Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 25 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Soal ASN dan Swasta WFH 1 Hari Sepekan, ISEAI: Cuma Jadi Napas Sementara bagi APBN
Ekonomi Bisnis

Soal ASN dan Swasta WFH 1 Hari Sepekan, ISEAI: Cuma Jadi Napas Sementara bagi APBN

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Maret 25, 2026 2:19 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Ilustrasi ASN saat apel.
Ilustrasi ASN saat apel. (Sumber: Antara Foto/Yulius Satria Wijaya/agr)
SHARE

Pemerintah berencana menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan swasta usai Lebaran 2026. Kebijakan ini diposisikan sebagai langkah strategis untuk menekan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah lonjakan harga energi global.

Dalam laporan Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) disebutkan bahwa kebijakan tersebut merupakan respons langsung terhadap tekanan fiskal akibat krisis energi global.

Rencana pemerintah untuk memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah atau WFH sebanyak satu hari dalam sepekan bagi ASN serta imbauan serupa bagi sektor swasta pasca Lebaran 2026 adalah sebuah tindakan darurat fiskal yang lahir dari himpitan krisis energi global dan rigiditas anggaran negara,”

kata Analis Senior ISEAI Ronny P. Sasmita dalam laporan tersebut, dikutip Rabu, 25 Maret 2026.

Kebijakan ini muncul seiring eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan energi global dan mendorong harga minyak mentah dunia melampaui US$100 per barel. Menurut Ronny, bagi Indonesia yang masih bergantung pada impor bahan bakar minyak (BBM), kondisi ini berdampak langsung pada beban subsidi energi.

Pemerintah pun secara terbuka menempatkan efisiensi konsumsi energi di masyarakat sebagai tujuan utama. 

Pemerintah, melalui pernyataan para menteri koordinator dan menteri teknis, secara eksplisit mengakui bahwa penghematan BBM adalah motif utama di balik kebijakan ‘4 hari kantor, 1 hari rumah’ ini,”

tulis Ronny.

Secara perhitungan fiskal, penerapan WFH satu hari diproyeksikan mampu memberikan penghematan signifikan. Dengan asumsi konsumsi BBM harian nasional sebesar 232.417 kiloliter dan target efisiensi 20 persen pada hari WFH, potensi penghematan subsidi energi diperkirakan mencapai sekitar Rp9,67 triliun per tahun.

Penghematan sebesar hampir Rp10 triliun ini merupakan angka yang sangat krusial bagi pemerintah tahun 2026,”

kata Ronny.

Angka tersebut menjadi penting mengingat postur APBN 2026 tengah terbebani berbagai program belanja besar, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan anggaran Badan Gizi Nasional, di tengah kewajiban pembayaran utang yang juga meningkat.

Selain dari sisi subsidi energi, pemerintah juga menargetkan efisiensi belanja operasional kementerian dan lembaga (K/L). Dalam laporan itu disebutkan bahwa penghematan dilakukan terhadap berbagai komponen belanja barang, mulai dari perjalanan dinas hingga biaya rapat dan operasional kantor.

Dengan demikian, kebijakan WFH tidak hanya dilihat sebagai penyesuaian pola kerja, tetapi juga sebagai instrumen fiskal untuk menjaga stabilitas anggaran negara di tengah tekanan global yang semakin kompleks.

Meski menawarkan penghematan fiskal, laporan ISEAI tersebut menilai kebijakan ini lebih bersifat jangka pendek. 

Kebijakan ini lebih mencerminkan upaya mencari ruang napas fiskal di tengah tekanan global, ketimbang transformasi strategis menuju sistem kerja yang lebih efisien,”

jelas Ronny.
Tag:APBNASNHarga MinyakISEAILebaranswastatimur tengahWFH
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

WFH ASN Diterapkan Jumat, Purbaya: Waktu Kerja Pendek, Pagi Olahraga Sore Leyeh-leyeh

Pemerintah akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah usai libur Lebaran 2026. Pekerja di sektor industri alias pabrik dikecualikan dari kebijakan ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Sumber: Amnesty International)
Hukum

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Didesak Dibawa ke Peradilan Umum

DPR RI mendesak Polri menyelidiki tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus, hingga ke pengadilan. Terlebih, kasus ini…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Kue Nastar
Kesehatan

Menkes Ungkap Bahaya Kalori Tersembunyi di Nastar, Batasi Konsumsi saat Lebaran

Kue nastar menjadi salah satu sajian wajib yang selalu hadir di meja saat perayaan Lebaran. Rasanya yang manis dengan isian selai nanas serta teksturnya yang lembut membuat kue ini sulit…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)
Ekonomi Bisnis

Outlook Bank RI Dipangkas Negatif, OJK: Bukan Salah Fundamental, Ini Biang Keroknya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara, terkait revisi outlook negatif terhadap bank-bank…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
56 menit lalu
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
Ekonomi Bisnis

Minyak Arab Light ‘Langka’ Usai Aramco Rem Ekspor, Kilang Asia Tertekan dan Ketar-ketir

Saudi Aramco, eksportir minyak terbesar di dunia, telah memangkas pasokan minyak mentah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
5 jam lalu
Ilustrasi Emas Antam
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Antam Naik 25 Maret 2026, Tembus Rp2.850.000 per Gram

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada hari…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 jam lalu
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Usai Libur Lebaran, Rupiah Amblas ke Level Rp16.918 per Dolar AS

Usai libur Lebaran Idul Fitri 1447 H, rupiah diperdagangkan melemah sebesar 0,12…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up