Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Laba United Tractors Anjlok 80% pada Kuartal I-2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Ekonomi Bisnis

Laba United Tractors Anjlok 80% pada Kuartal I-2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: April 30, 2026 11:53 am
Iren Natania
Dusep
Share
United Tractors menjalankan usaha Kontraktor Penambangan. (Sumber: Dok. UNTR)
United Tractors menjalankan usaha Kontraktor Penambangan. (Sumber: Dok. UNTR)
SHARE

Kinerja keuangan emiten alat berat Grup Astra, PT United Tractors Tbk (UNTR), mengalami tekanan berat pada kuartal I 2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp642,75 miliar, anjlok 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp3,18 triliun.

Daftar isi Konten
  • Segmen Emas Terpukul
  • Beban Non-Berulang dan Akusisi Tekan Keuangan
  • Harapan dari Batu Bara dan Pemulihan Tambang Emas

Melansir dari laporan kinerja perusahaan, Kamis, 30 April 2026, penurunan tajam ini karena melemahnya pendapatan UNTR yang tercatat turun 17 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp28,55 triliun dari sebelumnya Rp34,26 triliun. 

Segmen Emas Terpukul

Ilustrasi Tambang Martabe di Batang Toru, Sumatera Utara.
Ilustrasi Tambang Martabe di Batang Toru, Sumatera Utara. (Sumber: owrite/Dusep Malik)

Perusahaan menjelaskan, salah satu faktor utama adalah merosotnya kontribusi dari PT Agincourt Resources akibat tidak adanya penjualan emas pada periode ini.

Dari sisi operasional, pelemahan juga terjadi pada segmen mesin konstruksi dan kontraktor penambangan, seiring penurunan alokasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara nasional 2026. 

Meski demikian, tekanan tersebut sebagian tertahan oleh pertumbuhan pada segmen pertambangan batu bara termal dan metalurgi yang ditopang kenaikan harga jual rata-rata.

Ringkasan Kinerja Keuangan Konsolidasian

Indikator KeuanganQ1 2026Q1 2025Pertumbuhan (YoY)
PendapatanRp28,55 TriliunRp34,26 Triliun-17%
Laba BersihRp642,75 MiliarRp3,18 Triliun-80%
Beban Non-BerulangRp1,2 Triliun–n/a

Secara rinci, pendapatan segmen kontraktor penambangan tercatat Rp11,9 triliun atau turun 6 persen year on year (yoy). Sementara itu, segmen pertambangan batu bara termal dan metalurgi tumbuh 13 persen menjadi Rp8 triliun. Adapun segmen mesin konstruksi merosot 31 persen menjadi Rp7,5 triliun, dan segmen pertambangan emas serta mineral lainnya anjlok 76 persen menjadi Rp692 miliar.

Selain tekanan operasional, UNTR juga mencatatkan beban non-berulang sebesar Rp1,2 triliun pada kuartal I 2026. Beban ini terutama berasal dari pembayaran terkait pemanfaatan kawasan hutan di tambang nikel milik PT Stargate Pasific Resources serta provisi penurunan nilai investasi panas bumi di PT Supreme Energy Rantau Dedap.

Pendapatan Berdasarkan Segmen Usaha

Segmen UsahaPendapatan Q1 2026Pertumbuhan (YoY)
Kontraktor Penambangan (PAMA/KPP)Rp11,9 Triliun-6%
Pertambangan Batubara (Termal & Metalurgi)Rp8,0 Triliun+13%
Mesin Konstruksi (Komatsu)Rp7,5 Triliun-31%
Pertambangan Emas & Mineral LainnyaRp692 Miliar-76%

Beban Non-Berulang dan Akusisi Tekan Keuangan

Dari sisi neraca, posisi keuangan perseroan turut berubah signifikan, per 31 Maret 2026, UNTR mencatatkan utang bersih sebesar Rp5,5 triliun, berbalik dari posisi kas bersih Rp7,7 triliun pada akhir 2025. Perubahan ini terutama dipicu oleh aksi akuisisi perusahaan tambang emas serta program pembelian kembali saham (buyback).

Di unit usaha mesin konstruksi, penjualan alat berat Komatsu turun 20 persen menjadi 1.107 unit, terutama akibat pelemahan permintaan dari sektor pertambangan. 

Dari total penjualan tersebut, sektor pertambangan menyerap 50 persen, diikuti konstruksi 18 persen, perkebunan 17 persen, dan kehutanan 15 persen. Pendapatan dari suku cadang dan jasa pemeliharaan juga turun 4 persen menjadi Rp2,7 triliun.

Pada lini kontraktor penambangan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama PT Kalimantan Prima Persada mencatatkan volume pemindahan tanah (overburden removal) sebesar 236 juta bcm, turun 7 persen yoy. Produksi batu bara klien juga turun 4 persen menjadi 31 juta ton, sejalan dengan penyesuaian target produksi berdasarkan RKAB.

