Anak Krakatau terpantau mengeluarkan material debu vulkanik cukup tebal. Alhasil, petugas tidak bisa mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.
Kami juga memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Saat terlihat adanya material debu vulkanik yang cukup tebal, kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan bagi seluruh personel. Pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan,”
ucapnya.
Amrad bilang, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk nantinya dilakukan pencarian pada hari berikutnya. Dia berharap, operasi selanjutnya dapat menemukan lima pewarta foto tersebut.
Adapun kelima perwarta foto tersebut yakni:
- M Bagus Khoirunnis (Antara)
- Arie Basuki (Merdeka.com)
- Yudhis (iNews)
- Daus (Anadolu)
- Donal (Freelance)
Diketahui, komunikasi terakhir pada pukul 14.42 WIB, 7 September 2026 mengirim share lokasi terakhir dan pada pukul 15.04 WIB terjadi hilang kontak.
Pasca menerima informasi tersebut, tim SAR gabungan menerjunkan enam personel guna melakukan pencarian dengan mengerahkan Polairud Pandeglang, Tim Rescue USS Pandeglang, serta pemilik kapal setempat.

























