Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kenaikan Biaya Platform Tekan Seller, Banyak Brand ‘Kabur Massal’ dari Marketplace
Ekonomi Bisnis

Kenaikan Biaya Platform Tekan Seller, Banyak Brand ‘Kabur Massal’ dari Marketplace

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Mei 7, 2026 5:13 pm
Ani Ratnasari
Amin Suciady
Share
Gambar ilustrasi marketplace
Gambar ilustrasi marketplace (sumber: pexel.com)
SHARE

Sejumlah brand skincare lokal mulai mengajak konsumennya untuk berbelanja langsung melalui website resmi mereka di tengah kenaikan biaya layanan dan komisi marketplace yang terus meningkat sepanjang 2026.

Daftar isi Konten
  • Biaya Marketplace Terus Naik di 2026
  • Terapkan Skema Baru

Fenomena ini ramai dibahas di media sosial setelah sejumlah merek kecantikan mengeluhkan tingginya potongan biaya dari platform e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, hingga Lazada.

Beberapa brand seperti Somethinc, Trueve, True to Skin, hingga Noera secara terbuka menyampaikan keluhannya terkait kenaikan biaya komisi dan layanan marketplace yang dinilai semakin membebani biaya operasional bisnis.

Kenaikan biaya platform ini tentunya jadi sorotan karena dinilai memberatkan seller, terutama di tengah naiknya harga bahan baku dan perubahan regulasi marketplace terbaru. Kondisi tersebut tentunya membuat margin keuntungan penjual semakin tipis karena banyaknya biaya tambahan yang harus ditanggung.

Biaya Marketplace Terus Naik di 2026

Jika dibandingkan dengan masa awal ekspansi marketplace di Indonesia, platform seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan Lazada sebelumnya menawarkan berbagai insentif untuk menarik penjual maupun pembeli.

Shopee misalnya, pada 2016 tidak mengenakan biaya admin maupun komisi kepada seller dan fokus memperluas pasar melalui program gratis ongkos kirim.

Namun, kondisi tersebut berubah dalam 12 bulan terakhir. Per Januari 2026, Shopee menaikkan biaya admin menjadi sekitar 2 hingga 10 persen per transaksi, tergantung kategori produk dan status toko.

Selain itu, seller juga dikenakan biaya proses pesanan sebesar Rp1.250 untuk setiap pesanan yang berhasil dikirim.

Melalui laman resminya, Shopee menetapkan biaya admin hingga 10 persen untuk produk kategori tertentu bagi penjual non-star dan star seller.

Sementara untuk Shopee Mall, komisi bahkan bisa mencapai 11,7 persen pada beberapa sub kategori, ditambah biaya pre-order sebesar 3 persen.

Jika dihitung secara keseluruhan, total potongan di Shopee dalam skenario terburuk disebut dapat mencapai 6 hingga 25 persen per transaksi setelah ditambah biaya iklan, promosi, dan layanan tambahan lainnya.

Terapkan Skema Baru

Kenaikan biaya juga terjadi di Tokopedia dan TikTok Shop. Per Mei 2026, kedua platform menerapkan komisi sekitar 2 hingga 10 persen ditambah skema biaya logistik baru yang dihitung berdasarkan rute dan berat paket.

Di TikTok Shop, total potongan yang harus ditanggung seller bahkan disebut dapat mencapai 15 hingga 30 persen dari harga jual produk.

Potongan tersebut terdiri dari komisi platform, biaya layanan logistik, program gratis ongkir dan voucher, hingga biaya affiliate dan promosi tambahan.

Sementara itu, total potongan di Tokopedia dan TikTok Shop diperkirakan berada di kisaran 5 hingga 15,8 persen per transaksi, tergantung kategori produk dan penggunaan layanan promosi.

Seller juga mulai dibebankan ongkos retur barang serta kontribusi biaya pengiriman. Bahkan, biaya proses pesanan sebesar Rp1.250 tetap dipotong meski barang telah diretur setelah dikirim ke pembeli.

Di sisi lain, Lazada turut melakukan penyesuaian biaya komisi seller. Per Februari 2026, komisi marketplace berkisar 1,5 persen hingga 6 persen di luar pajak.

Jika ditambah biaya proses pesanan dan layanan lainnya, total potongan disebut dapat mencapai 4 hingga 8 persen dari total penjualan, menjadikannya relatif paling rendah dibanding marketplace lain saat ini.

Tag:lazadaMarketplaceonline shopShopeeskincaretiktokTokopedia
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
2
Golkar Tuduh PDIP Main Dua Kaki, Pengamat Curiga Ada Data yang Belum Dibuka ke Publik
By Rahmat Tunny
Pengamat politik, Ujang Komaruddin.
3
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
4
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
5

BERITA LAINNYA

RUPS Inalum. (Sumber: Dok. Inalum)
Ekonomi Bisnis

Inalum Panen Cuan di 2025, Laba Bersih Melonjak 15 Persen 

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan kinerja keuangan dan operasional pada Tahun…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
42 menit lalu
Gambar ilustrasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
Ekonomi Bisnis

Pemadaman Listrik Bergilir, Akumindo Desak Pemerintah Kembangkan Energi Alternatif

Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mendesak pemerintah dan PT PLN (Persero) segera menyiapkan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
59 menit lalu
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Sulthony Hasanuddin/bar)
Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Merosot 0,98 Persen, Ini 5 Saham Paling Banyak Dijual Asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada penutupan perdagangan Senin, 22 Juni…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Buka Peluang TKD 2027 Naik hingga Rp90 Triliun, Tapi Tunggu Ini…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka ruang menaikkan Transfer ke Daerah (TKD)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up