Kinerja Operasional & Volume Penjualan

Metrik OperasionalCapaian Q1 2026Pertumbuhan (YoY)
Penjualan Alat Berat Komatsu1.107 Unit-20%
Volume Pemindahan Tanah (OB Removal)236 Juta bcm-7%
Produksi Batubara (Klien)31 Juta Ton-4%
Total Penjualan Batubara (Sendiri)4,6 Juta Ton+20%
Penjualan Setara Emas4.000 Ons-93%

Harapan dari Batu Bara dan Pemulihan Tambang Emas

Sebaliknya, unit usaha pertambangan batu bara melalui PT Tuah Turangga Agung menunjukkan kinerja positif. Volume penjualan batu bara mencapai 4 juta ton, termasuk 0,9 juta ton batu bara metalurgi, naik 23 persen yoy. 

Jika ditambah penjualan pihak ketiga, total volume mencapai 4,6 juta ton atau meningkat 20 persen, dengan pendapatan naik 13 persen menjadi Rp8 triliun berkat harga jual yang lebih tinggi. Namun, tekanan terbesar terjadi di segmen pertambangan emas. 

Pendapatan dari unit ini turun drastis 76 persen menjadi Rp692 miliar, terutama karena tidak adanya penjualan emas dari Tambang Martabe. Anak usaha seperti PT Agincourt Resources dan PT Sumbawa Jutaraya hanya mencatatkan penjualan setara emas sebesar 4.000 ons, anjlok 93 persen yoy.

Distribusi Penjualan Komatsu per Sektor

Sektor PenggunaPangsa Pasar (%)
Pertambangan50%
Konstruksi18%
Perkebunan17%
Kehutanan15%

Kendati demikian, ada sinyal perbaikan. Pada Maret 2026, Tambang Emas Martabe telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk kembali melanjutkan operasional, yang diharapkan dapat mendongkrak kinerja segmen emas ke depan.

Sementara itu, di bisnis nikel, PT Stargate Pasific Resources mencatatkan penjualan bijih nikel sebesar 597 ribu wet metric ton (wmt), terdiri dari 171 ribu wmt saprolit dan 426 ribu wmt limonit.

Tag:Agincourt ResourcesBatu baraGrup AstraLaba Bersihtambang emasUnited TractorsUNTR
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat
Nasional

(Part II) Sembilu di Peron Bekasi Timur: Sinyal ‘Buta’ Argo Bromo Anggrek, Pejabat Asbun, dan Evaluasi Sistem KAI

PT KAI wajib bercermin pada beberapa negara yang telah membenahi sistem keselamatan transportasi mereka usai insiden mengerikan. Di Inggris, contohnya, tragedi Ladbroke Grove rail crash di dekat Paddington Station memperlihatkan…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
6 Min Read
KRL melintas di perlintasan sebidang kereta api di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Sumber: Antara Foto/Yulius Satria Wijaya/tom)
Ekonomi Bisnis

APBN Akan Danai Rp4 Triliun Bangun Flyover-Perlintasan Kereta, Pajak Kekayaan Jadi Solusi?

Presiden Prabowo Subianto sudah mengatakan bahwa pemerintah akan menggelontorkan anggaran Rp4 triliun, untuk membangun flyover dan memperbaiki perlintasan sebidang kereta. Nantinya, sumber pendanaan akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Evakuasi Korban Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur. (Sumber: Owrite/Adi Briantika)
Nasional

(Part I) Sembilu di Peron Bekasi Timur: Sinyal ‘Buta’ Argo Bromo Anggrek, Pejabat Asbun, dan Evaluasi Sistem KAI

Suaranya cukup keras. Stasiun di belakang lahan parkir ini, Bang,” kata seorang penjaga lahan penitipan motor kepada saya (jurnalis owrite.id yang melakukan liputan di lokasi kejadian). Usai mendapat petunjuk arah,…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
5 Min Read

BERITA LAINNYA

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Mandiri
Ekonomi Bisnis

Bank Mandiri Sepakat Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Per Saham Dapat Segini

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) membagikan dividen tunai sebesar Rp44,47 triliun…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
2 jam lalu
Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas di Malang, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

Update Harga Emas 30 April 2026: Antam Anjlok, Buyback Ikut Melemah

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengalami…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
3 jam lalu
Ilustrasi Pekerja di PHK. (Sumber: Unsplash/Vitaly Gariev )
Ekonomi Bisnis

Perusahaan di Sektor Plastik dan Gas Lapor ke Kemnaker Mau PHK Karyawan, Gegara Ini

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan, pihaknya sudah menerima laporan terkait Pemutusan Hubungan Kerja…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
17 jam lalu
Gedung PT ANTAM Tbk. (Sumber: Dok. Antam)
Ekonomi Bisnis

Laba ANTAM Tembus Rp3,66 Triliun di Kuartal I-2026, Segmen Emas Jadi Mesin Uang

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membuka 2026 dengan kinerja yang melesat di…

dusep-malik
By
Dusep
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up