Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Kisah KPK Dibalik Penangkapan Lukas Enembe, Cium Tangan Hingga Dihujani Panah
Hype

Kisah KPK Dibalik Penangkapan Lukas Enembe, Cium Tangan Hingga Dihujani Panah

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: November 19, 2025 12:08 pm
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
9 bulan lalu
Share
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/sgd)
SHARE

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menceritakan lika-liku saat melakukan penangkapan Gubernur Papua almarhum Lukas Enembe korupsi gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Asep menceritakan, penyidik KPK telah melayangkan surat panggilan terhadap Lukas sebanyak dua kali. Namun panggilan itu tidak digubris hingga membuat penyidik mau tidak mau melakukan ‘jemput bola’.

Setiba di Papua, Asep mengutus penyidik dalam sebuah tim kecil. Hanya saja mereka mendapatkan informasi Lukas terdeteksi ingin melarikan diri.

Tim kecil itu mendeteksi bahwa ini sudah ada yang bersangkutan akan pergi. Pergi dari rumahnya di sebelah ke arah perbatasan akan menuju ke tempat akhirnya, seperti itu, tapi harus naik pesawat,”

cerita Asep di Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025).

Asep lantas meminta bantuan dengan menelepon pihak Brimob Polda Papua yang merupakan rekanannya untuk meminta penguatan. Namun, Asep tidak ingin membocorkan informasi penguatan tersebut dimaksudkan menangkap Lukas sekalipun terhadap rekannya sendiri.

Menjelang Lukas ditangkap disebuah resto makan, ada cerita menarik dibaliknnya. Salah seorang penyidik menunggu Lukas selesai makan dan keluar dari restoran. Penyidik itu pun bahkan sampai mencium tangan Lukas dan diajak ngobrol santai.

Kan saya tanya, ‘Lu gimana sih nangkapnya?’ ‘Oh begini, Bang. Pas kelihatan beliau keluar, langsung saya datangin, langsung saya cium tangan. ‘Bapak, mari kita ikut ke tempat Brimob.’ ‘Oh gitu, Adek? Ada apa? ‘Oh, Bapak mau diperiksa dulu sebentar.’ ‘Oh, periksa, ikutlah di sana. Gitu,”

kata Asep sambil meniru suara anak buahnya.

Singkat cerita Lukas berhasil diamankan oleh penyidik KPK. Namun masalah baru muncul, penangkapan Gubernur Papua itu bocor dan membuat simpatisannya mengepung Brimob Papua.

Dikepung di Brimob, yang ini dibawa pakai rantis, ada teman-teman ininya, dipanahin di jalan itu ada mobilnya saat dibawa,”

ujarnya.

Penyidik saat itu langsung bergegas membawa Lukas dengan menggunakan pesawat kecil di Bandara Sentani. Karena muatan yang terbatas, pesawat yang ditumpangi Lukas hanya bisa mengantar sampai Manado saja.

Masalah lain muncul, di Manado tidak ada pesawat carter yang bisa membawa penyidik dan Lukas langsung ke Jakarta  

Disini, Asep meminta bantuan kepada rekannya Kombes Pol Herry Heryawan alias Herimen yang saat itu merupakan Perwira Tinggi (pati) di Detasemen Khusus (Densus) Anti-teror 88 Polri. Asep meminta tolong agar dicarikan pesawat carter yang bisa membawa anak buahnya dan Lukas dari Manado ke Jakarta.

“Akhirnya dicarikan lah, pesawat. Saya bilang itu, ‘Saya tapi enggak bawa duit ini loh.’ ‘Sudah gampang.’ Nah, ngutang dulu itu. Ngutang dulu, pesawatnya ngutang. Ngutang, tapi dipercaya, karena kami kan memang mau jemput,” jelas dia.

Setibanya di Jakarta, Asep dibuat terkejut lantaran pesawat yang membawa Lukas dan anak buahnya rupanya Pesawat Boeing 737.

“Cuma yang saya heran itu pas nyampe di bandara, itu saya pikir kan pesawat kecil, Pak. Minimal Bombardier lah yang kecil gitu ya, Bombardier yang baling-baling itu. Ini ternyata Boeing 737,” ungkapnya

“Pas lihat itu, gede banget ini pesawatnya. Langsung saya hampir pingsan waktu itu. Kenapa saya pingsannya? Bukan lihat pesawatnya yang gede. Ini bayarnya berapa ini? Pesawat segede itu,” tandas Asep.

Tag:gubernur papuaKPKlukas enembepencucian uang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
2
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
3
Bintang Jatuh di Denpasar: Klub Five Stars Digerebek Bareskrim, 53 Orang Ditangkap
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penggerebekan klub malam oleh polisi.
4
Utang Whoosh Diambil Kemenkeu, Purbaya Beberkan Caranya dan Klaim Tak Bebani APBN
By Anisa Aulia
Kereta Cepat Whoosh
5

BERITA LAINNYA

Rumah Gaya Japandi
Hype

Kelihatan Estetik dan Mahal, kenapa Rumah Gaya Japandi Kurang Cocok Diterapkan di Indonesia?

Kalau kamu sering scroll Pinterest, Instagram, atau TikTok buat cari inspirasi rumah,…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Singkong
Hype

Tujuh Olahan singkong yang Udah Mulai Langka, Gen Z Pasti belum Pernah Coba!

Kalau kamu ditanya pernah makan olahan singkong apa aja, pasti jawabanmu nggak…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Iyet Bustami
Hype

Tak Harus Sarjana? Ini Daftar Artis yang Jadi Anggota DPR dengan Pendidikan Terakhir SMA

Dalam beberapa periode pemilu terakhir, dunia hiburan dan politik sudah tak terpisahkan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Buah Tomat
Hype

Khasiat Buah Tomat, Sumber Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan

Kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi semakin meningkat. Tidak sedikit orang mulai…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up