Sejumlah nama pejabat utama di Kejaksaan Agung mulai disebut dalam bursa pergantian Jaksa Agung ST Burhanuddin. Isu tersebut mencuat setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat Kapolri.
Ketua Umum Corruption Investigation Committee (CIC) Bambang SS mengatakan terdapat dua nama yang kini muncul ke permukaan dan dikaitkan dengan kemungkinan pergantian pucuk pimpinan Korps Adhyaksa.
Sejumlah nama mulai disebut dalam informasi yang beredar di kalangan tertentu. Dua nama yang menjadi perhatian adalah Prof. Dr. H. Tjokorda Ngurah Agung Kusuma Yudha dan Noor Rachmad,”
kata Bambang dalam keterangannya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Rekam Jejak Tjokorda
Tjokorda merupakan jaksa senior yang telah mengabdikan diri di institusi kejaksaan selama lebih dari tiga dekade, sejak 1989.
Sepanjang kariernya, ia memiliki pengalaman di sejumlah bidang mulai dari intelijen, tindak pidana khusus (pidsus), hingga perdata dan tata usaha negara (datun).
Salah satu perkara besar yang pernah ditanganinya berkaitan dengan puluhan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di Jampidsus. Tjokorda juga pernah jadi bagian dari tim ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pertama kali dibentuk.
Dengan pengalaman itu, nama Tjokorda sebelumnya juga sempat digadang-gadang sebagai salah satu calon Jaksa Agung untuk menggantikan ST Burhanuddin.
Noor Rachmad Muncul
Selain Tjokorda, nama Noor Rachmad juga dikaitkan dengan kemungkinan pergantian ST Burhanuddin.
Noor merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro angkatan 1979. Kariernya di Kejaksaan Agung kemudian berkembang hingga dipercaya menduduki posisi Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun).
Noor menduduki posisi tersebut menggantikan Bambang Setyo Wahyudi. Setelah Noor kemudian mendapat jabatan baru sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), posisi Jamdatun sempat diisi oleh ST Burhanuddin pada saat itu.
Noor sendiri menjabat sebagai Jampidum pada periode 2015 hingga 2019.
Kemunculan nama Tjokorda dan Noor Rachmad dalam informasi yang beredar menambah daftar nama yang dikaitkan dengan isu pergantian Jaksa Agung. Namun, informasi tersebut sejauh ini masih sebatas nama yang disebut dalam bursa dan belum disertai keputusan resmi mengenai pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Agung.






