Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 14 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • Banjir
  • sumatera
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Banjir Bandang Nduga Papua, 15 Orang Meninggal 8 Masih Dicari
Daerah

Banjir Bandang Nduga Papua, 15 Orang Meninggal 8 Masih Dicari

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 7, 2025 9:28 am
Anisa Aulia
Ivan
Share
Banjir di Nduga Papua
Foto: BPBD Kabupaten Nduga
SHARE

Sebanyak 15 orang tewas setelah terseret arus menyeberangi sebuah sungai di wilayah paling timur Papua. Korban tewas mayoritas merupakan anak-anak, dan sebanyak 8 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Melansir Channel News Asia Kamis (6/11/2025), peristiwa ini terjadi pada Sabtu (1/11) di desa terpencil di wilayah Nduga, Papua Pegunungan karena hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu, sehingga menyebabkan banjir bandang.

Kapolres Nduga AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak mengatakan banjir bandang telah menghanyutkan 15 orang, yang berusia antara delapan hingga 17 tahun.

Rumbiak menambahkan, terdapat satu jenazah telah ditemukan dan pihak berwenang masih mencari korban lainnya.

Saat ini kepolisian juga masih mencari delapan anak yang hanyut pada hari yang sama dalam insiden serupa di desa terdekat.

Rumbiak menjelaskan, kronologi kejadian dimulai saat anak-anak menyeberangi sungai yang berbeda dengan orang tua mereka. Naasnya, saat air meluap mereka terseret arus sungai.

Kata Rumbiak, pencarian kini terhambat oleh medan yang bergunung-gunung. Selain itu, pencarian menjadi lebih sulit karena wilayah Nduga berada dalam status zona merah atau daerah konflik.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa saat ini delapan orang masih dalam proses pencarian tim gabungan di Kampung Yuguru, Distrik Meborok.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir bandang melanda dua distrik di Nduga pada Sabtu (1/11) pukul 17.00 waktu setempat yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu.

Berdasarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh instansi terkait pada periode 4 sampai 6 November 2025, Papua Pegunungan berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat.

BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem serta memprioritaskan keamanan dan keselamatan dalam proses pencarian dan evakuasi,”

Abdul dalam keterangan resmi.

Untuk itu, Abdul mengimbau agar masyarakat khususnya yang tinggal di kawasan daerah aliran sungai untuk melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika hujan berintensitas tinggi melanda lebih dari satu jam. Masyarakat juga diminta tetap mengikuti informasi resmi dari aparat setempat.

Tag:Banjir BandangBNPBNduga Papua
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gambar ilustrasi pilpres tersandera trah
Nasional

(Part I) Pilpres Tersandera Trah: Menggugat Aturan Keluarga Petahana Maju Capres-Cawapres

Celah hukum yang memungkinkan lahirnya "kesempatan nepotisme" inilah yang kini tengah dibidik di meja hijau Mahkamah Konstitusi. Lewat permohonan yang teregistrasi pada akhir Februari lalu dengan nomor 81/PUU-XXIV/2026, aturan main…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
8 Min Read
Kepala Badan Tim Nasional Indonesia, Sumardji
Olahraga

PSSI Ungkap Cara Aman Datangkan Pemain Eropa ke Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah

Kepala Badan Tim Nasional Indonesia, Sumardji, akhirnya memberikan penjelasan terkait kedatangan para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa. Isu ini muncul seiring memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah akibat…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 Min Read
Koalisi Masyarakat Sipil berikan keterangan pers atas penyiraman Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus, di kantor YLBHI, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026
Megapolitan

Penyiraman Air Keras Wakil Koordinator Kontras: Penguntitan Baru Diketahui dari CCTV

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengungkapkan fakta perihal penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Aksi teror tersebut rupanya didahului dengan penguntitan terencana…

By
Adi Briantika
Ivan
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi uang rupiah.
Daerah

Jelang Lebaran, Pemerintah Kucurkan THR Rp17,1 Triliun untuk ASN, TNI, dan Polri

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, realisasi pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
15 jam lalu
Sejumlah petugas gabungan membawa kantung berisi jenazah korban longsor gunungan sampah usai ditemukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat,
Daerah

Longsor TPA Bantargebang: FAKTA Kritik Pengelolaan Sampah Kuno dan Arogansi Pemerintah

Wakil Ketua Forum Warga Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan menyoroti insiden longsor…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
18 jam lalu
Terdakwa kasus dugaan penghasutan unjuk rasa, Delpedro Marhaen (kiri), Muzaffar Salim (kedua kiri), Syahdan Husein (kedua kanan) dan Khariq Anhar (kanan) menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Daerah

(Part II) Nyala Nyali Ruang Sidang: Vonis Bebas Delpedro cs dan Kebangkitan ‘Oposisi Jalanan’

Angin Segar Demokrasi Putusan ini dinilai sebagai titik terang bagi penegakan kebebasan…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
4 hari lalu
Terdakwa kasus dugaan penghasutan unjuk rasa, Delpedro Marhaen (kiri), Muzaffar Salim (kedua kiri), Syahdan Husein (kedua kanan) dan Khariq Anhar (kanan) bersiap menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta
Daerah

(Part I) Nyala Nyali Ruang Sidang: Vonis Bebas Delpedro cs dan Kebangkitan ‘Oposisi Jalanan’

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis bebas empat orang, yakni Delpedro…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up