Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 10 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Pengusaha Sound Horeg “Dirujak” Netizen Usai Sebut Fatwa MUI Jatim “Goblok”
Hype

Pengusaha Sound Horeg “Dirujak” Netizen Usai Sebut Fatwa MUI Jatim “Goblok”

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
Last updated: September 10, 2026 12:47 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Sound Horeg
Sound Horeg. (Sumber: um-surabaya.ac.id)
SHARE

Viral potongan video yang memperlihatkan perdebatan antara pengusaha sound horeg dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur soal fatwa haram MUI mengenai sound horeg dalam program Catatan Demokrasi tvOne.

Daftar isi Konten
  • Subjektif
  • Reaksi Netizen

Hingga 10 September 2026, video yang diunggah akun Instagram @sumbarterkini_id telah mengumpulkan 17,9 ribu likes, 3 ribu komentar, dan lebih dari 1,6 ribu kali dibagikan.

Baca juga:
SD di NTT Nyaris Rubuh dan Nggak Ada Listrik Malah… Bayangkan sebuah sekolah dengan dinding bambu bambu dengan banyak lubang yang menganga,…
Heboh Sejumlah Tokoh Bantah Jadi Penulis Buku Islam Ala Prabowo,… Buku ‘Islam Ala Prabowo’ kembali jadi sorotan netizen. Kali ini perhatian netizen…
Karhutla Kepung Gunung di Jawa Timur: Semeru Terparah, Kawah Ijen… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di sejumlah kawasan pegunungan Jawa Timur.…
  • SD di NTT Nyaris Rubuh dan Nggak Ada Listrik Malah Dapat Smart…
  • Heboh Sejumlah Tokoh Bantah Jadi Penulis Buku Islam Ala Prabowo, Netizen: “Makin…
  • Karhutla Kepung Gunung di Jawa Timur: Semeru Terparah, Kawah Ijen Ditutup

Di kolom komentar banyak publik menilai fatwa MUI ini sudah tepat, karena banyak pihak yang menilai sound horeg sendiri bukan sekadar soal suara musik dengan volume tinggi yang tidak hanya merugikan kesehatan dan lingkungan, tapi juga mengkritisi bentuk hiburan yang ditampilkan dalam parade sound system tersebut.

Sebelumnya, pada 15 Juli 2026 MUI Jawa Timur sebelumnya telah menetapkan Fatwa Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound Horeg.

Dilansir dari laman MUI digital, MUI Jawa Timur menyatakan penggunaan sound horeg dengan suara melebihi batas wajar hingga mengganggu kesehatan atau merusak fasilitas hukumnya haram. 

Begitu pula jika disertai joget dengan membuka aurat dan kemungkaran lainnya. Sementara penggunaan sound dengan volume wajar untuk kegiatan positif seperti resepsi, pengajian, dan sholawatan diperbolehkan selama tidak disertai hal yang diharamkan.

Fatwa inilah yang menjadi perdebatan dalam program tersebut. Pengusaha Sound Horeg Jawa Timur, Setyo Budi Mularso, secara terbuka mengkritik keputusan MUI Jawa Timur. Ia bahkan menyebut fatwa tersebut sebagai bentuk “kegoblokan” MUI Jawa Timur.

Jadi kalau saya sendiri terkait untuk haram bagi saya MUI Jawa Timur itu bagi saya sendiri itu sebuah kegoblokan MUI-nya sendiri,”

kata Setyo dikutip dari akun Instagram @sumbarterkini_id pada 10 September 2026.

Setyo mengaku, menghormati MUI Jawa Timur dan masyarakat Jawa Timur. Namun, ia menilai MUI seharusnya berperan dalam menata serta membina para pelaku sound horeg.

Subjektif

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur, KH Ma’ruf Khozin.

Ma’ruf mengatakan, pandangan yang disampaikan pengusaha sound horeg tersebut bersifat subjektif. Menurutnya, kondisi di lapangan tidak selalu seperti yang digambarkan dalam pernyataan tersebut.

Ia menyebut terdapat ribuan pemilik sound horeg dengan praktik yang berbeda-beda. Sebagian memang menaati aturan, tetapi MUI juga menerima laporan mengenai kegiatan yang dinilai melanggar ketentuan.

