PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan, Shell Indonesia membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina sebesar 100 ribu barel (MB). Artinya, total suplai BBM Pertamina Patra Niaga ke seluruh Badan Usaha (BU) Swasta mencapai 430 ribu barel.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan suplai ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga amanah kolaborasi yang diamanahkan oleh Kementerian ESDM. Hal ini sekaligus untuk menjaga ketahanan dan distribusi energi untuk Indonesia.
Untuk Shell Indonesia penyaluran kali ini 100 MB, sehingga total suplai kepada seluruh SPBU Swasta (BP-AKR, Vivo, dan Shell Indonesia) mencapai 430 MB menunjukkan kapasitas suplai kami yang kuat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan energi nasional,”
ujar Roberth dalam keterangan resmi dikutip Senin, 8 Desember 2025.
Roberth menjelaskan, untuk mekanisme penyediaan pasokan kepada Shell Indonesia menggunakan prosedur sesuai dengan aturan yang berlaku, serta menjunjung mekanisme compliance serta governance secara Business to Business (B2B).
Roberth mengatakan, Pertamina Patra Niaga dan Shell Indonesia juga sudah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan BBM, serta distribusi energi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Adapun untuk proses B2B dari sisi jumlah kebutuhan berdasarkan volume permintaan, pelaksanaan tender supplier yang dilakukan dengan aspek GCG dan konfirmasi berulang dengan customer, pelaksanaan join Surveyor, hingga mekanisme open book untuk negosiasi aspek komersial dilaksanakan. Kemudian sampai proses bongkar dilaksanakan dan diterima BU Swasta untuk disalurkan kepada masyarakat.
Komoditi BBM yang dipasok kepada BU Swasta yang dalam hal ini Shell Indonesia telah memenuhi seluruh requirements yang dimintakan dari BU Swasta sebagai bentuk komitmen tindak lanjut atas arahan pemerintah,”
kata Roberth.
