Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, seluruh desa di wilayah Indonesia akan menerima Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) paling lambat Desember 2026.
Prabowo pun turut menyampaikan permintaan maaf karena hingga saat ini MBG belum bisa menyasar ke seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dikatakannya dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat.
Tadi waktu saya datang rakyat banyak juga yang teriak, Pak desa kami belum terima MBG, saya minta maaf kemampuan kita. Tapi insya Allah tahun 2026 ini seluruh desa di Indonesia akan menerima MBG, sasaran kita Desember 2026 semua desa mendapat MBG, mudah-mudahan bisa lebih cepat,”
kata Prabowo, Rabu, 7 Januari 2026.
Prabowo mengatakan, hingga saat ini penerima MBG sudah mencapai 55 juta. Jumlah itu belum mencapai target penerima yang dibidik sebanyak 82,9 juta penerima manfaat.
Tapi Desember kita harus sampai semua anak Indonesia dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lansia juga kita beri makan,”
katanya.
Sementara itu, berdasarkan laporan terakhir Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga 15 Desember 2025 realisasi Program MBG mencapai Rp52,9 triliun atau 74,6 persen dari pagu anggaran Rp71 triliun.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan jumlah penerima MBG sebanyak 50,7 juta dari 82,9 juta penerima manfaat, yang terdiri dari pelajar dan ibu hamil.
MBG sampai dengan 15 Desember sudah Rp52,9 triliun, atau 74,6 persen dari anggaran di APBN sebesar Rp71 triliun. Saat ini penerimanya sudah 50,7 juta penerima dari 82,9 juta target,”
ujar Suahasil dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Kamis, 18 Desember 2025.
Adapun pada 2025 total alokasi anggaran MBG sebesar Rp335 triliun pada 2026. Bila dirinci pagunya sebesar Rp268 triliun, dan anggaran cadangan Rp67 triliun.

