Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / (Part II) Liga 4 Brutal Penuh kekerasan: Saat Impian jadi Pemain Profesional Dibayangi jadi Penghuni “Kuburan”
Daerah

(Part II) Liga 4 Brutal Penuh kekerasan: Saat Impian jadi Pemain Profesional Dibayangi jadi Penghuni “Kuburan”

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
Last updated: Januari 30, 2026 7:29 pm
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
Share
Kiper PSIR Rembang, Raihan Alfariq, menerjang pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas di Liga 4 Jawa Tengah. (Dokumen istimewa)
Kiper PSIR Rembang, Raihan Alfariq, menerjang pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas di Liga 4 Jawa Tengah. (Dokumen istimewa)
SHARE

Selain regulasi, sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan sepak bola juga menjadi hal mendesak. Sepak bola harus kembali dipahami sebagai hiburan dan industri, bukan arena pelampiasan emosi atau kekerasan.

Daftar isi Konten
  • Empat Insiden Brutal Sebulan, Alarm Bahaya Liga 4
  • DPR Desak Panggil Ketum PSSI
  • Sudah Keluar dari Nilai Sportivitas
  • Citra Buruk Sepak Bola Indonesia

Pemain perlu memandang sepak bola sebagai profesi yang membanggakan, bukan ajang untuk saling mencederai. Jika kekerasan terus dibiarkan, maka sepak bola akan kehilangan makna, daya tarik, dan relevansinya di mata publik.

Ekosistem sepak bola Indonesia harus dibenahi secara menyeluruh, terutama di level terbawah. Struktur kompetisi sepak bola bersifat piramida, sehingga fondasi paling bawah justru memegang peran paling krusial,”

ujar Akmal.

Liga 4 seharusnya menjadi prioritas utama karena menjadi pintu awal pembinaan pemain, klub, dan ofisial sebelum naik ke level yang lebih tinggi hingga puncaknya di Indonesian Super League.

PSSI juga dituntut memiliki landasan hukum yang jelas dan tegas terhadap pelaku tindakan di luar sportivitas dan fair play. Aksi pemukulan wasit, misalnya, harus diberi hukuman berat dan konsisten agar menimbulkan efek jera.

Lingkungan kompetisi yang sehat hanya bisa terwujud jika aturan ditegakkan secara adil, tanpa tebang pilih. Profesionalisme klub, pemain, dan wasit harus benar-benar dijalankan tanpa kompromi.

Empat Insiden Brutal Sebulan, Alarm Bahaya Liga 4

Dalam kurun waktu satu bulan saja, setidaknya terjadi empat insiden kekerasan serius di Liga 4. Mulai dari kasus Muhammad Hilmi Gimnasiar (Putrajaya Pasuruan) yang menendang dada pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Anugraha Diansah, hingga dijatuhi sanksi larangan seumur hidup.

Selain itu, insiden yang melibatkan Dwi Filihanto dari KBFC di Liga 4 DIY, aksi Raihan Alfarik dari PSIR Rembang yang melakukan tendangan keras terhadap pemain Persikab Lora Rizal Limas di Liga 4 Jawa Tengah, hingga pemukulan wasit di Liga 4 Nusa Tenggara Barat oleh pemain dan ofisial tim.

Rentetan kejadian ini menjadi alarm keras bagi PSSI bahwa ada masalah serius yang tidak bisa lagi diabaikan.

DPR Desak Panggil Ketum PSSI

Maraknya aksi brutal di Liga 4 juga mendapat sorotan dari parlemen. Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lalu Hadrian Irfani, meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memanggil Ketua Umum PSSI.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kemenpora bersama Komisi X DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 27 Januari 2026 kemarin.

Saya berharap ini kepada Pak Menteri, tentang sepak bola kita untuk beberapa masalah terutama tentang pengembangan sepak bola kita,”

kata Lalu.

