Nilai tukar rupiah ditutup ambruk pada Kamis, 11 Juni 2026. Rupiah melemah sebesar 25 persen atau 44 poin ke level Rp17.988 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini disebabkan oleh penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran.
Komando militer gabungan tertinggi Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada hari Kamis, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial, dengan mengatakan bahwa setiap kapal yang mencoba melewatinya akan ditembak,”
ujar Ibrahim dalam analisisnya Kamis, 11 Juni 2026.
Biang Kerok Pelemahan Rupiah

Selain itu, pelemahan rupiah juga didorong oleh laporan data harga konsumen AS yang naik 4,2 persen pada bulan Mei dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini menjadi yang tercepat dalam tiga tahun, yang sebagian besar didorong oleh biaya energi yang lebih tinggi.





