Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 16 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Anggota DPR Curhat ‘Hilang Wibawa’ Gegara RKAB, Bahlil: Saya Enggak Bisa Digertak!
Ekonomi Bisnis

Anggota DPR Curhat ‘Hilang Wibawa’ Gegara RKAB, Bahlil: Saya Enggak Bisa Digertak!

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 16, 2026 10:00 am
Natania Longdong
Adi Briantika
Share
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) melambaikan tangan usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) melambaikan tangan usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar)
SHARE

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara dilakukan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku, serta tidak dapat diputuskan di luar ketentuan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat menanggapi keluhan anggota Komisi XII DPR RI terkait proses persetujuan RKAB batu bara dalam rapat kerja bersama Kementerian ESDM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa, 16 Juni 2026.

“Jadi saya enggak bisa digertak-gertak,”

kata Bahlil.
Baca juga:
Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor &… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan alokasi anggaran…
DPR Beberkan Alasan Rapat Anggaran BGN Digelar Tertutup dari Publik:… Komisi IX DPR menjelaskan alasan rapat dengan Komisi IX DPR menjelaskan alasan…
Terungkap di DPR, Kemenkeu Pastikan Belum Ada Aset Negara yang… Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan, belum ada aset negara berupa Barang Milik Negara…
  • Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik
  • DPR Beberkan Alasan Rapat Anggaran BGN Digelar Tertutup dari Publik: Data Tak…
  • Terungkap di DPR, Kemenkeu Pastikan Belum Ada Aset Negara yang Diserahkan ke…

Penetapan RKAB batu bara dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan pasokan dan stabilitas harga batu bara di pasar global. Oleh sebab itu, pemerintah tidak dapat memberikan persetujuan produksi secara sembarangan.

Ia kemudian menjelaskan pemerintah menetapkan target 600 juta ton produksi batu bara nasional dalam RKAB 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi produksi nasional pada 2025 yang mencapai sekitar 790 juta ton.

Bahlil juga menegaskan seluruh proses persetujuan RKAB dapat dipertanggungjawabkan dan terbuka untuk diawasi.

“Boleh dicek, boleh aparat penegak hukum cek. Saya tidak pernah main-main tentang RKAB. Saya mau sampaikan dalam forum ini,”

tegas dia.

Peluang

Meski demikian, pemerintah tetap membuka peluang penambahan kuota produksi melalui skema relaksasi apabila permintaan batu bara global meningkat dan harga komoditas tersebut berada pada level yang menguntungkan. Namun, kebijakan tersebut harus melalui mekanisme yang berlaku serta mendapat arahan pemerintah.

“Kalau memang itu kebutuhan dan permintaan global tinggi dan harganya bagus, atas arahan Bapak Presiden dalam Rapat Terbatas, kami melakukan relaksasi terukur yang tentu harus lewat mekanisme dan aturan yang berlaku,” tekannya.

tegas dia.

Pernyataan Bahlil tersebut muncul setelah anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Nasdem Syarif Fasha, yang menyampaikan keluhan pelaku usaha di daerah terkait proses persetujuan RKAB.

Fasha mengaku banyak pelaku usaha di daerah pemilihannya, Jambi, mengeluhkan sulitnya memperoleh persetujuan RKAB. Kondisi tersebut membuat anggota dewan kesulitan membantu menyampaikan aspirasi pelaku usaha terkait usulan kuota produksi.

“Kami ini Komisi XII ini tidak punya wibawa. Kami ada empat di dapil Jambi, tapi kami tidak bisa membantu pelaku usaha kami (daerah setempat) yang mengusulkan, misalnya, RKAB 100 ribu ton saja tidak bisa,” ujar Fasha.

Ia menambahkan persoalan tersebut juga kerap menjadi pembahasan di kalangan anggota Komisi XII DPR RI.

Baca juga:
Rapat Perdana Kepala BGN Nanik S. Deyang di DPR Digelar… Rapat kerja perdana Badan Gizi Nasional (BGN) dan Komisi IX DPR RI…
DPR Minta Warga Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri, Sebut… Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Indah Kurniawati, menilai…
700 Buruh Diduga Di-PHK Tanpa Pesangon, DPR Minta Pemerintah Bertindak… Lebih dari 700 pekerja dilaporkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan…
  • Rapat Perdana Kepala BGN Nanik S. Deyang di DPR Digelar Tertutup, Takut…
  • DPR Minta Warga Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri, Sebut Layanan Rumah…
  • 700 Buruh Diduga Di-PHK Tanpa Pesangon, DPR Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Tag:Bahlil LahadaliaBatu baraDPRESDMKomisi XII DPRKuotaRKAB
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
1
Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi XII DPR usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
2
Jokowi Jadi Tumpuan PSI, Taruhan Besar Menuju 2029 atau Sekadar Judi Politik?
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi dan Iriana saat nonton laga Semifinal Timnas U-19 vs Australia di Medan.
3
Trump Klaim Deal Damai dengan Iran, Selat Hormuz Bakal Dibuka Gratis Tanpa Biaya Tol
By Hardani Triyoga
Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. (Foto: AI).
4
Kejagung Ogah Gegabah Restui Sony Sonjaya Jadi Justice Collaborator MBG: Konsistensi Dipertanyakan
By Rahmat Baihaqi
Warga yang tergabung dalam aliansi MBG Watch membawa poster saat aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi XII DPR usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan alokasi anggaran…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
39 menit lalu
Petugas Bea Cukai meninjau dokumen barang impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Ekonomi Bisnis

SDM PT DSI Belum Siap Input Dokumen, Dirjen Bea Cukai: Perlu Penataran

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memastikan akan tetap mengawasi dan melayani…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
54 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Terbang ke China, Purbaya Bahas Pembiayaan Lewat Panda Bond dengan Investor

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan terbang ke China pada Selasa, 16…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
1 jam lalu
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani.
Ekonomi Bisnis

Danantara Belum Terbitkan Laporan Keuangan, Rosan Blak-blakan Kasih Alasannya

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani blak-blakan mengenai pihaknya yang…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up