Di tengah kebiasaan remaja menikmati konten singkat di media sosial, cerita fiksi juga menemukan bentuk baru yang lebih dekat dengan keseharian mereka. Salah satunya adalah Alternative Universe (AU).
Cerita AU banyak ditemukan di media sosial dan biasanya menghadirkan tokoh, percakapan, serta kehidupan sehari-hari yang dibuat berbeda dari kehidupan aslinya.
Tidak jarang, cerita tersebut menggunakan figur publik atau karakter tertentu sebagai inspirasi.
Menariknya, AU tidak hanya menjadi hiburan bagi pembaca. Bagi sebagian orang, format ini juga menjadi pintu masuk untuk mengenal dunia menulis dan membaca cerita secara digital.
Apa Itu Alternative Universe?
Melansir dari laman Bilik Sastra (6 Oktober 2022), alternative Universe atau AU adalah cerita fiksi yang menempatkan tokoh atau karakter dalam situasi, latar, dan kehidupan yang berbeda dari cerita atau dunia aslinya. Istilah ini banyak digunakan dalam komunitas penggemar atau fan fiction.
Misalnya, seorang idol yang dalam kehidupan nyata dikenal sebagai penyanyi dapat digambarkan sebagai mahasiswa, pemilik kafe, dokter, guru, atau karakter dengan profesi lainnya dalam sebuah AU.
Penulis biasanya menggunakan figur publik sebagai visualisasi tokoh, tetapi jalan cerita dan karakter yang dibuat merupakan hasil imajinasi penulis.
Karena itu, satu tokoh yang sama bisa muncul dalam berbagai cerita dengan kehidupan yang berbeda-beda.
Bentuk Baru
Salah satu hal yang membuat AU menarik adalah cara ceritanya disajikan. Jika novel umumnya mengandalkan paragraf panjang dan narasi, AU dapat dikemas melalui tangkapan layar percakapan, unggahan media sosial fiktif, hingga narasi pendek.
Pembaca seolah-olah sedang melihat kehidupan para tokoh melalui ponsel. Ada percakapan dalam grup, pesan pribadi, unggahan media sosial, komentar, hingga interaksi antartokoh yang dibuat menyerupai aktivitas sehari-hari.
Disukai Remaja
Salah satu daya tarik AU adalah cara membacanya yang ringan dan dekat dengan keseharian. Pembaca tidak selalu harus berhadapan dengan halaman yang penuh narasi untuk mengikuti sebuah cerita.
Selain itu, penggunaan bahasa percakapan, istilah yang familiar, serta latar kehidupan seperti sekolah, kuliah, pertemanan, keluarga, dan percintaan membuat pembaca lebih mudah merasa terhubung dengan cerita.
Bagi Penulis Pemula
Tidak hanya pembaca yang mendapatkan hiburan, AU juga memberikan ruang bagi orang yang ingin mencoba menulis.
Membuat AU dapat menjadi langkah awal bagi penulis pemula untuk belajar membangun karakter, menyusun konflik, membuat dialog, dan mengembangkan alur cerita.
Formatnya yang fleksibel memungkinkan penulis bereksperimen tanpa harus langsung membuat novel panjang.
Dari cerita yang awalnya dibuat untuk dibagikan di media sosial, seorang penulis juga dapat membangun pembaca dan mengembangkan kemampuan menulisnya.
Meningkatkan Minat Baca
Popularitas Alternative Universe (AU) tidak hanya membuat cerita fiksi semakin dekat dengan kehidupan remaja, tetapi juga berpotensi mendorong kebiasaan membaca.
Format AU yang menggabungkan percakapan, narasi singkat, gambar, serta unggahan media sosial membuat aktivitas membaca terasa lebih dekat dengan keseharian pembaca.
Cerita yang disajikan secara bertahap melalui utas atau percakapan juga dapat membuat pembaca menyelesaikan ceritanya.
Dengan demikian, AU dapat menjadi salah satu bentuk bacaan digital yang membantu memperkenalkan aktivitas membaca kepada remaja. Alih-alih langsung diarahkan pada bacaan yang dianggap berat, mereka dapat mengenal kegiatan membaca melalui cerita yang sesuai dengan minat.


















