Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 26 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Purbaya Tantang Publik Cek Data Lain Terkait Realisasi Pajak
Ekonomi Bisnis

Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Purbaya Tantang Publik Cek Data Lain Terkait Realisasi Pajak

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Februari 14, 2026 1:00 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Fotor: owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Ekonom menyoroti pertumbuhan ekonomi 2025 yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) tumbuh sebesar 5,11 persen.

Sebab, kondisi itu berkebalikan dengan penerimaan pajak yang tak mencapai target hanya sebesar Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target APBN 2025.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kondisi tersebut tidak bisa dilihat secara hanya dari sisi penerimaan pajak.

Menurutnya, perlambatan penerimaan pajak terjadi karena tekanan ekonomi pada awal tahun.

Kita ngebutnya kan di terakhir-terakhir kan, kan pajak nggak bisa recover secepat itu udah cukup bagus tuh di kuartal ke III kuartal ke-IV ada tumbuh ini cepat. Cuman kalau Anda lihat apakah data PDB sinkron dengan data di masyarakat,”

ujar Purbaya di Wisma Danantara, Jumat, 13 Februari 2026.

Purbaya mengatakan, penilaian terhadap pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada satu indikator.

Menurutnya, berbagai data sektoral menunjukkan adanya perbaikan yang cukup sinkron dengan data Produk Domestik Bruto (PDB).

Anda lihat data penjualan-penjualan itu, penjualan mobil, penjualan motor dan data indeks kepercayaan konsumen, kepercayaan masyarakat pemerintah kelihatan sekali kan dari turun sejak September udah naik lagi. Jadi itu agak menyelamatkan kita,”

tuturnya.

Purbaya menuturkan, bila ada pihak yang tidak mempercapai data BPS terkait pertumbuhan ekonomi tersebut.

Ia meminta agar dilihat data survei lainnya mulai dari penjuaan motor, semen, hingga konsumsi listrik.

Jadi kalau orang menyorot itu lihat aja data-data yang lain. Kalau Anda nggak percaya BPS misalnya ya lihat sinkron dan kebijakan dengan data-data survei yang lain. Kan ada banyak data dari penjualan mobil-motor, penjualan semen, konsumsi listrik, PMI, segala macam. Itu sepertinya sinkron kita membaik di kuartal ke-IV tahun lalu,”

katanya.

Purbaya pun menyatakan, akan mati-matian menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, ekonomi pun tengah menuju pertumbuhan yang lebih cepat.

Kita menuju ke pertumbuhan yang lebih cepat. Kalau momentumnya bisa kita jaga. Saya akan mati-matian di situ jaga momentum pertumbuhan ekonomi,”

tuturnya.

Adapun berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional dari dealer langsung ke konsumen akhir (retail) sepanjang 2025 sebanyak 833.692 unit atau turun 6,3 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 889.680 unit.

Sementara itu, industri manufaktur Indonesia pada akhir tahun 2025 masih mencatat ekspansi meski melambat dari bulan sebelumnya.

Data Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global ada di level 51,2 pada Desember 2025, turun dari posisi 53,3 pada November.

Sebelumnya, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai ada beberapa kejanggalan dari angka statistik yang diumumkan oleh BPS.

Huda menyoroti, angka kumulatif pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada 2025, yang tidak melebihi angka 5,11 persen.

Sedangkan kontribusi keduanya mencapai 82,65 persen, yang mana konsumsi rumah tangga sebesar 53,88 persen dan PMTB sebesar 28,77 persen.

Huda juga menyoroti terkait PMTB yang naik tajam karena impor mesin dan perlengkapan. Tercatat pertumbuhan PMTB sub komponen mesin dan perlengkapan di angka 17,99 persen.

Di sisi lain, net ekspor diklaim menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi dengan menjadi sumber pertumbuhan sebesar 0,74 persen. Jadi kita tempatkan dimana IMPOR mesin tersebut?”

ujarnya.

Huda menilai, kondisi ekonomi tersebut berbanding terbalik dengan realisasi penerimaan pajak yang mengalami penurunan.

Sepanjang 2025 realisasi penerimaan pajak hanya mencapai Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target APBN 2025 Rp2.189,3 triliun. Angka ini turun secara neto sebesar -0,7 persen secara yoy.

Kondisi ekonomi tersebut berkebalikan dengan kondisi penerimaan perpajakan dimana penerimaan perpajakan mengalami kontraksi cukup dalam terutama yang berhubungan dengan konsumsi (PPN dan PPnBM). Sewajarnya, ketika ekonomi baik, penerimaan pajak juga membaik. Alhasil, angka yang kontradiktif ini menjadi pertanyaan,”

tuturnya.
Tag:APBNData BPSPajakPertumbuhan EkonomiPurbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Panas! Amien Rais Minta Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Singgung Kasus Roy Suryo
By Rahmat Tunny
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/wsj)
1
Kronologi Korupsi Dana Desa Terbongkar, Uang Negara Diduga Berakhir Jadi Gift TikTok
By Ani Ratnasari
Kepala Urusan Keuangan Keuangan Desa Lok Bangkai, Banjang, Kalimantan Selatan berinisial MT jadi tersangka. sebagai tersangka
2
Islah Bahrawi: Untuk Apa Kita Punya Presiden, Kalau Setiap Pidato Hanya Salahkan Rakyatnya
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo. (Sumber: YT BPMI)
3
5 Potret Ginka Febriyanti Ginting, Komisaris Pertamina Retail Termuda yang Jadi Sorotan
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare) Ginka Febriyanti Ginting
4
Tak Temui Mahasiswa dan Kerap Serang Pengkritik, Prabowo Dinilai Makin Anti Kritik
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kekayaan negara harus dijaga untuk memastikan masyarakat dapat hidup dengan layak dan sejahtera, salah satunya lewat jalur pendidikan. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Blak-blakan Defisit APBN Tembus 3% Bila Anggaran MBG Direlokasi Bukan Dipotong

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Ungkap Sempat Mau Dimarahi Bos Himbara, Lho Kenapa?

Sejumlah direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mendatangi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
PT Pertamina Patra Niaga salurkan 7,8 juta tabung LPG 3 kilogram jelang Ramadan.
Ekonomi Bisnis

CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG Subsidi, Mulai Produksi Juli

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menargetkan produksi tabung…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
3 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Ekonomi Bisnis

Kata Purbaya soal Potong Anggaran MBG: Saya Mau Nol, Tapi Nggak Bisa Itu ‘Program Bagus’

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up