Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 14 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Harga Pangan Meroket Usai BBM Naik, Kemiskinan dan Krisis Sosial Mengintai
Ekonomi Bisnis

Harga Pangan Meroket Usai BBM Naik, Kemiskinan dan Krisis Sosial Mengintai

Rahmat Tunny OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 14, 2026 1:20 pm
Rahmat Tunny
Dusep Malik
Share
Petugas memeriksa beras kemasan saat melakukan sidak pangan di Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026). (Sumber: Antara Foto/Fikri Yusuf/bar)
Petugas memeriksa beras kemasan saat melakukan sidak pangan di Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026). (Sumber: Antara Foto/Fikri Yusuf/bar)
SHARE

Gelombang kenaikan harga bahan pokok yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan, mulai memicu kekhawatiran baru terhadap kondisi ekonomi masyarakat. 

Daftar isi Konten
  • Faktor yang Pengaruhi Harga Pangan
  • Kenaikan Harga Pangan jadi Krisis Kesejahteraan

Setelah harga BBM nonsubsidi melonjak tajam, sejumlah komoditas penting seperti beras, bawang putih, minyak goreng, telur, hingga cabai ikut merangkak naik dan menekan daya beli warga.

Pengamat ekonomi Febryan Wishnu mengatakan, lonjakan harga pangan yang terjadi saat ini bukan sekadar gejala musiman yang rutin muncul setiap tahun. Namun, fenomena tersebut menunjukkan rapuhnya sistem pangan nasional yang hingga kini masih rentan terhadap berbagai tekanan.

Keyakinan Konsumen Mulai Melemah, April 2026 Diproyeksi Turun Imbas Harga BBM Naik

Lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi secara bersamaan, beras, minyak goreng, telur, cabai, bukan fenomena musiman biasa. Ini adalah sinyal dari sistem pangan dan distribusi kita yang masih sangat rentan terhadap guncangan, baik dari sisi global maupun domestik,”

kata Febryan kepada Owrite.id, Minggu, 14 Juni 2026.

Faktor yang Pengaruhi Harga Pangan

Dosen terbang di beberapa kampus ini menjelaskan, tekanan terhadap harga pangan memang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari gejolak harga komoditas dunia, perubahan iklim yang mengganggu produksi pertanian, hingga pelemahan nilai tukar rupiah yang membuat biaya impor semakin mahal.

Baca juga:
Kejutan di Piala Dunia 2026, Maroko Bikin Brasil Frustrasi Laga… Brasil gagal mengamankan kemenangan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026…
Ribuan Calon Dokter Terancam Gagal Lulus, DPR Desak Perbaikan Sistem Ukom… Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat, mendesak pemerintah segera membenahi sistem…
Ada Blind Spot Pertahanan Udara di Indonesia Timur, Pesawat Asing… Komisi I DPR RI menyoroti masih adanya titik buta atau blind spot dalam sistem…
  • Kejutan di Piala Dunia 2026, Maroko Bikin Brasil Frustrasi Laga Berakhir Imbang
  • Ribuan Calon Dokter Terancam Gagal Lulus, DPR Desak Perbaikan Sistem Ukom dan UKT…
  • Ada Blind Spot Pertahanan Udara di Indonesia Timur, Pesawat Asing Berpotensi Lolos…

Dan kerentanan itu bukan tiba-tiba muncul, ia adalah akumulasi dari kebijakan pangan jangka panjang yang tidak pernah benar-benar tuntas,”

ujarnya.

Febryan mengingatkan dampak kenaikan harga pangan tidak dirasakan secara merata. Kelompok masyarakat berpenghasilan rendah menjadi pihak yang paling rentan, karena sebagian besar pendapatannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Ketika mereka tidak punya ruang untuk bernapas secara ekonomi, konsekuensinya bukan hanya angka kemiskinan yang naik, tapi juga daya tahan sosial masyarakat yang perlahan melemah,”

tegasnya.

