Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 14 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Purbaya Perpanjang Dana Rp200 Triliun di Bank: Tak Perlu Khawatir Likuditas Hilang
Ekonomi Bisnis

Purbaya Perpanjang Dana Rp200 Triliun di Bank: Tak Perlu Khawatir Likuditas Hilang

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Februari 24, 2026 2:53 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Ilustrasi: Peredaran uang tumbuh tinggi pada September 2025
Ilustrasi: Peredaran uang tumbuh tinggi pada September 2025. (ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang masa penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di perbankan hingga September 2026. Perpanjangan ini dilakukan untuk menjaga likuiditas perbankan agar tetap stabil.

Purbaya mengatakan, penempatan dana pemerintah di perbankan seharusnya jatuh tempo pada 13 Maret 2026. Sehingga dengan perpanjangan ini, bank diminta tak khawatir kehilangan likuiditas.

Penempatan Rp200 triliun saat jatuh tempo di 13 Maret nanti akan langsung diperpanjang 6 bulan ke depan. Jadi bank tidak perlu khawatir kehilangan likuiditas karena pemerintah akan terus mendukung likuiditas di pasar,”

ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA dikutip Selasa, 24 Februari 2026.

Kepastian perpanjangan ini disampaikan Purbaya, sekaligus menepis kekhawatiran bahwa likuiditas perbankan akan tergerus saat dana penempatan pemerintah jatuh tempo. Bendahara Negara ini juga meminta agar perbankan lebih gesit untuk mencari debitur.

Kami mengharapkan bank lebih bersemangat mencari debitur tentunya dengan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian. Jadi kan banyak orang itu, Maret abis apakah banknya akan kehilangan likuiditas karena uangnya ditarik pemerintah? Dengan pernyataan barusan saya tegaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi,”

jelasnya.

Purbaya mengatakan, pemerintah akan melakukan evaluasi terkait penempatan dana ini pada September 2026. Ia berharap, dengan perpanjangan ini ekonomi akan semakin melaju tinggi.

Kami akan evaluasi kembali di September nanti enam bulan setelah perpanjangan. Harapannya ekonomi sudah semakin bergerak lebih tinggi, berbagai program prioritas pemerintah semakin terlihat hasilnya,”

tegasnya.

Lebih lanjut Purbaya mengungkapkan, sejak pemerintah menaruh dana di bank pada September 2025-Februari 2026 telah menurunkan suku bunga deposito dan kredit. Hal ini tercermin dari pertumbuhan uang primer (M0) sebesar 11,7 persen pada pekan pertama Februari 2026.

Ini memberi ruang sebetulnya untuk kredit untuk tumbuh double digit juga. Pertumbuhan M0 akan dijaga tetap double digit, Bank Indonesia berkomitmen akan mendukung pemerintah dalam hal ini,”

katanya.

Kemudian kata Purbaya, suku bunga kredit turun ke level 8,80 persen per Januari 2026, dibandingkan Agustus 2025 yang berada pada level 9,12 persen.

Tag:dana pemerintahlikuiditasMenteri KeuanganperbankanPurbayaSuku Bunga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen Z 2026
By Ani Ratnasari
Ilustrasi Gen Z
1
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 14 Agustus 2026: Berawan, Suhu Tembus 35°C
By Ivan Syahruna Lubis
Cuaca berawan
2
Dari Challenge Jadi Perkara, Kasus Hafalan Surah Alquran Berhadiah Miras Dilimpahkan ke Polda Metro
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi minuman keras atau miras.
3
9 Demo di Jakarta Batal Bersamaan, Pengamat Curiga Ada “Dirijen” yang Atur Gerakan Massa
By Rahmat Tunny
Momen demo
4
Misteri Sutrimo dari Kebayoran ke Banyumas: Barang Raib, Jasad Tanpa Luka
By Rahmat Baihaqi
Petugas membawa peralatan untuk proses ekshumasi jenazah Sutrimo mantan kepala rumah tangga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, di Desa Wlahar, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman (kiri) didampingi Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) menyerahkan bantuan pangan beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September kepada warga di Surabaya, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

El Nino Makin Ganas, Bapanas Klaim Stok Pangan RI Aman

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok pangan dalam kondisi kuat, di tengah…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Pengguna kendaraan listrik mengisi daya mobilnya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN UP3, Solo, Jawa Tengah
Ekonomi Bisnis

Rp534 Triliun Keluar Negeri Gara-gara BBM, Prabowo Dorong Era Kendaraan Listrik

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia masih mengeluarkan dana hingga US$30 miliar…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Natania Longdong
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Makna Zaezar/nz)
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Tapi 7,22 Juta Orang Menganggur dan 43.805 Kena PHK

Pemerintah menilai perekonomian Indonesia saat ini masih tumbuh positif di tengah berbagai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
15 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto di Peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas). (Sumber: YouTube BPMI)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Heran Rakyat Indonesia Banyak yang Miskin Tapi Masih Bisa Tersenyum

Presiden Prabowo Subianto mengakui masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup di bawah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up