Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Wacana Baru DPR: Partai Harus Punya 13 Kursi, Efektif atau Membatasi Demokrasi?
Politik

Wacana Baru DPR: Partai Harus Punya 13 Kursi, Efektif atau Membatasi Demokrasi?

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Mei 7, 2026 12:39 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Suasana rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Ketenagakerjaan di Kompleks Parlemen, Senayan
Suasana rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Ketenagakerjaan di Kompleks Parlemen, Senayan (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/YU)
SHARE

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengusulkan agar jumlah komisi di DPR RI dijadikan acuan untuk menentukan ambang batas partai politik masuk parlemen sekaligus membentuk fraksi.

Daftar isi Konten
  • DPR Dinilai Perlu Didukung Sistem Efektif
  • Dinilai Bisa Membuat Pembahasan Lebih Berkualitas

Dalam skema tersebut, setiap partai politik setidaknya harus memiliki minimal 13 kursi di DPR RI. Jumlah itu disesuaikan dengan total komisi di parlemen yang saat ini berjumlah 13.

Pengamat politik Firman Noor menilai usulan tersebut memiliki sisi positif, terutama dalam meningkatkan efektivitas kerja komisi di DPR RI.

Jadi, saya kira ini berkaitan dengan maksimalisasi kerja komisi. Berdasarkan pengalaman, ada beberapa partai, termasuk PPP waktu itu, yang jumlah kursinya di komisi masih kurang,”

ujar Firman kepada owrite.id, Kamis 7 Mei 2026.

Menurutnya, keterbatasan jumlah anggota membuat sejumlah partai harus membagi personel ke banyak komisi sehingga kerja pengawasan dan pembahasan kebijakan menjadi kurang optimal.

Akibatnya harus wara-wiri, sehingga terkesan seadanya saja. Padahal kerja-kerja komisi itu tentu harus serius dan mendalam, mengingat fungsi komisi sangat penting,”

tambahnya.

DPR Dinilai Perlu Didukung Sistem Efektif

Firman juga menjelaskan bahwa aktivitas di DPR RI sering berlangsung panjang dan kompleks. Karena itu, menurutnya, pengaturan jumlah kursi minimum dapat dipahami sebagai langkah untuk memperbaiki efektivitas parlemen.

Meski begitu, ia menilai usulan tersebut tetap perlu dikaji lebih dalam, terutama terkait mekanisme parliamentary threshold dan konversi suara menjadi kursi.

Itu mungkin menjadi concern beberapa partai. Kalau angka 13 kursi, saya sendiri belum tahu persis dengan aturan yang baru ini, tetapi saya kira itu juga cukup tinggi,”

ujarnya.

Dinilai Bisa Membuat Pembahasan Lebih Berkualitas

Firman menambahkan, keberadaan partai politik di setiap komisi penting agar pembahasan kebijakan berjalan lebih komprehensif dan kaya perspektif.

Oh iya. Saya kira efektivitas dalam konteks komisi adalah bagaimana semua partai diharapkan memiliki pandangan terhadap suatu isu dan juga bisa memberikan masukan dari lebih banyak perspektif. Dengan begitu, hal-hal yang mungkin masih kurang dalam sebuah rancangan undang-undang bisa dilengkapi,”

ujar Firman.

Berarti, untuk membuat masukan maupun kritik terhadap suatu rancangan menjadi lebih komprehensif, perspektifnya juga jadi lebih lengkap, saya kira begitu,”

pungkasnya.

Usulan penyesuaian ambang batas berdasarkan jumlah komisi DPR ini diperkirakan akan memicu perdebatan di kalangan partai politik.

Di satu sisi, kebijakan tersebut dinilai dapat meningkatkan efektivitas kerja parlemen.

Namun di sisi lain, aturan itu juga dikhawatirkan memperberat peluang partai kecil untuk membentuk fraksi di DPR RI.

Tag:demokrasiDPRparlemenpartaiyusril ihza mahendra
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari (kedua kiri) bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi (kedua kanan) dan Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum Dhahana Putra (kiri) memberikan keterengan pers Update PHTC peningkatan kualitas RSUD serta penguatan perlindungan pekerja dan kepastian hukum ketenagakerjaan di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Muhammad Qodari menyatakan Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri puncak peringatan Hari Buruh di Monas, Jakarta, pada Jumat (1/5) sebagai komitmen pemerintah untuk menjawab aspirasi pekerja melalui kebijakan nyata. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Nasional

Narasi Semprot Qodari, Tegaskan Tak Pernah Gabung Forum Media “Homeless”

Narasi Media membantah pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, terkait pihaknya menjadi salah satu homeless media yang kini dirangkul Bakom. Mencermati pemberitaan dan pernyataan Kepala Badan Komunikasi…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 Min Read
Ilustrasi Uang Rupiah.
Hukum

Bos PT Blueray Didakwa Suap Pejabat Bea Cukai Rp63 Miliar Buat Loloskan Barang Impor

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Bos PT Blueray Cargo, Jhon Field melakukan suap berasama-sama dua anak buahnya Rp63 miliar untuk pejabat Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC)…

By
Rahmat
Amin Suciady
5 Min Read
Longsor di Tol Bocimi Arah Jakarta
Daerah

Longsor di Tol Bocimi Arah Jakarta, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material

Longsor terjadi di Ruas Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) KM 72+000 B arah Parungkuda menuju Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 15.30 WIB akibat hujan berintensitas tinggi. Kementerian Pekerjaan Umum…

By
Syifa Fauziah
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua Umum DPP PSI Ronald Sinaga.
Politik

Kecam Pemukulan Ronald Sinaga, PSI: Tindakan Barbar, Tak Boleh Ada Ruang Premanisme

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam tegas tindakan kekerasan yang dialami Wakil Ketua…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
2 hari lalu
Ade Armando.
Politik

Mundur dari PSI, Ade Armando Ogah Partai Ikut Jadi Sasaran Tembak

Ade Armando secara resmi menyatakan pengunduran dirinya sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
2 hari lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 11 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.405 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.394 per dolar AS, yang dipengaruhi eskalasi di Timur Tengah yang semakin memanas.
Politik

Rupiah Anjlok Rp17.406, Krismon 98 Terulang Lagi?

Nilai tukar rupiah melemah. Hingga 5 Mei 2026, rupiah tercatat menembus level…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
2 hari lalu
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza
Politik

Parpol Tolak Usulan KPK, Pengamat: Tanda Masih Haus Kekuasaan!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini mengusulkan agar ketua partai politik…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up