Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Perpres Ojol Tertunda Gegara Isu Merger Grab-GoTo, Asosiasi: Driver Protes dan ‘Menjerit’
Ekonomi Bisnis

Perpres Ojol Tertunda Gegara Isu Merger Grab-GoTo, Asosiasi: Driver Protes dan ‘Menjerit’

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Januari 19, 2026 9:12 am
Adi Briantika
Dusep
Share
Ilustrasi Ojek Online. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
Ilustrasi Ojek Online. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
SHARE

Kementerian Sekretariat Negara mengonfirmasi penerbitan Peraturan Presiden tentang ojek online masih tertunda. Penundaan berkaitan dengan isu rencana merger dua raksasa teknologi transportasi, Grab Indonesia dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan penyelesaian regulasi tersebut harus menunggu kejelasan proses korporasi kedua perusahaan. Hasil akhir dari merger diprediksi sangat memengaruhi substansi aturan dalam Peraturan Presiden.

Perpres ojol nanti dicek. Karena (kami) meminta Danantara untuk mempercepat proses merger-nya, karena itu memengaruhi Perpres-nya,”

ujar Prasetyo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 15 Januari 2026.

Sementara, Ketua Umum Garda Indonesia Igun Wicaksono pun mendesak pemerintah segera menerbitkan regulasi tersebut. Sebab pernyataan pemerintah dianggap tidak relevan dengan kondisi kedaruratan di lapangan.

Penerbitan peraturan penting demi perlindungan pengemudi ojol. Desakan ini muncul di tengah ketidakpastian ekonomi global tahun 2026 dan pernyataan pemerintah yang dinilai menunda regulasi demi kepentingan korporasi.

Proses bisnis dan merger korporasi tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda perlindungan terhadap jutaan rakyat yang menggantungkan hidupnya sebagai pengemudi ojol,”

kata Igun, Sabtu, 17 Januari 2026.

Pendapatan pengemudi ojol saat ini telah berada dalam kondisi kritis. Tekanan algoritma, potongan aplikasi yang tinggi, sistem insentif yang makin sulit, serta naiknya biaya hidup membuat banyak pengemudi bekerja melampaui batas kemampuan fisiknya.

Korban pengemudi ojol mulai berjatuhan—ada yang meninggal dunia karena kelelahan, ada yang jatuh sakit karena menahan lapar, bahkan ada yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas karena dipaksa terus mengejar pesanan demi pendapatan yang layak untuk menafkahi keluarga.

Sampai kapan korban pengemudi ojol dibiarkan berjatuhan hanya demi menjaga proses merger perusahaan aplikator yang dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan?”

ujar Igun.

Sebagai solusi darurat penyelamatan pendapatan pengemudi, Garda Indonesia menuntut substansi utama dalam Perpres Ojol mencakup skema tarif yang lebih adil, yakni penetapan skema bagi hasil 90:10 (90 persen untuk pengemudi, 10 persen untuk aplikator). Angka ini dinilai rasional untuk menutupi biaya operasional mitra yang kerap membengkak, sekaligus membatasi potongan aplikator yang dikeluhkan terlalu besar.

Igun meminta presiden agar memahami kepentingan peraturan sebagai payung hukum nasional. 

Tolonglah rakyatmu yang bekerja sebagai pengemudi ojek online. Jangan biarkan mereka hanya diberikan janji demi janji selama berbulan-bulan, sementara kehidupan mereka semakin terhimpit hanya karena menunggu kepentingan bisnis dan izin merger perusahaan aplikator,”

ucap dia.

Bantahan Korporasi

Istana mengklaim merger sebagai alasan penundaan regulasi, tapi pihak aplikator justru memberikan sinyal berbeda. Grab Indonesia dan GoTo konsisten membantah kesepakatan merger. Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan nihil pembicaraan gabungan korporasi tersebut.

Kalau dilihat bahwa ada sejumlah laporan media kalau kami (Grab) terlibat diskusi untuk transaksi potensial dengan GoTo. Namun, kedua pihak saat ini tidak membicarakan apa pun, dan Grab belum menandatangani kesepakatan apa pun,”

tegas Neneng. 

Senada dengan Grab, Corporate Secretary GoTo R.A. Koesoemohadiani juga menyatakan belum ada kesepakatan atau transaksi penggabungan. 

Sebagaimana telah kami jelaskan pada keterbukaan yang kami sampaikan tertanggal 19 Maret 2025, belum ada kesepakatan antara Perseroan dengan pihak manapun untuk melakukan transaksi sebagaimana telah dispekulasikan media massa,”

kata dia.

Tag:Berita PentingDanantaraGoToGrabmergerOjolPerpresPrasetyo Hadi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mau Ambil Alih PNM dari Danantara, Buat Apa Ya?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana, mengambil alih salah satu lembaga keuangan yang ada di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yakni PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Hal ini dilakukan…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo
Hukum

17 Orang Diamankan Saat OTT di Bea Cukai, KPK Sita Mata Uang Asing hingga Logam Mulia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sebanyak 17 orang dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari dugaan korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan yang digelar pada Rabu, 4…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Hakim MK Adies Kadir (kiri). (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu dan Adies Kadir Sebagai Hakim MK

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Dilantiknya Juda untuk menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang kini terpilih sebagai…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi seorang anak dan ibu di Indonesia. (Sumber: Unsplash/Farel Yesha)
Ekonomi Bisnis

BPS: Jumlah Penduduk Miskin RI Capai 23,36 Juta, Kriteria Pengeluaran Rp641.443 per Orang

Badan Pusat Statistik (BPS) menetapkan, garis kemiskinan nasional sebesar Rp641.443 per orang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Kemacetan di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Sumber: Unsplash/Adrian Pranata )
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Tetap Jadi Penopang Utama

Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 tumbuh 5,39 persen secara tahunan atau year…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BPS Klaim Jumlah Pengangguran di RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang pada November 2025

Jumlah orang menganggur di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada periode Agustus-November…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
5 jam lalu
Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Di Atas Proyeksi Ekonom, BPS Umumkan Ekonomi RI Sepanjang 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up