Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Rencana Kebijakan Efisiensi Pemerintah Pusat Picu Kekhawatiran Daerah
Nasional

Rencana Kebijakan Efisiensi Pemerintah Pusat Picu Kekhawatiran Daerah

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: November 20, 2025 12:11 am
Adi Briantika
Ivan
Share
Ilustrasi, sejumlah pekerja melakukan perbaikan ruas jalan
ANTARA FOTO/Andri Saputra/rwa
SHARE

Pemerintah berencana memangkas dana transfer ke daerah hingga Rp269 triliun pada APBN 2026 dapat berdampak serius.

Efisiensi ini dilakukan di tengah keterbatasan keuangan negara dan kebutuhan pembiayaan program prioritas nasional.

Guru Besar Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri Djohermansyah Djohan berkata prinsip efisiensi, transparansi, akuntabilitas, efektivitas itu penting, dalam menjalankan pemerintahan berbasis tata kelola pemerintahan yang baik.

Kalau efisiensi itu memang perlu, namun harus terukur. Jadi harus dihitung matang dalam pemotongan dana transfer ke daerah. Jangan sampai (pemerintah) pusat sewenang-wenang terhadap (pemerintah) daerah. Membabat habis,”

Djohermansyah kepada Owrite, Rabu, 19 November 2025.

Bila benar efisiensi dana ini diterapkan maka pemerintah pusat harus siap mengambil alih kebutuhan daerah jika diperlukan.

Misalnya, ada jalan rusak di sebuah daerah, supaya distribusi ekonomi lancar, maka pemerintah pusat kalau harus segera memperbaikinya.

Solusi lain, lanjut Djohermansyah, ialah meninjau ulang kebijakan efisiensi.

Jangan terlalu keras, harus ada perhitungan yang terukur dan cermat. Jangan gelondongan semua tidak diperbolehkan. Lebih baik bertahap,”

Djohermansyah.

Perhitungan ini demi memastikan hubungan keuangan pusat dan daerah yang adil dan selaras.

Selain itu, sebuah daerah didorong untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghasilkan Pendapat Asli Daerah melalui pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan potensi sumber daya alam, meski solusi ini memerlukan waktu dan tidak dapat memberikan hasil instan.

Melambatnya pembangunan menjadi dampak kebijakan efisiensi. Banyak Banyak program pembangunan fisik, seperti perbaikan jalan, terhenti karena Dana Alokasi Khusus Fisik dipangkas hingga 0 persen.

Gangguan pelayanan publik dan operasional pemerintahan daera pun terhambat, ini mengakibatkan penurunan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor vital seperti kesehatan (ketersediaan obat di rumah sakit) dan pendidikan (perbaikan sekolah yang roboh).

Indeks Pembangunan Manusia di daerah juga jadi sektor terdampak, sebab pemotongan program pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan diprediksi akan menyebabkan penurunan indeks.

Tak kalah penting, ekonomi lokal dan pegawai berpotensi jadi korban, karena efisiensi yang drastis berdampak pada penurunan Pendapatan Asli Daerah dan daya beli masyarakat.

Gaji pegawai hingga Tunjangan Perbaikan Penghasilan terganggu, sehingga memicu penurunan konsumsi dan menyebabkan pasar-pasar daerah menjadi sepi.

Djohermansyah mengatakan ada beberapa alasan efisiensi, seperti warisan utang negara dari pemerintahan sebelumnya, sehingga membatasi ruang fiskal pemerintah untuk belanja rutin dan pembangunan; kebutuhan pembiayaan program prioritas pemerintahan terkini; dan menghindari utang baru.

Tag:APBN 2026Dana TransferEfisiensiPemerintah PusatPendapatan Asli Daerah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gambar ilustrasi marketplace
Ekonomi Bisnis

Layanan Iklan Berbayar Tapi Jangankauan Organik Turun, Brand Ogah ‘Stay’ di Marketplace

Sejumlah merek kecantikan mengeluhkan tingginya potongan biaya dari platform e-commerce. Hal ini kemudian menjadi pemicu sejumlah brand skincare lokal, yang mulai mengajak konsumennya untuk berbelanja langsung melalui website resmi mereka.…

By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
5 Min Read
Komite Stabilitas Sistem Keuangan.
Ekonomi Bisnis

Dinamika Timur Tengah Picu Volatilitas, KSSK Mitigasi Risiko Lonjakan Harga Energi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal I-2026 masih terjaga di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Namun, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mewaspadai risiko…

By
Anisa Aulia
Adi Briantika
1 Min Read
Gambar ilustrasi marketplace
Ekonomi Bisnis

Kenaikan Biaya Platform Tekan Seller, Banyak Brand ‘Kabur Massal’ dari Marketplace

Sejumlah brand skincare lokal mulai mengajak konsumennya untuk berbelanja langsung melalui website resmi mereka di tengah kenaikan biaya layanan dan komisi marketplace yang terus meningkat sepanjang 2026. Fenomena ini ramai…

By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Petugas menyusun ompreng berisi makanan bergizi gratis ke dalam mobil sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ternate di Ternate, Maluku Utara
Nasional

SPPG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Dinilai Terancam Kehilangan Marwah

Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan perguruan tinggi untuk mendukung…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 jam lalu
Kapolri Sigit mengatakan ada fenomena celah hukum baru akibat eskalasi global saat ini.
Nasional

Kapolri Ingatkan Bareskrim Antisipasi Modus Kejahatan Transnasional Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap banyak modus baru bermunculan akibat dinamika…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
3 jam lalu
Kepala Badan Intelijen Srategis (Kabais) TNI, Letjen Robi Herbawan
Nasional

Profil Roby Herbawan, Kabais Pengganti Letjen Yudi Abrimantyo

Teka-teki siapa yang menjabat Kepala Badan Intelijen Srategis (Kabais) TNI akhirnya terjawab.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
3 jam lalu
Kepala Badan Intelijen Srategis (Kabais) TNI, Letjen Robi Herbawan
Nasional

Panglima TNI Tunjuk Letjen Robi Herbawan Jabat Kabais

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Letjen TNI Robi Herbawan sebagai Kepala…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up