1. Tidur Tengkurap
Kamu punya kebiasaan tidur tengkurap? Posisi ini memang bisa terasa nyaman bagi sebagian orang, tetapi ternyata kurang bersahabat dengan leher dan punggung.
Menurut Nadia, saat tidur tengkurap, leher harus menoleh ke salah satu sisi selama berjam-jam. Kondisi ini bisa membebani otot dan sendi leher.
Belum lagi posisi pinggang yang berpotensi terlalu melengkung, terutama jika kamu menggunakan kasur empuk. Enggak heran kalau kebiasaan ini bisa membuat leher terasa kaku dan punggung nyeri ketika bangun tidur.
2. Tidur dengan Satu Kaki Naik dan Badan Terpuntir
Pernah tidur dengan satu kaki terangkat, sementara badan menghadap ke arah berbeda? Meski terlihat seperti posisi tidur biasa, kebiasaan ini ternyata bisa membuat pinggang berada dalam posisi terpuntir.
Nadia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi ketika bahu menghadap ke atas, tetapi panggul justru mengarah ke samping. Jika berlangsung cukup lama, posisi ini bisa memicu ketegangan otot hingga nyeri pada otot dan sendi punggung.
3. Tidur Meringkuk seperti Huruf C
Buat kamu yang suka tidur sambil meringkuk seperti sedang memeluk diri sendiri, ternyata ada hal yang perlu diperhatikan.
Posisi ini sebenarnya masih diperbolehkan. Namun, jangan sampai tubuh terlalu meringkuk hingga dagu menempel ke dada dan lutut ditarik terlalu tinggi.
Nadia menyatakan posisi tersebut membuat leher dan punggung melengkung dalam waktu cukup lama. Akibatnya, tubuh bisa terasa kaku ketika bangun tidur.
Jadi, kalau suka tidur meringkuk, pastikan posisi tubuh tidak terlalu menekuk.
4. Tidur Miring
Tidur miring menjadi salah satu posisi yang cukup direkomendasikan karena punya beberapa manfaat. Posisi ini bisa membantu mengurangi kebiasaan mendengkur. Tidur miring ke kiri juga dapat membantu mengurangi risiko refluks asam lambung.
Namun, bukan berarti posisi ini bebas masalah. Bahu dan pinggul yang berada di bawah menjadi titik tumpuan tubuh sehingga bisa mengalami tekanan.
Selain itu, perhatikan juga penggunaan bantal. Usahakan jangan sampai bantal terlalu tinggi atau terlalu rendah karena bisa membuat leher ikut menekuk.
5. Tidur Telentang
Ini menjadi salah satu pilihan baik untuk menjaga kenyamanan tubuh. Nadia menyarankan penggunaan bantal di bawah lutut saat tidur telentang. Cara ini membantu mempertahankan lengkungan alami pinggang sekaligus membuat otot punggung lebih rileks.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Pada sebagian orang, tidur telentang bisa membuat lidah dan jaringan lunak di sekitar tenggorokan bergeser ke belakang yang membuat saluran pernapasan menjadi lebih sempit dan berpotensi memicu dengkuran.
Jadi, jangan asal memilih posisi tidur hanya karena terasa nyaman. Perhatikan juga bagaimana posisi leher, punggung, dan pinggang selama beristirahat. Tujuan tidur bukan sekadar memejamkan mata selama berjam-jam, tetapi juga memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat optimal.