Kasus keracunan massal yang diduga akibat mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini puluhan siswa SDN Beber, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendadak dilarikan ke Puskesmas Aik Darek pada Jumat, 11 September, sekitar pukul 10.40 WITA. 

Dilansir dari Instagram @mataraminfo, suasana panik tampak jelas terlihat ketika para orang tua membawa anak-anak mereka ke puskesmas. Nampak para siswa yang dibawa ayahnya tengah menangis histeris.

Sejumlah siswa sekolah dasar di Lombok Tengah dilaporkan mengalami keracunan massal, dugaan sementara keracunan disebabkan oleh makanan MBG yang dikonsumsi siswa. Saat ini para siswa sedang dibawa ke pusat kesehatan terdekat,”

tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu MBG yang menyebabkan keracunan ini berasal dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Lendang Tampel Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Para korban dikabarkan mengalami sejumlah keluhan, seperti muntah-muntah dan pusing.

Pilihan EditorRahmat Tunny

2.800 Korban dalam 12 Kasus Keracunan MBG, Persoalan Dinilai Sudah Sistemik

Rentetan kasus keracunan yang diduga disebabkan oleh MBG menjadi perhatian khusus. Pasalnya sekitar dua minggu terakhir terjadi keracunan massal di sejumlah wilayah.

Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, korban tercatat melonjak hingga mencapai 265 orang, dengan 54 siswa di antaranya terpaksa harus menjalani rawat inap intensif di sejumlah fasilitas kesehatan seperti RSUD R.A.A. Soewondo, RS Keluarga Sehat Hospital, RS Mitra Bangsa, dan RSUD Fastabiq Sehat. Kasus tersebut resmi ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Selanjutkan kasus keracunan MBG juga terjadi di Blora pada Senin, 7 September 2026. Sebangak 141 siswa di dua sekolah, yakni SMAN 1 Tunjungan dan SMP Albanjari menjadi korban keracunan usai menyantap menu MBG. 

Kemudian sebanyak 228 siswa SMP Negeri 1 Gembong dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah juga diduga mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).