Sudah Keluar dari Nilai Sportivitas

Lalu menyoroti berbagai insiden di Liga 4 yang dinilai sudah melenceng jauh dari nilai sportivitas. Ia menyebut adanya pemain yang justru melakukan kekerasan di lapangan hingga menyebabkan cedera serius.

Kita mengetahui beberapa waktu yang lalu, ada pemain sepak bola yang tidak melaksanakan perannya sebagai pemain sepak bola. Di lapangan sepak bola justru mengeluarkan jurus-jurus kungfu. Sehingga berakibat fatal bagi pemain-pemain sepak bola yang lain,”

ujarnya menambahkan.

Pernyataan ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat Erick Thohir saat ini menjabat sebagai Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI.

Citra Buruk Sepak Bola Indonesia

Terlepas dari ironi rangkap jabatan tersebut, Lalu menegaskan bahwa aksi-aksi brutal di Liga 4 telah mencoreng wajah sepak bola nasional.

Apalagi, insiden-insiden tersebut dengan mudah viral di media sosial dan menjadi konsumsi publik internasional.

Ini tentu mencoreng sepak bola kita, tidak hanya di dalam negeri, tetapi ketika itu terus diviralkan melalui media-media, maka dunia internasional pun akan menonton itu,”

katanya.

Ia mengaku khawatir jika tidak ada langkah serius dari PSSI, kepercayaan publik terhadap sepak bola nasional akan kembali merosot.

Jika kekerasan terus dibiarkan di Liga 4, maka fondasi sepak bola Indonesia akan rapuh sejak awal. Sepak bola hanya akan maju jika seluruh elemen federasi, klub, pemain, wasit, dan supporter memiliki visi yang sama: membangun sepak bola yang sehat, aman, dan bermartabat.

Rivalitas seharusnya hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan. Setelah itu, semua pihak adalah bagian dari industri sepak bola yang harus saling menjaga etika, keselamatan, dan masa depan bersama.

Tag:liga 4olahragaPSSISepak BolaSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Ikuti
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Prakiraan Cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi prakiraan cuaca hari ini di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Menurut ramalan, wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan pada hari ini,…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Hukum

Pejabat Bea Cukai dan Pajak Kena OTT KPK di Kantornya, Purbaya: Ya Biarin Aja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), di Banjarmasin dan Jakarta. OTT ini menyasar pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Bea dan Cukai (DJBC). Merespons Hal ini,…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Bahan Peledak yang dipakai siswa SMPN 3 Sungai Raya Kalbar untuk meneror sekolahnya.
Nasional

Tragis, Korban Bullying Siswa SMP Kalbar Jadi Pelaku Teror Bom Molotov di Sekolahnya

Kasus pelajar terpapar paham radikalisme kembali terjadi. Kali ini melibatkan seorang siswa SMP kelas IX SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat. Pelaku nekat meledakkan sekolahnya sendiri dengan menggunakan bom molotov.…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Kebocoran Gas Asam Nitrat
Daerah

Kebocoran Gas Asam Nitrat di PT Vopak Cilegon, Puluhan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebuah video yang beredar di media sosial X memperlihatkan kawasan industri PT…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
3 hari lalu
Ketua Panja Pemasyarakat Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso
Daerah

DPR Endus Dugaan Aparat Lapas Bekingi Peredaran Narkoba

Dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum aparat lapas dan rutan, termasuk dugaan membekingi…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
3 hari lalu
Warga berjalan menuju kamar mandi hunian sementara (Huntara) Danantara di Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh
Daerah

Pemerintah Tambah 111 Unit Huntara di Aceh Tamiang

Pemerintah akan menambahkan 111 unit unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
3 hari lalu
Kepala BNPB Tinjau Lokasi Longsor Bandung Barat, Tanggap Darurat Ditarget Dua Pekan.
Daerah

Kepala BNPB Tinjau Lokasi Longsor Bandung Barat, Tanggap Darurat Ditarget Dua Pekan

Upaya pencarian dan pertolongan (SAR) korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
7 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up