Kenaikan Harga Pangan jadi Krisis Kesejahteraan

Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. (Sumber: Antara Foto/Muhammad Iqbal)

Febryan menilai, pemerintah perlu segera bergerak lebih serius untuk mencegah tekanan harga berubah menjadi krisis kesejahteraan yang lebih luas. Salah satu langkah yang dianggap mendesak adalah melakukan reformasi menyeluruh terhadap tata kelola pangan nasional.

Febryan menyebut penguatan peran Bulog sebagai penjaga stok nasional, pembangunan infrastruktur pertanian dan irigasi, perlindungan terhadap petani kecil, hingga penyediaan data pangan yang akurat harus menjadi prioritas utama.

Semua ini bukan hal baru, sudah lama dibicarakan. Yang kurang bukan idenya, tapi keberanian dan konsistensi untuk mengeksekusinya,”

tutupnya.
Baca juga:
Bantah Sengaja Bikin Sinyal Demo 'Indonesia Bangkrut' Jadi Lemot, Polisi:… Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengklaim pihaknya tidak…
Demo 'Indonesia Bangkrut': Dua Pemuda Diciduk Gegara Bawa Bom Molotov Polisi mendalami penangkapan dua lelaki yang diduga hendak menyusup ke dalam aksi…
Massa Aksi Mahasiswa Ditahan 'Cendol' dan 'Cokelat' Saat Menuju Bundaran… Sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas ditahan oleh barikade TNI dan Polri…
  • Bantah Sengaja Bikin Sinyal Demo 'Indonesia Bangkrut' Jadi Lemot, Polisi: Karena Kebanyakan…
  • Demo 'Indonesia Bangkrut': Dua Pemuda Diciduk Gegara Bawa Bom Molotov
  • Massa Aksi Mahasiswa Ditahan 'Cendol' dan 'Cokelat' Saat Menuju Bundaran HI
Tag:Ancaman kemiskinanbulogFebryan WishnuHarga Bahan PokokHarga BBM naikharga naikHarga PanganHeadline
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kejutan di Piala Dunia 2026, Maroko Bikin Brasil Frustrasi Laga Berakhir Imbang
By Hadi Febriansyah
Pertandingan antara Brasil melawan Maroko di Piala Dunia 2026. (Sumber: FIFA)
1
Alasan Harga Emas Global Terus Merosot di Tengah Konflik Iran-Israel
By Dusep Malik
Emas batangan global. (Sumber: unsplash/Zlaťáky.cz)
2
DPR Minta Warga Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri, Sebut Layanan Rumah Sakit di Dalam Negeri Sudah Canggih
By Rika Pangesti
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Indah Kurniawati saat mengikuti kunjungan BURT DPR RI ke National Hospital Surabaya
3
DPR Bongkar Dugaan Pansel Formalitas, Pejabat Daerah Disebut Bisa Diatur Sesuai Kedekatan Politik
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid
4
Zaskia Adya Mecca Turun ke Jalan, Bagikan Logistik Gratis untuk Mahasiswa Demo di Bundaran HI
By Syifa Fauziah
Zaskia Adya Mecca
5

BERITA LAINNYA

Emas batangan global. (Sumber: unsplash/Zlaťáky.cz)
Ekonomi Bisnis

Alasan Harga Emas Global Terus Merosot di Tengah Konflik Iran-Israel

Harga emas yang selama ini sering melesat di saat dunia dilanda konflik,…

dusep-malik
By
Dusep Malik
4 jam lalu
Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah
Ekonomi Bisnis

Usai Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta Pemerintah Jangan Sentuh Harga Pertalite

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax hingga 32 persen memicu kekhawatiran akan…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
20 jam lalu
Sejumlah turis asing bermain bola voli di pantai Tanjung Aan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB
Ekonomi Bisnis

KEK Diklaim Serap 266 Ribu Pekerja, Pemerintah Audit Ulang Validitas Datanya

Pemerintah mulai mengkaji ulang data ekonomi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di seluruh…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Bank Dunia Ungkap Fakta Mengejutkan, Mengapa Kelas Menengah RI Tergerus Parah

Bank Dunia (World Bank) menyoroti, penurunan tajam pendapatan kelas menengah dari 14,5…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up