Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 8 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Prabowo dalam Jeratan Whoosh: Antara Beban Utang dan Tarik Ulur Politik
Politik

Prabowo dalam Jeratan Whoosh: Antara Beban Utang dan Tarik Ulur Politik

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: November 18, 2025 5:02 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti.
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti. (Foto: owrite)
SHARE

Pembahasan terkait siapa yang harus bertanggungjawab terhadap persoalan proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB/Whoosh) kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah yang dianggap “mengambil alih” beban utang proyek tersebut. 

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, mengatakan utang tersebut memang harus segera dibayar dan tidak bisa mengandalkan Danantara.

Kalau diserahkan ke Danantara, itu mungkin 40 tahun, nggak nyanggup untuk menandanai itu,”

ujarnya seperti dikutip dari podcats owrite.id di kanal YouTube, Selasa (18/11/2025).

Meskipun yang berutang ini adalah unsur non negara, yaitu BUMN, tapi kalau nggak dibayar unsur negara itu tetap dianggap utang pemerintah, kan harus dibayar oleh kita,“

katanya.

Ray menganalisa alasan Presiden Prabowo mengambil alih utang Whoosh. Menurutnya di dalam politik ini ada semacam tarik ulur, Presiden Prabowo seakan sedang menarik Joko Widodo dalam wilayah dirinya.

Maksudnya, seperti ‘Pak Jokowi ke depan jangan macam-macam’, kira-kira begitu. Jadi sebetulnya langkah Pak Prabowo ini untuk meredam langkah-langkah politik yang akan dilakukan Pak Jokowi,”

tuturnya. 

Ia pun menyinggung strategi ini berkaitan dengan 2029 mendatang, dan menurutnya Jokowi masih ingin tetap eksis di dunia politik. 

Kalau kita lihat pak Prabowo sedang ngasah AHY, kan AHY yang ditonjolin, diminta urusin Whoosh, perpanjangan rel kereta, buka trans Sumatera dan Kalimantan, AHY yang diminta untuk melakukannya,”

terangnya. 

Jika ditarik garis besar, langkah Prabowo dalam menangani proyek Whoosh tidak dapat dilihat sebatas persoalan manajemen utang. Ada dinamika politik yang lebih di dalamnya, seperti mengamankan stabilitas fiskal dan reputasi negara di mata China dan internasional. Selain itu juga meredam manuver politik Jokowi menuju 2029.

Tag:HeadlineJoko WidodoJokowiKereta Cepatlingkar madaniprabowo soebiantopresiden riray rangkutiWhoosh
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Megapolitan

Polisi Ungkap Dugaan Kelalaian Fatal Taksi Green SM Tragedi di Stasiun Bekasi Timur

Penyidik Polda Metro Jaya mendapati taksi Green SM yang terlibat rangkaian kecelakaan kereta semestinya mendapatkan perawatan terlebih dahulu di depot. Hal tersebut ditemukan setelah penyidik memeriksa manager operasional Green SM.…

By
Rahmat
Amin Suciady
3 Min Read
TPST Bantargebang
Megapolitan

Bekasi Jadi Penghasil Gas Metana Terbesar Kedua di Dunia

Bekasi jadi sorotan setelah TPST Bantargebang tercatat sebagai salah satu tempat penghasil gas metana terbesar di dunia dari sektor tempat pembuangan sampah. Berdasarkan laporan kolaborasi NASA, Carbon Mapper, dan Institut…

By
Ani Ratnasari
Ivan
2 Min Read
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Gegara Debt Collector Pinjol Teror Debitur, OJK Minta Perketat Pengawasan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi ketat, industri penyelenggara pinjaman daring (Pindar) atau Pinjol, termasuk penggunaan jasa debt collector atau pihak ketiga dalam proses penagihan. Hal ini dilakukan sejalan dengan kasus…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kedua kanan) didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono (tengah) dan Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo (kiri) menyampaikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (8/5/2026). Pertemuan tersebut membahas pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial.
Politik

Gus Ipul Sebut Tiga Nama Besar Masuk Bursa Calon Ketum PBNU

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
4 jam lalu
Suasana rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Ketenagakerjaan di Kompleks Parlemen, Senayan
Politik

Wacana Baru DPR: Partai Harus Punya 13 Kursi, Efektif atau Membatasi Demokrasi?

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengusulkan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
1 hari lalu
Wakil Ketua Umum DPP PSI Ronald Sinaga.
Politik

Kecam Pemukulan Ronald Sinaga, PSI: Tindakan Barbar, Tak Boleh Ada Ruang Premanisme

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam tegas tindakan kekerasan yang dialami Wakil Ketua…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
3 hari lalu
Ade Armando.
Politik

Mundur dari PSI, Ade Armando Ogah Partai Ikut Jadi Sasaran Tembak

Ade Armando secara resmi menyatakan pengunduran dirinya sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up