Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kondisi jalan nasional bebas lubang di berbagai wilayah dan siap dilalui. Pemerintah menargetkan ruas-ruas utama bebas lubang serta aman digunakan pemudik, mulai dari jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, koridor Sumatera Utara, hingga jaringan jalan nasional di Jawa Timur.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, perbaikan jalan terus dipercepat agar tidak ada gangguan perjalanan saat puncak arus mudik. Ia menegaskan penanganan kerusakan jalan, khususnya lubang, menjadi prioritas utama menjelang Lebaran.
Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang),”
kata Dody saat meninjau ruas Pantura Kabupaten Indramayu, dikutip Rabu, 11 Maret 2026.
Pantura Barat Dikebut Bebas Lubang
Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI–Jawa Barat mempercepat penanganan lubang pada ruas Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur tersebut siap menghadapi lonjakan kendaraan saat arus mudik.
Selain itu, pemerintah juga fokus pada penanganan cepat melalui metode patching atau penambalan jalan, pelapisan ulang (overlay), serta peningkatan konstruksi jalan menjadi beton.
Untuk itu, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menyiapkan program overlay (pelapisan ulang) dan penggunaan konstruksi beton (rigid pavement) di titik-titik kritis, terutama di segmen jalan sepanjang 100 kilometer menjelang perbatasan Jawa Tengah,”
ujar Dody.
Selain perbaikan badan jalan, Kementerian PU juga memperhatikan sistem drainase dan kondisi muara sungai di sepanjang jalur Pantura Barat. Menurut Dody, drainase yang buruk dapat mempercepat kerusakan jalan akibat genangan air maupun banjir rob.
Perbaikan jalan tentu akan sia-sia jika drainase tersumbat dan muara mengalami pendangkalan yang memicu banjir rob atau genangan saat hujan,”
beber Dody.
Ia menambahkan, pemerintah menyiapkan pompa di sejumlah titik rawan banjir serta membangun posko gabungan antara tim jalan dan pengelola sumber daya air untuk merespons genangan secara cepat.
Jalur Mudik Sumatera Utara Dipastikan Siap
Selain di Jawa, Kementerian PU juga meninjau kesiapan jalur mudik di Sumatera Utara. Dody melakukan perjalanan darat dari Kota Medan menuju Tapanuli Selatan untuk melihat langsung kondisi ruas jalan nasional serta titik yang sebelumnya terdampak bencana.
Menurut Dody, secara umum kondisi jalan nasional pada koridor Medan menuju Sibolga telah siap menghadapi arus mudik Lebaran.
Ruas jalan nasional dari Medan menuju Sibolga sudah siap menghadapi arus mudik mulai H-7 Lebaran,”
ungkap Dody.
Meski demikian, pemerintah masih mengantisipasi potensi longsor susulan di beberapa titik, khususnya pada ruas Kabupaten Tapanuli Utara menuju Sibolga. Untuk itu, sejumlah alat berat telah ditempatkan di lokasi rawan agar penanganan dapat dilakukan segera jika terjadi gangguan.
Jika terjadi longsor, pembersihan langsung dilakukan saat itu juga. Selain itu, kami menempatkan sejumlah alat berat untuk mempermudah proses pembersihan material,”
tegas Dody.
Kementerian PU pun menyiapkan posko penanganan di beberapa titik guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan di ruas jalan nasional selama periode mudik.
Perbaikan Jalan di Jawa Timur Ditargetkan Rampung H-10
Sementara itu, di Jawa Timur, pemerintah menargetkan seluruh perbaikan jalan nasional selesai paling lambat 10 hari sebelum Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memberikan waktu pemantauan kondisi jalan sebelum puncak arus mudik.
Seluruh perbaikan jalan nasional harus sudah selesai maksimal H-10 Lebaran. Kita harus memastikan jalan nasional di Jawa Timur dalam kondisi aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama pengendara roda dua,”
tutur Dody.
Diketahui, total panjang jalan nasional di Jawa Timur mencapai 2.261,68 kilometer yang tersebar dalam 358 ruas dan didukung 973 jembatan. Hingga kini, sebanyak 13.306 titik lubang telah tertangani dari total 14.132 titik yang terdata.
Selain perbaikan jalan, Kementerian PU juga menyiapkan penguatan pengawasan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, seperti ruas batas Kota Bangkalan–Kabupaten Sampang serta kawasan Alas Baluran di Banyuwangi.
Dody menegaskan seluruh jajaran Kementerian PU akan bersiaga selama periode mudik untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan fungsional bagi masyarakat yang melakukan perjalanan Lebaran.


