Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Purbaya Tantang Publik Cek Data Lain Terkait Realisasi Pajak
Ekonomi Bisnis

Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Purbaya Tantang Publik Cek Data Lain Terkait Realisasi Pajak

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Februari 14, 2026 1:00 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Fotor: owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Ekonom menyoroti pertumbuhan ekonomi 2025 yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) tumbuh sebesar 5,11 persen.

Sebab, kondisi itu berkebalikan dengan penerimaan pajak yang tak mencapai target hanya sebesar Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target APBN 2025.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kondisi tersebut tidak bisa dilihat secara hanya dari sisi penerimaan pajak.

Menurutnya, perlambatan penerimaan pajak terjadi karena tekanan ekonomi pada awal tahun.

Kita ngebutnya kan di terakhir-terakhir kan, kan pajak nggak bisa recover secepat itu udah cukup bagus tuh di kuartal ke III kuartal ke-IV ada tumbuh ini cepat. Cuman kalau Anda lihat apakah data PDB sinkron dengan data di masyarakat,”

ujar Purbaya di Wisma Danantara, Jumat, 13 Februari 2026.

Purbaya mengatakan, penilaian terhadap pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada satu indikator.

Menurutnya, berbagai data sektoral menunjukkan adanya perbaikan yang cukup sinkron dengan data Produk Domestik Bruto (PDB).

Anda lihat data penjualan-penjualan itu, penjualan mobil, penjualan motor dan data indeks kepercayaan konsumen, kepercayaan masyarakat pemerintah kelihatan sekali kan dari turun sejak September udah naik lagi. Jadi itu agak menyelamatkan kita,”

tuturnya.

Purbaya menuturkan, bila ada pihak yang tidak mempercapai data BPS terkait pertumbuhan ekonomi tersebut.

Ia meminta agar dilihat data survei lainnya mulai dari penjuaan motor, semen, hingga konsumsi listrik.

Jadi kalau orang menyorot itu lihat aja data-data yang lain. Kalau Anda nggak percaya BPS misalnya ya lihat sinkron dan kebijakan dengan data-data survei yang lain. Kan ada banyak data dari penjualan mobil-motor, penjualan semen, konsumsi listrik, PMI, segala macam. Itu sepertinya sinkron kita membaik di kuartal ke-IV tahun lalu,”

katanya.

Purbaya pun menyatakan, akan mati-matian menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, ekonomi pun tengah menuju pertumbuhan yang lebih cepat.

Kita menuju ke pertumbuhan yang lebih cepat. Kalau momentumnya bisa kita jaga. Saya akan mati-matian di situ jaga momentum pertumbuhan ekonomi,”

tuturnya.

Adapun berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional dari dealer langsung ke konsumen akhir (retail) sepanjang 2025 sebanyak 833.692 unit atau turun 6,3 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 889.680 unit.

Sementara itu, industri manufaktur Indonesia pada akhir tahun 2025 masih mencatat ekspansi meski melambat dari bulan sebelumnya.

Data Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global ada di level 51,2 pada Desember 2025, turun dari posisi 53,3 pada November.

Sebelumnya, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai ada beberapa kejanggalan dari angka statistik yang diumumkan oleh BPS.

Huda menyoroti, angka kumulatif pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada 2025, yang tidak melebihi angka 5,11 persen.

Sedangkan kontribusi keduanya mencapai 82,65 persen, yang mana konsumsi rumah tangga sebesar 53,88 persen dan PMTB sebesar 28,77 persen.

Huda juga menyoroti terkait PMTB yang naik tajam karena impor mesin dan perlengkapan. Tercatat pertumbuhan PMTB sub komponen mesin dan perlengkapan di angka 17,99 persen.

Di sisi lain, net ekspor diklaim menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi dengan menjadi sumber pertumbuhan sebesar 0,74 persen. Jadi kita tempatkan dimana IMPOR mesin tersebut?”

ujarnya.

Huda menilai, kondisi ekonomi tersebut berbanding terbalik dengan realisasi penerimaan pajak yang mengalami penurunan.

Sepanjang 2025 realisasi penerimaan pajak hanya mencapai Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target APBN 2025 Rp2.189,3 triliun. Angka ini turun secara neto sebesar -0,7 persen secara yoy.

Kondisi ekonomi tersebut berkebalikan dengan kondisi penerimaan perpajakan dimana penerimaan perpajakan mengalami kontraksi cukup dalam terutama yang berhubungan dengan konsumsi (PPN dan PPnBM). Sewajarnya, ketika ekonomi baik, penerimaan pajak juga membaik. Alhasil, angka yang kontradiktif ini menjadi pertanyaan,”

tuturnya.
Tag:APBNData BPSPajakPertumbuhan EkonomiPurbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
1
Polda Metro Blokir Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Supriyono Selama 5 Hari
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
2
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
3
Polda Metro Akui Blokir Rekening Koordinator AMPB Supriyono, Selidiki Asal Muasal Saldo
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyrakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Sumber: Istimewa)
4
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Tersandung Bunga Obligasi, Saham Adhi Karya Kena Gembok BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan alias suspensi saham PT Adhi…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Warga berada di dekat anggota keluarganya yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Bantu Korban Bencana, NTT Dapat 6.800 Ton Beras

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, IHSG Merosot 0,37 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup melemah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
8 jam lalu
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj)
Ekonomi Bisnis

Kemenhub Beberkan Kondisi Transportasi Terkini di Tengah Kepungan Karhutla Kalimantan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan kondisi terkini terkait layanan transportasi di wilayah Kalimantan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up