Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Kembali Amblas Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Pelemahan rupiah ini disebabkan oleh penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran untuk kapal tanker maupun komersial.

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ilustrasi karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Nilai tukar rupiah ditutup ambruk pada Kamis, 11 Juni 2026. Rupiah melemah sebesar 25 persen atau 44 poin ke level  Rp17.988 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini disebabkan oleh penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran.

Komando militer gabungan tertinggi Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada hari Kamis, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial, dengan mengatakan bahwa setiap kapal yang mencoba melewatinya akan ditembak,”

ujar Ibrahim dalam analisisnya Kamis, 11 Juni 2026.

Biang Kerok Pelemahan Rupiah

Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Selain itu, pelemahan rupiah juga didorong oleh laporan data harga konsumen AS yang naik 4,2 persen pada bulan Mei dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini menjadi yang tercepat dalam tiga tahun, yang sebagian besar didorong oleh biaya energi yang lebih tinggi. 

Iklan

Laporan inflasi memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama dan bahkan dapat melanjutkan pengetatan kebijakan moneter akhir tahun ini jika tekanan harga terus berlanjut,”

terangnya.

Besok Melemah Tapi Melawan

Adapun untuk perdagangan Jumat besok, 12 Juni 2026, rupiah diperkirakan akan melemah melawan dolar AS.

Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.980-Rp18.030,”

katanya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.