Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Indonesia sepanjang 2025 menjadi yang tertinggi selama enam tahun terakhir. Tercatat wisman yang melancong sebanyak 15.386.646 kunjungan, atau naik 10,80 persen bila dibandingkan 2024 yang sebanyak 13.886.678 kunjungan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan pada Desember 2025 kunjungan wisman sebanyak 1,41 juta kunjungan. Wisman masuk melalui pintu utama sebanyak 1.122.993 kunjungan, dan melalui pintu masuk perbatasan sejumlah 182.867 kunjungan.
Dengan demikian secara total jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,41 juta, yang berasal dari pintu masuk utama dan juga dari pintu masuk perbatasan, naik 17,25 persen secara bulanan, dan secara tahunan 14,43 persen,”
ujar Ateng dalam konferensi pers Senin, 2 Februari 2026.
Adapun secara kumulatif, Ateng mengatakan bahwa kunjungan wisman sepanjang 2025 mencapai 15,39 juta, atau naik sebesar 10,80 persen jika dibandingkan pada tahun 2024 yang lalu.
Capaian kunjungan wisman di tahun 2025 ini merupakan capaian tertinggi dalam 6 tahun terakhir, atau kalau ditarik ke belakang yaitu sejak tahun 2020,”
terangnya.
Bila dirinci, kunjungan wisman pada 2020 sebanyak 4.052.923, kemudian turun pada 2021 yang hanya 1.557.530, dan naik pada tahun 2022 sebanyak 5.889.031. Lalu pada 2023 naik menjadi 11.677.825, 2024 mencapai 13.886.678, dan 2025 sejumlah 15.386.646.
Negara Paling Banyak Liburan di RI
Ateng mengatakan, kunjungan wisman paling banyak pada Desember 2025 dilakukan oleh warga negara berkebangsaan Malaysia sebesar 17,3 persen. Disusul Singapura 14,5 persen, dan Australia 11 persen.
Nah jika dibandingkan dengan November 2025, maka terjadi peningkatan kunjungan wisman dari ketiga negara yang tadi saya sampaikan. Begitu pula jika dibandingkan dengan bulan Desember yang lalu 2024 kunjungan wisman pada tiga negara tersebut juga mengalami peningkatan,”
tuturnya.
Sedangkan sepanjang 2025, Ateng menjelaskan bahwa wisman paling banyak ke Indonesia juga berasal dari Malaysia 17,2 persen, diikuti Australia 11,4 persen, Singapura 9,9 persen, dan China 8,7 persen.
Dibandingkan dengan tahun 2024 ya kunjungan wisman dari Malaysia mengalami peningkatan cukup tinggi yaitu 16,26 persen.. Nah jika di total wisman berkebangsaan Malaysia ini paling banyak melalui pintu masuknya Bandara Soekarno-Hatta,”
tuturnya.
Uang yang Dihabiskan Turis di RI
Lebih lanjut BPS mencatat, pada kuartal IV-2025 wisman yang berkunjung ke Indonesia menghabiskan uang sekitar US$1.286,84 atau setara Rp21,6 juta (asumsi kurs Rp16.791 per dolar AS). Dengan menghabiskan rata-rata tinggal sekitar 9,74 malam.
Wisman paling banyak mengeluarkan uang, uangnya yaitu untuk akomodasi dan makanan minuman. Pada kuartal IV-2025 proporsi untuk dua jenis pengeluaran tersebut itu mencapai 56,88 dari total pengeluaran wismannya,”
tuturnya.
Sementara itu, Ateng mengatakan bahwa secara rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan tahun 2025 mencapai US$1.267,07 atau Rp21,2 juta.