Yang beliau sampaikan ini adalah yang baik-baiknya saja. Sementara peristiwa-peristiwa yang memang di situ melanggar mulai dari aturan dan lain sebagainya tadi beliau bilang tidak ada dancer, itu mungkin di bagian beliau,”

ungkap Ma’ruf.
Baca juga:
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di… Duka mendalam menyelimuti relawan pemadam kebakaran hutan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dalam…
Julukan Prabowo 'Asbun' hingga Gibran 'Kosong' Muncul, Ada Pesan Serius… Munculnya julukan satire terhadap pejabat publik di media sosial Threads dinilai bukan…
Borgol Plastik Polri Dianggarkan Rp24 Miliar, Netizen Langsung Roasting: Murah… Biasanya, borgol identik dengan benda berbahan besi yang digunakan polisi untuk memborgol…
  • Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan…
  • Julukan Prabowo 'Asbun' hingga Gibran 'Kosong' Muncul, Ada Pesan Serius di Balik…
  • Borgol Plastik Polri Dianggarkan Rp24 Miliar, Netizen Langsung Roasting: Murah Banget!

Ia kemudian menyinggung keberadaan penari hingga konsumsi minuman keras dalam sejumlah kegiatan sound horeg.

Di bagian realitas yang lain jauh lebih besar. Tinggal mudah kita melihat di YouTube bagaimana setiap ada yang namanya sound horeg selalu ada dancernya bahkan sudah mulai terang-terangan minum-minuman keras,”

lanjutnya.

Ma’ruf menegaskan, sikap MUI bukan dimaksudkan untuk menghambat masyarakat, melainkan sebagai upaya menjaga agar aktivitas tersebut tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar.

Reaksi Netizen

Potongan video tersebut kemudian memancing beragam reaksi dari netizen. Sebagian warganet menyoroti cara penyampaian pengusaha sound horeg, sementara lainnya menyatakan dukungan terhadap sikap MUI Jawa Timur.

Dari cara ngomong keliatan mana yang berilmu, dan mana yg kosong,”

tulis akun wisnu0718.

Ada pula netizen yang menyindir pola pikir pengusaha tersebut dengan mengaitkannya dengan suara keras sound horeg.

Pola pikirnya rusak, kena getaran horeg,”

sindir @nurulyaqinn.

Dukungan terhadap MUI juga disampaikan akun @adialand. Ia menilai persoalan sound horeg tidak hanya berkaitan dengan hiburan, tetapi juga dampak kegiatan yang ditampilkan di ruang publik.

Saya adalah orang yg sepakat dengan MUI karena realitanya sound horeg memang seperti diskotik berjalan banyak keburukan yg di pertontonkan & mirisnya anak” kecil melihat itu semua,”

tulisnya.

Sementara itu, akun @bunayya_amrullah mempertanyakan bagaimana sikap pelaku sound horeg lainnya jika perwakilan yang tampil dalam diskusi tersebut dianggap sebagai salah satu pembicara dari komunitas tersebut.

Ini level pembicara paling tinggi di komunitas sound horeg yang rendah gimana ya, kalau yg tinggi aja seperti itu,”

tulisnya.

Tak satir kocak komentar lain datang dari @triagungatmojo yang membuat perbandingan antara diskotek dan fenomena sound horeg.

Dulu diskotik dijauhi karena ada miras dan adegan vulgarnya. Sekarang diskotik turun ke jalan dengan goyang-goyangnya dan dinikmati anak kecil. Wahhh parah parah,”

tulisnya.
Tag:jawa timurmuiNetizensound horeg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
By Ani Ratnasari
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
1
Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
2
Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
By Hadi Febriansyah
Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
3
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
By Ani Ratnasari
Ikan Tongkol
4
Usut Kasus Iklan Bank BJB: KPK Masih Hitung Kerugian, Eks Dirut Belum Masuk Sel
By Rahmat Baihaqi
Mantan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Yuddy Renaldi (kiri) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Korban Bullying
Hype

Skor PISA Indonesia Naik, P2G Soroti 24 Persen Murid Jadi Korban Bullying

Hasil PISA 2025 menunjukkan capaian akademik murid Indonesia mulai mengalami perbaikan. Namun,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Warga melintas di samping bangunan sekolah yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT
Hype

SD di NTT Nyaris Rubuh dan Nggak Ada Listrik Malah Dapat Smart TV, Netizen: “Layar Sentuh yang Hanya Bisa Disentuh”

Bayangkan sebuah sekolah dengan dinding bambu bambu dengan banyak lubang yang menganga,…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
21 jam lalu
Ilustrasi ibu dan anak
Hype

Baby Blues Bukan Sekadar Sedih Seorang Ibu, Kenali Penyebab dan Tanda-Tandanya

Melahirkan buah hati menjadi momen yang penuh kebahagiaan bagi seorang ibu. Namun,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
21 jam lalu
Museum Layang-Layang Indonesia
Hype

Nggak Hanya Mall dan Playground, Lima Musim Ini Bisa Jadi Pilihan Untuk Menghabiskan Weekend bersama Buah Hati

Weekend sudah di depan mata? Tapi bunda-bunda masih bingung mau ngajak anak…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up