Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kenaikan Biaya Platform Tekan Seller, Banyak Brand ‘Kabur Massal’ dari Marketplace
Ekonomi Bisnis

Kenaikan Biaya Platform Tekan Seller, Banyak Brand ‘Kabur Massal’ dari Marketplace

Ani RatnasariAmin Suciady
Last updated: Mei 7, 2026 5:13 pm
Ani Ratnasari
Amin Suciady
Share
Gambar ilustrasi marketplace
Gambar ilustrasi marketplace (sumber: pexel.com)
SHARE

Sejumlah brand skincare lokal mulai mengajak konsumennya untuk berbelanja langsung melalui website resmi mereka di tengah kenaikan biaya layanan dan komisi marketplace yang terus meningkat sepanjang 2026.

Daftar isi Konten
  • Biaya Marketplace Terus Naik di 2026
  • Terapkan Skema Baru

Fenomena ini ramai dibahas di media sosial setelah sejumlah merek kecantikan mengeluhkan tingginya potongan biaya dari platform e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, hingga Lazada.

Beberapa brand seperti Somethinc, Trueve, True to Skin, hingga Noera secara terbuka menyampaikan keluhannya terkait kenaikan biaya komisi dan layanan marketplace yang dinilai semakin membebani biaya operasional bisnis.

Kenaikan biaya platform ini tentunya jadi sorotan karena dinilai memberatkan seller, terutama di tengah naiknya harga bahan baku dan perubahan regulasi marketplace terbaru. Kondisi tersebut tentunya membuat margin keuntungan penjual semakin tipis karena banyaknya biaya tambahan yang harus ditanggung.

Biaya Marketplace Terus Naik di 2026

Jika dibandingkan dengan masa awal ekspansi marketplace di Indonesia, platform seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan Lazada sebelumnya menawarkan berbagai insentif untuk menarik penjual maupun pembeli.

Shopee misalnya, pada 2016 tidak mengenakan biaya admin maupun komisi kepada seller dan fokus memperluas pasar melalui program gratis ongkos kirim.

Namun, kondisi tersebut berubah dalam 12 bulan terakhir. Per Januari 2026, Shopee menaikkan biaya admin menjadi sekitar 2 hingga 10 persen per transaksi, tergantung kategori produk dan status toko.

Selain itu, seller juga dikenakan biaya proses pesanan sebesar Rp1.250 untuk setiap pesanan yang berhasil dikirim.

Melalui laman resminya, Shopee menetapkan biaya admin hingga 10 persen untuk produk kategori tertentu bagi penjual non-star dan star seller.

Sementara untuk Shopee Mall, komisi bahkan bisa mencapai 11,7 persen pada beberapa sub kategori, ditambah biaya pre-order sebesar 3 persen.

Jika dihitung secara keseluruhan, total potongan di Shopee dalam skenario terburuk disebut dapat mencapai 6 hingga 25 persen per transaksi setelah ditambah biaya iklan, promosi, dan layanan tambahan lainnya.

Terapkan Skema Baru

Kenaikan biaya juga terjadi di Tokopedia dan TikTok Shop. Per Mei 2026, kedua platform menerapkan komisi sekitar 2 hingga 10 persen ditambah skema biaya logistik baru yang dihitung berdasarkan rute dan berat paket.

Di TikTok Shop, total potongan yang harus ditanggung seller bahkan disebut dapat mencapai 15 hingga 30 persen dari harga jual produk.

Potongan tersebut terdiri dari komisi platform, biaya layanan logistik, program gratis ongkir dan voucher, hingga biaya affiliate dan promosi tambahan.

Sementara itu, total potongan di Tokopedia dan TikTok Shop diperkirakan berada di kisaran 5 hingga 15,8 persen per transaksi, tergantung kategori produk dan penggunaan layanan promosi.

Seller juga mulai dibebankan ongkos retur barang serta kontribusi biaya pengiriman. Bahkan, biaya proses pesanan sebesar Rp1.250 tetap dipotong meski barang telah diretur setelah dikirim ke pembeli.

Di sisi lain, Lazada turut melakukan penyesuaian biaya komisi seller. Per Februari 2026, komisi marketplace berkisar 1,5 persen hingga 6 persen di luar pajak.

Jika ditambah biaya proses pesanan dan layanan lainnya, total potongan disebut dapat mencapai 4 hingga 8 persen dari total penjualan, menjadikannya relatif paling rendah dibanding marketplace lain saat ini.

Tag:lazadaMarketplaceonline shopShopeeskincaretiktokTokopedia
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza
Olahraga

Mauricio Souza Lempar Handuk, Peluang Persija Juara Disebut Tinggal 1 Persen

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mulai realistis terkait peluang timnya dalam perebutan gelar BRI Super League 2025/2026. Menurutnya, kesempatan Macan Kemayoran untuk menjadi juara kini sangat kecil. Persija saat ini…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Gambar ilustrasi marketplace
Ekonomi Bisnis

Layanan Iklan Berbayar Tapi Jangankauan Organik Turun, Brand Ogah ‘Stay’ di Marketplace

Sejumlah merek kecantikan mengeluhkan tingginya potongan biaya dari platform e-commerce. Hal ini kemudian menjadi pemicu sejumlah brand skincare lokal, yang mulai mengajak konsumennya untuk berbelanja langsung melalui website resmi mereka.…

By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
5 Min Read
Komite Stabilitas Sistem Keuangan.
Ekonomi Bisnis

Dinamika Timur Tengah Picu Volatilitas, KSSK Mitigasi Risiko Lonjakan Harga Energi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal I-2026 masih terjaga di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Namun, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mewaspadai risiko…

By
Anisa Aulia
Adi Briantika
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Pelayanan SIM di Lampung. (Sumber: Antara Foto/Ardiansyah)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Bakal Rombak Tarif PNBP Layanan Kementerian Lembaga, Apa yang Naik?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana merombak ketentuan umum terkait, penetapan tarif…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Situasi Tambang Nikel di Indonesia. (Sumber: Yayasan Indonesia Cerah)
Ekonomi Bisnis

Jatam Bongkar “Sisi Gelap” Hilirisasi Nikel Maluku Utara, IWIP hingga Antam Terseret

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) menyoroti kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayah Maluku…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
3 jam lalu
Petugas tim Satgas Pertamina menyiapkan jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM) untuk layanan pengantaran bagi pemudik yang membutuhkan pengisian BBM motoris di Rest Area 166 A Tol Cipali, Majalengka, Jawa Barat
Ekonomi Bisnis

Ini Alasan Pertamina Soal SPBU yang Tidak Menjual Pertalite

PT Pertamina Patra Niaga angkat suara terkait beberapa stasiun SPBU miliknya yang…

Syifa Fauziah
By
Syifa Fauziah
4 jam lalu
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Pastikan APBN Bakal Tanggung Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih Selama 2 Tahun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, gaji pegawai atau manajer Koperasi Desa Merah Putih…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up