Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Rencana Kebijakan Efisiensi Pemerintah Pusat Picu Kekhawatiran Daerah
Nasional

Rencana Kebijakan Efisiensi Pemerintah Pusat Picu Kekhawatiran Daerah

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: November 20, 2025 12:11 am
Adi Briantika
Ivan Syahruna Lubis
Share
Ilustrasi, sejumlah pekerja melakukan perbaikan ruas jalan
ANTARA FOTO/Andri Saputra/rwa
SHARE

Pemerintah berencana memangkas dana transfer ke daerah hingga Rp269 triliun pada APBN 2026 dapat berdampak serius.

Efisiensi ini dilakukan di tengah keterbatasan keuangan negara dan kebutuhan pembiayaan program prioritas nasional.

Guru Besar Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri Djohermansyah Djohan berkata prinsip efisiensi, transparansi, akuntabilitas, efektivitas itu penting, dalam menjalankan pemerintahan berbasis tata kelola pemerintahan yang baik.

Kalau efisiensi itu memang perlu, namun harus terukur. Jadi harus dihitung matang dalam pemotongan dana transfer ke daerah. Jangan sampai (pemerintah) pusat sewenang-wenang terhadap (pemerintah) daerah. Membabat habis,”

Djohermansyah kepada Owrite, Rabu, 19 November 2025.

Bila benar efisiensi dana ini diterapkan maka pemerintah pusat harus siap mengambil alih kebutuhan daerah jika diperlukan.

Misalnya, ada jalan rusak di sebuah daerah, supaya distribusi ekonomi lancar, maka pemerintah pusat kalau harus segera memperbaikinya.

Solusi lain, lanjut Djohermansyah, ialah meninjau ulang kebijakan efisiensi.

Jangan terlalu keras, harus ada perhitungan yang terukur dan cermat. Jangan gelondongan semua tidak diperbolehkan. Lebih baik bertahap,”

Djohermansyah.

Perhitungan ini demi memastikan hubungan keuangan pusat dan daerah yang adil dan selaras.

Selain itu, sebuah daerah didorong untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghasilkan Pendapat Asli Daerah melalui pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan potensi sumber daya alam, meski solusi ini memerlukan waktu dan tidak dapat memberikan hasil instan.

Melambatnya pembangunan menjadi dampak kebijakan efisiensi. Banyak Banyak program pembangunan fisik, seperti perbaikan jalan, terhenti karena Dana Alokasi Khusus Fisik dipangkas hingga 0 persen.

Gangguan pelayanan publik dan operasional pemerintahan daera pun terhambat, ini mengakibatkan penurunan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor vital seperti kesehatan (ketersediaan obat di rumah sakit) dan pendidikan (perbaikan sekolah yang roboh).

Indeks Pembangunan Manusia di daerah juga jadi sektor terdampak, sebab pemotongan program pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan diprediksi akan menyebabkan penurunan indeks.

Tak kalah penting, ekonomi lokal dan pegawai berpotensi jadi korban, karena efisiensi yang drastis berdampak pada penurunan Pendapatan Asli Daerah dan daya beli masyarakat.

Gaji pegawai hingga Tunjangan Perbaikan Penghasilan terganggu, sehingga memicu penurunan konsumsi dan menyebabkan pasar-pasar daerah menjadi sepi.

Djohermansyah mengatakan ada beberapa alasan efisiensi, seperti warisan utang negara dari pemerintahan sebelumnya, sehingga membatasi ruang fiskal pemerintah untuk belanja rutin dan pembangunan; kebutuhan pembiayaan program prioritas pemerintahan terkini; dan menghindari utang baru.

Tag:APBN 2026Dana TransferEfisiensiPemerintah PusatPendapatan Asli Daerah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
2
Diciduk di Soetta, Buron Kasus Batu Bara Richard Muljadi Dioper ke Kejari Banjarmasin
By Rahmat Baihaqi
Richard Muljadi (memakai topi dan jaket hijau) ditangkap pihka Kejaksaan Agung atas kasus penipuan batu bara, di Bandara Soekarno-Hatta, 20 Juni 2026.
3
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bersiap Duduk di Kursi Pesakitan
By Rahmat Baihaqi
Pakar telematika Roy Suryo saat diamankan Polda Metro Jaya.
4
Naik MRT Keliling Jakarta Cuma Bayar Rp1 Selama 3 Hari, Catet Tanggalnya!
By Ani Ratnasari
Pengguna moda transportasi MRT Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Roy Suryo saat jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Nasional

Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Dipindah ke Rutan, Tahap Dua Kasus Ijazah Jokowi Bakal Dimulai

Proses hukum yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
16 jam lalu
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Nasional

Prabowo Didorong Terangi Daerah 3T, Bahlil: Semua Warga Berhak Nikmati Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerataan akses…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
20 jam lalu
Ilustrasi rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Nasional

Pakar Soroti Aturan Batas Gaji MBR: Harus Ada Skema Jelas, Jangan Sampai jadi Beban APBN

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
21 jam lalu
Mahasiswa Trisaksi dan Esa Unggul di depan gedung DPR RI. (Sumber: Owrite/Fauzi-Tunny)
Nasional

(Galeri Foto) Massa Aksi Mahasiswa Trisakti-Esa Unggul Bawa Tuntutan TRITURA ke DPR

Demonstrasi mahasiswa kembali menghampiri kawasan Gedung DPR RI, Kompleks Senayan, Jumat, 19 Juni 2029.  Demonstrasi…

Muhammad FauziRahmat Tunny OWRITEdusep-malik
By
Muhammad Fauzi
Rahmat Tunny
Dusep Malik
24 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up