Bank Indonesia (BI) buka suara terkait melemahnya nilai tukar rupiah yang kini hampir menyentuh Rp17.000 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan hari ini rupiah ada di level Rp16.708/USD.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti mengatakan melemahnya mata uang rupiah ini dipengaruhi oleh ketidakpastian global.
BI menyoroti, government shutdown AS yang tercatat merupakan terlama dalam sejarah, inflasi yang masih tinggi, hingga Fed Fund Rate yang berpotensi tetap hingga akhir tahun.






