Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Daerah

Sekolah Negeri di Daerah Sepi Peminat, Pemerintah Diminta Evaluasi Sistem Pendidikan

DPR minta pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh fenomena sekolah negeri yang sepi peminat di sejumlah daerah.

Siswa berjalan membawa paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dekat ruang kelas yang atapnya ambruk di SD Negeri Tanggirejo, Tegowanu, Grobogan. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).
Siswa berjalan membawa paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dekat ruang kelas yang atapnya ambruk di SD Negeri Tanggirejo, Tegowanu, Grobogan. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid di berbagai wilayah. Menurutnya, fenomena tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah.

Puan minta pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh fenomena sekolah negeri yang sepi peminat di sejumlah daerah.

Sekolah sepi peminat ini memang pertama, di Komisi X itu beberapa waktu lalu mendapat laporan juga sudah dipertanyakan dan meminta kepada kementerian terkait untuk mengevaluasi hal tersebut,”

kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa dilihat dari satu sisi. Tapi, melainkan harus dicari akar penyebabnya mulai dari lokasi sekolah hingga kualitas pendidikan.

Iklan

Ia mengatakan persoalan itu sebelumnya juga sudah dibahas di Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan.

Kata Puan, Komisi X DPR juga sudah minta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab banyaknya sekolah negeri yang minim peminat.

Menurut Puan, pemerintah harus memetakan penyebab utama kondisi tersebut sebelum mengambil langkah penanganan.

Ia menyebut ada sejumlah faktor yang perlu dikaji. Mulai dari akses menuju sekolah, kualitas pendidikan, hingga kondisi demografi di wilayah setempat.

Apakah kemudian jaraknya memang cukup jauh dari tempat penduduk, ataukah kemudian kualitasnya, ataukah kemudian memang muridnya yang tidak ada dan lain-lain sebagainya,”

ujarnya.

Puan mengatakan evaluasi tak boleh dilakukan secara parsial. Pemerintah diminta meninjau kembali seluruh aspek yang menyebabkan sekolah negeri kehilangan peminat.

Jadi, evaluasi ini memang harus dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah dan harus ada evaluasi ulang terkait dengan hal tersebut,”

jelas Puan.

Fenomena sekolah negeri yang sepi peminat belakangan jadi sorotan setelah sejumlah daerah melaporkan masih banyak sekolah yang kekurangan peserta didik baru. Meskipun proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah berakhir.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai pemerataan akses pendidikan, kualitas sekolah, hingga distribusi jumlah penduduk di masing-masing wilayah.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.