Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal global Presiden Donald Trump. Namun, hal ini pun direspons Trump dengan mengumumkan tarif impor global terbaru sebesar 10 persen untuk semua negara.
Terkait hal tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah Indonesia siap menghadapi segala kemungkinan terkait tarif perdagangan AS. Indonesia kata Prabowo, menghormati politik dalam negeri Amerika Serikat.
Ya kita siap untuk menghadapi semua kemungkinan. Kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat, ya kita lihat perkembangannya,”
ujar Prabowo dalam keterangan pers dikutip Minggu, 22 Februari 2026.
Adapun terkait Trump yang menetapkan kebijakan tarif 10 persen, Prabowo menilai bahwa kebijakan itu menguntungkan untuk Indonesia.
Saya kira ya menguntungkan lah. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan,”
jelasnya.
Sebagaimana diketahui, sebelum adanya putusan pembatalan dari MA di AS. Indonesia dan Amerika Serikat sudah menyepakati penurunan tarif resiprokal menjadi 19 persen dari 32 persen.
