Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 6 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • Spill
  • DPR
  • sumatera
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cara Pemerintah RI Atasi Efek China Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2026
Ekonomi Bisnis

Cara Pemerintah RI Atasi Efek China Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2026

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 6, 2026 5:14 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Tumpukan Peti Kemas diatas Kapal Kargo ke China. (Sumber: Unsplash/Eilis Garvey)
Tumpukan Peti Kemas diatas Kapal Kargo ke China. (Sumber: Unsplash/Eilis Garvey)
SHARE

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merespons, terkait China memangkas target pertumbuhan ekonomi 2026 ke level terendah dalam 30 tahun terakhir ke kisaran 4,5-5 persen. Pasalnya, China merupakan mitra dagang utama Indonesia dan salah satu penyumbang investasi terbesar.

- Advertisement -

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan pemerintah mencermati secara serius atas keputusan pemerintah China tersebut.

Kami mencermati secara seksama atas keputusan Pemerintah Tiongkok terhadap perubahan target pertumbuhan pada kisaran 4,5 persen-5 persen sebagai target terendah dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut menjadi sinyal adanya transisi perekonomian global dan ketegangan geopolitik yang perlu diantisipasi secara adaptif,”

ujar Haryo saat dihubungi owrite Jumat, 6 Maret 2026.

Haryo menjelaskan, China merupakan salah satu negara tujuan ekspor komoditas utama RI seperti besi, nikel, dan sebagainya. Total ekspor non migas ke China mencapai US$5,27 miliar per Januari 2026.

Maka dengan dinamika yang sedang berkembang saat ini, Haryo mengatakan bahwa pemerintah RI akan melakukan diversifikasi pasar. Sehingga perdagangan global Indonesia tidak hanya bergantung pada satu negara. 

Kami sedang mempercepat proses penyelesaian perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa dan UK,”

jelasnya.

Adapun terkait investasi asing, Haryo mengatakan China konsisten menjadi penyumbang investasi terbesar dengan posisi kedua hingga ketiga.

Kami optimis pada komitmen yang sudah berjalan di sektor hilirisasi nikel dan ekosistem EV untuk tetap on track. Produk hilirisasi memiliki daya tawar yang lebih kuat dan pasar yang lebih luas di tingkat global,”

katanya.

Haryo mengaku, pemerintah juga terus menjalin komunikasi intensif dengan investor China. Hal ini untuk memastikan proyek-proyek strategis nasional tetap berjalan, serta implementasi kerja sama Two Parks Twin Countries (TCTP) yang telah menjadi komitmen Indonesia-China.

Pemerintah akan terus memperbaiki iklim investasi salah satunya melalui Satgas P2SP yang telah berjalan untuk menarik investasi dari negara lain dan menjaga keseimbangan aliran modal masuk,”

imbuhnya.

Pertumbuhan Ekonomi RI Turun 

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan berdasarkan hitungan sensitivitas, setiap perlambatan 1 poin persentase pertumbuhan ekonomi China, maka akan mengurangi pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 0,10 poin persentase. Kemudian menekan neraca berjalan sekitar 0,07 persen terhadap PDB, dan menurunkan penerimaan negara sekitar Rp1,9 triliun. 

Artinya, bila pertumbuhan Tiongkok bergerak dari sekitar 5 persen ke 4,75 persen, dampak langsung ke pertumbuhan Indonesia sekitar 0,025 poin persentase, sedangkan bila turun ke 4,5 persen, dampaknya sekitar 0,05 poin persentase,”

katanya.

Namun Josua mengatakan, besarannya bisa lebih besar lagi jika perlambatan tersebut sekaligus menekan harga komoditas utama Indonesia. Tetapi bisa lebih kecil bila dorongan konsumsi domestik China tetap kuat.

Menurut Josua, penurunan target pertumbuhan ekonomi ini utamanya akan terasa lewat ekspor dan harga komoditas. Sebab, China masih menjadi pasar utama ekspor nonmigas Indonesia dengan nilai US$5,27 miliar atau 24,80 persen dari total ekspor nonmigas pada Januari 2026, dan juga tetap menjadi sumber impor non migas terbesar Indonesia.

Namun, dampaknya tidak harus sangat dalam karena arah kebijakan Tiongkok dalam rencana lima tahunnya tetap menekankan penguatan konsumsi domestik, investasi efektif, dan ketahanan ekonomi dalam negeri, sehingga perlambatan ini lebih cenderung menahan laju ekonomi Indonesia daripada langsung menimbulkan tekanan besar,”

imbuhnya.
Tag:chinaDiversifikasi pasareksporKemenko Perekonomianperlambatan ekonomiPertumbuhan Ekonomi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Presiden Prabowo Subianto (keempat kiri) berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (ketiga kanan) saat KTT Dewan Perdamaian (BoP) di Donald J. Trump US Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat. (Sumber: Antara Foto/HO-Setpres/hma/wpa)
Nasional

Guru Besar Unpad Kecam Serangan Israel ke Iran, Minta Indonesia Tegas di Panggung Dunia

Sejumlah guru besar dan civitas akademika dari Universitas Padjadjaran menyampaikan pandangan kritis terkait dinamika geopolitik internasional yang dinilai turut menguji konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia. Situasi global yang memanas, khususnya…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
4 Min Read
Terdakwa kasus dugaan penghasutan, Delpedro Marhaen (kiri), Muzaffar Salim (kedua kiri), Syahdan Husein (kedua kanan) dan Khariq Anhar (kanan) bersiap menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S/YU)
Hukum

Tidak Terbukti Bersalah Melakukan Penghasutan Demo, Pengadilan Putuskan Delpedro Cs Bebas

Majelis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membebaskan Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen bersama staf Lokataru Foundation Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar atas kasus penghasutan kerusuhan demonstrasi Agustus 2025. Ketua Majelis…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah
Nasional

Kata Kemlu Soal WNI Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Akibat Konflik Iran

Pemerintah Indonesia angkat suara terkait warga negara Indonesia (WNI) yang tengah menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi, di tengah konflik Iran yang berkecamuk. Diketahui, gangguan penerbangan di kawasan Timur Tengah…

By
Iren Natania
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Kartu Kredit. (Sumber: Unsplash/Nathana Rebouças)
Ekonomi Bisnis

DJP Kini Bisa Akses Data Kartu Kredit, Benarkah Privasi Wajib Pajak Masih Aman?

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan, kerahasiaan data wajib pajak…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Ilustrasi penambangan batu bara. (Sumber: Unsplash/Tatenda Mapigoti)
Ekonomi Bisnis

China Pangkas Target Ekonomi ke Level Terendah dalam 30 Tahun, Ini yang Bakal RI Rasakan

Pemerintah China menurunkan target pertumbuhan ekonomi pada 2026 di kisaran 4,5-5 persen,…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
Ilustrasi Emas Antam
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp25.000 Jadi Rp3,024 Juta per Gram Hari Ini

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan hari…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
7 jam lalu
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto
Ekonomi Bisnis

Fitch Soroti Pajak RI, Dirjen Pajak Bilang Gini

Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings merevisi outlook peringkat utang RI dari stabil…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up